Article

Homepage Article Batik 16 Motif Batik Yogyakarta…

16 Motif Batik Yogyakarta dan Maknanya Yang Penting Anda Ketahui, Jangan Sampai Salah Pakai Ya!

Mencari bahan kain yang bagus untuk membuat baju pria dan baju wanita?. Jika anda termasuk orang yang lebih suka memakai bahan tradisional khas Indonesia, mungkin anda bisa memasukkan motif batik khas Yogyakarta yang sarat akan makna filosofis ke dalam daftar koleksi bahan kain yang wajib anda miliki.

Pengertian Batik

Batik sendiri merupakan sebuah kain bergambar yang pembuatannya dilakukan secara khusus yakni dengan menuliskan atau menorehkan lilin malam pada kain mori menggunakan bantuan canting cap ataupun canting tulis, kemudian kain tersebut diproses lebih lanjut dengan cara tertentu sehingga memiliki kekhasan yang berbeda satu sama lain.

Dalam sehelai kain batik, tiap goresan cantingnya bisa diumpamakan sebagai sebuah lukisan yang penuh makna dari sang pembatik. Tiap motif yang ditampilkan pun biasanya juga menjadi simbolisasi dari proses “lelaku” para pembuatnya yakni proses merenungi suatu peristiwa yang kemudian dituangkan dalam bentuk gambar.

Karena pembuatan batik sendiri lumayan panjang tidak mengherankan bila tiap lekuk motif batik dan tiap goresan cantingnya akan memiliki makna yang mendalam. Khusus untuk batik Yogyakarta misalnya, motif batik yang tergambar pada setiap kain umumnya selalu memiliki ciri tersendiri yang tidak dijumpai pada batik lainnya.

Macam-Macam Motif Batik Yogyakarta

Nilai filosofis batik Yogyakarta ini tidak hanya terdapat pada latar belakang sejarah penciptaan suatu motifnya saja tapi batik juga tercermin dari cara pemakaian dan waktu pemakaian kain tersebut. Buat anda yang penasaran dengan macam-macam motif batik Yogyakarta simak pembahasan berikut yuk.

Batik Yogyakarta Motif Pamiluto

Motif batik khas Yogyakarta yang wajib anda ketahui salah satunya yaitu berupa motif batik pamiluto yang banyak dikenakan sebagai pakaian pertunangan.

  • Kegunaan : Motif batik pamiluto biasa digunakan ketika upacara pertunangan.
  • Unsur Motif : Batik pamiluto kebanyakan menggunakan unsur parang, ceplok, truntum dan lainnya
  • Filosofi  : Pamiluto berasal dari kata “pulut” yang berarti perekat. Dalam bahasa Jawa bisa juga diartikan kepilut (tertarik).

Makna yang tersembunyi di balik motif pamiluto yaitu diharapkan kedua calon pengantin bisa saling terikat satu sama lain dan bisa menjaga hubungan mereka sampai hari pernikahan.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://twicsy.com/

Batik Yogyakarta Motif Sindur

Motif sindur merupakan satu-satunya motif kain batik yang memiliki kombinasi warna merah dibagian tengah dan warna putih pada bagian pinggir kain batik yang membentuk gelombang. Motif sindur ini biasanya sering dipakai oleh tuan rumah yang mempunyai hajat pada sebuah upacara pernikahan.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://budayajawa.id/

Batik Yogyakarta Motif Sido Mukti

Motif batik sidomukti sebenarnya termasuk ke dalam salah satu jenis batik keraton, yang biasa dibuat dari zat pewarna soga alam. Sidomukti sendiri berasal dari kata ”sido” yang berarti jadi dan kata “mukti” yang berarti mulia dan sejahtera. Jadi ketika digabungkan sidomukti akan memiliki arti menjadi mulia dan sejahtera.

  • Kegunaan : Sebagai kain dalam upacara upacara perkawinan adat jawa, yakni digunakan pada tahap siraman, kerikan, ijab, dan panggih.
  • Unsur motif : Batik sido mukti kebanyakan menggunakan unsur gurda.
  • Filosofi : Batik sidomukti mengandung harapan untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Diharapkan pemakainya selalu dalam kecukupan dan kebahagiaan.

Motif batik yang berawalan “sido” secara keseluruhan mengandung harapan agar keinginan dapat segera tercapai. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://www.pinterest.com/

Batik Yogyakarta Motif Ciptoning

Motif batik ciptoning menjadi salah satu jenis motif batik yang biasa dipakai ketika menghadiri acara resmi. Pemakainya kebanyakan adalah orang-orang pada zaman kerajaan, biasanya para pemerintah dengan harapan agar bijaksanan dalam mengatur negara.

  • Kegunaan : Dipakai untuk menghadiri acara resmi.
  • Unsur motif : Ornamen hias batik ciptoning terdiri dari sisik atau gringsing, wayang, parang dan gurdo sebagai simbol kebijaksanaan
  • Filosofi : Motif ciptoning memberikan kesan bahwa orang yang memakai kain batