Article

Homepage Article Kain 22 Jenis Bahan Tas dan Ciri-Cirinya…

22 Jenis Bahan Tas dan Ciri-Cirinya Yang Biasa Digunakan Untuk Produksi Tas

Suka mengoleksi berbagai macam tas untuk pelengkap gaya penampilan anda?. Sahabat Fitinline pasti tahu kan kalau model tas yang dijual di pasaran saat ini sangat bervariasi, begitu juga dengan bahan yang dipakai untuk membuatnya. Ada model tas ransel, rucksack, totebag dan juga model tas lain yang kemungkinan dibuat dari bahan yang berbeda-beda.

Pemilihan bahan tas yang tepat menjadi sangat penting karena hal ini sangat menentukan kualitas tas itu sendiri. Buat anda yang selama ini sering bertanya-tanya mengenai bahan yang bagus untuk tas itu seperti apa, simak terlebih dahulu yuk pembahasan mengenai macam-macam bahan tas sesuai model tas dan kegunaannya.

Kain Dinir

Bahan pertama yang banyak dipakai untuk membuat tas yakni berupa bahan dinir. Meski awalnya lebih sering dipakai untuk bahan tas anak-anak kini kain dinir juga banyak digunakan untuk tas dewasa dengan model tas rucksack dan tas ransel yang bentuknya trendy, ringan dan kuat.

Ciri paling khas dari kain dinir yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain dinir mempunyai tekstur karakteristik lembut dan fleksibel, namun sangat kuat.
  2. Kain dinir dilengkapi dengan lapisan anti air yang mampu mencegah masuknya air kedalam tas sehingga benda-benda yang tersimpan di dalamnya tetap terjaga.
  3. Sesuai spesifikasi bahan yang terkandung di dalamnya kain dinir dapat dibedakan menjadi dinir D 300, D 420, D 600, D 1680  dan D 1682.

Bahan Tas

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Kain Cordura

Kain cordura dapat dikategorikan ke dalam salah satu bahan tas premium yang memiliki tekstur bintik-bintik pada bagian permukaannya. Sebagai pelengkap kebutuhan manusia kain cordura ini banyak dimanfaatkan untuk membuat koper, tas adventure, tas untuk militer dan juga tas ransel.

Ciri paling khas dari kain cordura yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain cordura kebanyakan memiliki daya tahan cukup tinggi terhadap rembesan air sehingga tidak langsung basah ketika terkena air hujan.
  2. Tekstur bahannya sangat kuat dan tahan lama.
  3. Kain cordura tahan terhadap goresan dan sobekan sehingga tidak mudah lecet.
  4. Tersedia dalam berbagai macam variasi bahan dan warna. Sebut saja kain cordura polos (warna hitam), kain cordura transparant dan juga kain cordura motif.

Bahan Tas

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Kain Corduroy

Kain corduroy merupakan salah satu kain yang memiliki ciri sangat khas yaitu tampak seperti terbuat dari beberapa tali yang diletakkan sejajar satu sama lain dan kemudian dijahit bersama-sama. Jika pada era 70-an kain cordurouy ini cukup banyak digunakan untuk produk pakaian sekarang kain corduroy juga biasa dipakai untuk membuat tas.

Ciri paling khas dari kain corduroy yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain corduroy memiliki tekstur yang tidak kasar, lembut, dan tahan lama.
  2. Permukaan kain corduroy sebenarnya lebih terlihat seperti dibuat dari sambungan garis parallel “cord” yang dipisahkan oleh sebuah jalur.
  3. Kain corduroy banyak dibuat dari serat katun, acrylic, rayon, poliester dan gabungan dari beberapa jenis serat lain seperti spandek, sehingga bahannya dapat diregangkan secara vertikal dan horizontal.
  4. Model tas yang dapat dibuat dari kain corduroy pada dasarnya sangat banyak, ada yang berupa backpack dan totebag.

Bahan Tas

Sumber : https://www.aliexpress.com/

Bahan Polyester

Bahan polyester atau kain polyester termasuk ke dalam jenis kain yang biasa digunakan untuk pembuatan tas ransel, tas laptop dan lain sebagainya. Karakteristik bahan polyester yang umumnya tebal  sangat cocok digunakan untuk membuat tas bagi mereka yang ingin mendapatkan tas yang lebih awet dan tahan lama.

Ciri paling khas dari bahan polyester yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Bahan polyster dikenal tahan lama.
  2. Tidak mudah kusut ataupun melar dan lebih cepat kering saat dijemur.
  3. Lebih tahan terhadap berbagai bakteri.
  4. Tahan air (water-resistant).
  5. Bahan polyester juga tahan terhadap pencucian kimia, dry cleaning maupun pelarut organik. 

Bahan Tas

Sumber : https://www.brandability.co.za/

Kain Kanvas

Kain kanvas merupakan salah satu jenis kain buatan pabrik yang biasa dipakai untuk membuat tas gunung, daypack dan sejenisnya. Secara fisik kain kanvas ini memiliki tekstur yang sedikit kasar, tebal dan kaku sehingga tas yang dibuat dari bahan dasar kain kanvas akan terlihat sangat bagus dan fashionable.

Meski variasi kanvas ada banyak sekali jenisnya tapi tidak semua bisa dipakai untuk tas. Kain kanvas yang dimaksud yaitu berupa kain kanvas marsoto yang cukup tebal dengan tekstur salur, kain kanvas terpal, serta kain kanvas sueding yang memiliki lapisan sedikit berbulu pada bagian atasnya.

Ciri paling khas dari kain kanvas yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Secara fisik kain kanvas memiliki tampilan yang terlihat cukup tebal dan juga agak berat.
  2. Kelebihan lainnya dari penggunaan bahan kanvas pada tas yaitu cukup kuat atau tahan lama.

Bahan Tas

Sumber : https://www.gootium.com/

Kain Blacu

Kain blacu termasuk ke dalam salah satu jenis kain yang terbuat dari kapas sehingga bahan ini cenderung sangat aman ketika digunakan untuk membuat tas dalam berbagai kesempatan santai maupun keperluan lainnya seperti kuliah dan sekolah. Untuk modelnya sendiri bisa berupa totebag atau model tas yang lainnya.

Ciri paling khas dari kain blacu yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain blacu tidak memiliki warna karena warna kain blacu masih murni atau asli (belum mengalami pewarnaan atau pemutihan).
  2. Tas kain blacu biasanya lehih tipis dan sedikit agak kasar dibandingkan dengan kain kanvas.

Bahan Tas

Sumber : https://www.alibaba.com/

Kain Denim

Kain denim termasuk ke dalam jenis kain yang masih satu keluarga dengan kain kanvas. Selain kuat kain denim ini juga terlihat lebih kasual sehingga sangat cocok dipakai untuk membuat berbagai model tas yang bergaya trendy namun juga terlihat elegan seperti misalnya model tas backpack dan tas totebag. 

Ciri paling khas dari kain denim yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain denim memiliki karakteristik yang sangat kuat dan agak tebal.
  2. Kain denim dibuat dengan jenis tenun silang kepar (twill weave) sehingga pada permukaannya terdapat garis-garis diagonal.
  3. Dulu kain denim hanya dibuat dalam satu warna yakni warna indigo, kalau untuk sekarang warnanya lebih beragam.
  4. Jika dipakai terus menerus warna kain denim akan luntur dan menghasilkan efek vintage yang khas.

Tas kain denim sebagian besar memiliki tampilan yang fashionable dan kekinian, bahannya juga terkenal awet, mudah dicuci dan dibersihkan seperti halnya celana jeans.

Bahan Tas

Sumber : https://www.greatdeals.com.sg/

Kain Parasut

Kain parasut merupakan salah satu jenis bahan tas kain yang memiliki banyak warna dan tekstur. Dulunya kain parasut terbuat dari sutra, namun saat ini kain parasut dibuat dari polyester dan nilon.

Ciri paling khas dari kain parasut yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain parasut dikenal sangat tipis dan relatif kedap air.
  2. Kain parasut umumnya cenderung lebih awet dan tahan lama sehingga sangat cocok dipakai untuk membuat tas.
  3. Tas berbahan kain parasut bisa disimpan di dalam lemari tertutup maupun diudara terbuka.
  4. Jika kotor atau terkena noda, tas kain parasut juga mudah dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air.

Bahan Tas

Sumber : https://www.pricearea.com/

Kain Spundbond

Kain spunbond termasuk ke dalam jenis kain sintetis yang dibuat melalui serangkaian proses kimiawi. Ciri paling khas dari kain spunbond yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kain spundbond dikenal sebagai kain ramah lingkungan yang tidak berbahaya.
  2. Memiliki ketahanan yang tinggi terhadap bahan kimia.
  3. Tidak menimbulkan polusi dan dapat didaur ulang.

Berdasarkan tingkat ketebalannya kain spunbond yang biasa digunakan untuk membuat tas sebenarnya dapat dikelompokkan kedalam berbagai jenis dan variasi yang berbeda. Bahan kain yang dimaksud yakni berupa kain spunbond 50 gram, kain spunbond 75 gram, dan juga kain spunbond 100 gram.

Bahan Tas

Sumber : https://www.alibaba.com/

Bahan Kulit Asli

Bahan tas selanjutnya yang banyak dipakai untuk membuat tas yakni berupa bahan kulit asli. Dalam dunia fashion bahan kulit asli ini dikenal sebagai salah satu jenis bahan fleksibel yang dibuat melalui serangkaian proses penyamakan kulit binatang. Detail mengenai teknik penyamakan bahan kulit bisa anda lihat Di Sini.

Tas yang dibuat dari bahan kulit sebagian besar memiliki tampilan yang eksklusif sehingga harganya cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan tas dari bahan kain. Mahalnya harga tas tersebut bisa juga dipengaruhi karena bahan kulit yang biasa diambil dari ular, buaya, sapi, kambing dan hewan lain lebih susah di dapat.

Untuk mengetahui bahan kulit apa saja yang bisa digunakan sebagai bahan tas, simak juga pembahasan mengenai 10 Kulit Binatang Yang Dapat Diolah Menjadi Produk Handmade.

Ciri paling khas dari bahan kulit asli yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Kulit asli memiliki bau yang sangat khas karena diolah dengan proses penyamakan.
  2. Tekstur kulit asli biasanya tidak sama karena awalnya terdapat pori-pori yang menjadi tempat tumbuhnya bulu.
  3. Dari segi kekuatan kulit asli memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat di bandingkan dengan kulit sintetis.
  4. Kulit asli memiliki daya tahan terhadap api yang sangat bagus.
  5. Elastisitas kulit asli jauh lebih baik dibandingkan dengan kulit sintesis.
  6. Bahan kulit asli juga memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan kulit sintetis.

Bahan Tas

Sumber : https://taskulitelegan.wordpress.com/

Bahan Calfskin

Bahan calfskin merupakan bahan tas yang diambil dari kulit dari sapi muda. Ciri paling khas dari bahan calfskin yaitu memiliki tekstur tipis, lembut dan halus. Meski masih baru bahan ini sifatnya tidak kaku.

Bahan Tas

Sumber : https://www.evaleather.com/

Bahan Lambskin

Bahan lambskin biasa disebut juga sebagai bahan tas yang memiliki permukaan halus, lembut dan tidak berstekstur. Bahan lambskin ini umumnya diambil dari kulit domba. Ciri paling khas dari bahan lambskin yaitu memiliki tekstur lebih lembut dibanding calfskin, sehingga bisa juga digunakan untuk membuat pakaian.

Bahan Tas

Sumber : https://www.ebay.com/

Bahan Goatskin

Bahan goatskin merupakan jenis bahan tas yang diambil dari kulit kambing. Dibandingkan dengan bahan kulit sapi dewasa bahan lambskin ini cenderung lebih ringan. Selain ringan bahan ini juga menawarkan kualitas yang tidak kalah bagus dari segi kekuatan, kehalusan  keawetannya.

Bahan Tas

Sumber : http://www.fukushima-mnd.com/

Bahan Suede

Suede termasuk ke dalam jenis bahan leather atau kulit yang dihasilkan dengan proses yang berbeda. Bahan dasar yang dipakai untuk membuat bahan suede ini umumnya diambil dari bagian dalam kulit yang lapisannya dekat dengan daging sehingga daya tahannya kurang begitu baik jika dibanding dengan full-grain.

Ciri paling khas dari bahan suede yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Bahan suede cenderung berbulu halus, tidak mengkilap, dan lebih lembut
  2. Jika terkena sinar matahari langsung bahan suede tidak cepat panas.
  3. Bahan suede harganya relatif terjangkau jika dibandingkan bahan leather yang lainnya.
  4. Jika dirawat dengan cara yang tepat kulit suede asli bisa tahan hingga 5 tahun bahkan lebih.

Sebagai bahan tas, kulit suede cenderung rentan terhadap kotoran sehingga membutuhkan perawatan khusus agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Selain itu tas yang dibuat dari bahan suede jahitannya juga mudah tertarik atau bahkan lepas.

Bahan Tas

Sumber : https://www.ebay.co.uk/

Bahan Double Suede

Bahan double suede adalah jenis kain yang lembut, halus dan menyerupai kulit suede yang banyak digunakan untuk bagian dalam tas premium.

Bahan Kulit Sintetis

Kulit sintetis merupakan produk tekstil yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sepatu, tas, dompet, maupun jaket. Kulit sintetis ini umumnya dibuat menggunakan bantuan mesin sehingga tampilan dan nuansanya bisa tampak nyata menyerupai kulit asli.

Bahan Tas

Sumber : https://www.fashionette.co.uk/

Mau tahu bagaimana cara terbaik yang dapat dilakukan untuk mengolah bahan sintetis?. Simak kembali pembahasan mengenai teknik Menjahit Kulit Sintetis yang dapat anda coba sendiri di rumah.

Bahan Taiga

Bahan taiga pada termasuk ke dalam jenis bahan yang dikembangkan dari varian kulit sintetis. Dalam dunia fashion bahan taiga ini kebanyakan lebih sering digunakan untuk membuat tas wanita dengan kualitas branded.

Ciri paling khas dari bahan taiga yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Permukaan bahan taiga sedikit kasar bergaris-garis silang sebagian lebih lembut dan sedikit mengkilat.
  2. Tas yang dibuat dari bahan taiga memiliki sifat yang sedikit elastis namun penampilannya lebih kokoh.
  3. Teknik perawatan tas taiga terbilang cukup mudah.
  4. Bahan taiga juga mempunyai daya tahan pemakaian yang lebih lama atau lebih awet.

Bahan Tas

Sumber : https://www.ebay.com/

Bahan Togo

Bahan togo merupakan bahan tas sintetis yang memiliki ciri sangat khas yakni permukaannya menyerupai kulit jeruk. Sebagai bahan tas, bahan togo ini umumnya cenderung tebal sehingga membuat tas yang dibuat dari bahan ini dapat berdiri dengan kokoh.

Bahan Tas

Sumber : https://www.authenticwatches.com/

Bahan Epsom

Bahan epsom umumnya memiliki patern atau pola yang sangat mirip dengan bahan taiga tetapi alur-nya sedikit berbeda. Alur bahan epsom tidak selurus alur bahan taiga.

Ciri paling khas dari bahan epsom yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Teksturnya lebih timbul (emboss) tidak sehalus bahan taiga.
  2. Bahan epsom sama kuat dan awetnya seperti bahan taiga.
  3. Bahan epsom yang dipakai untuk tas Hermes asli di klaim anti gores dan mudah dibersihkan.

Bahan Tas

Sumber : https://global.rakuten.com/

Bahan Clemence

Bahan clemence merupakan bahan tas yang pada awalnya biasa dipakai sebagai bahan tas Hermes asli. Khusus untuk bahan clemence asli konon bahannya itu terbuat dari anak sapi jantan “veau taurillon clemence”.

Ciri paling khas dari bahan clemence yang biasa dipakai untuk membuat tas diantaranya:

  1. Mempunyai tekstur seperti benjolan-benjolan biji bijian tetapi lebih halus.
  2. Bahan clemence cenderung entur dan datar jika dibandingkan dengan bahan togo yang lebih kasar dan kaku.

Untuk memenuhi permintaan pasar bahan clemence ini pada perkembangannya juga dibuat versi tiruannya. Bahan clemence tiruan ini kebanyakan dibuat dari kulit sintetis yang dimiripkan dengan bahan clemence asli.

Bahan Tas

Sumber : https://www.amazon.com/

Bahan Longchamp

Bahan longchamp merupakan salah satu jenis bahan yang banyak dipilih untuk membuat tas karena karakteristiknya yang halus dan ringan. Secara umum bahan longchamp dikenal sebagai bahan yang memiliki sifat kedap air karena dilengkapi dengan lapisan karet. Ciri khas lainnya yaitu bahan tas longchamp lumayan awet dan memiliki banyak variasi warna.

Bahan Tas

Sumber : https://poshmark.com/

Bahan Karet

Bahan karet menjadi salah satu jenis bahan tas mahal yang sering dipakai untuk tas wanita. Dibandingkan jenis tas lainnya proses pembuatan tas karet ternyata tidaklah mudah karena tidak semua bahan karet bisa digunakan. Hanya karet dengan kualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai bahan tas.

Bahan Tas

Sumber : http://www.dojoeco.co.uk/

Demikian pembahasan singkat mengenai beberapa jenis bahan tas yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Kalau anda ingin mendapatkan bahan tas yang berkualitas bagus tapi dari segi harga tetap terkesan murah, anda bisa memilih-milih bahan tas dari kami Di Sini.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.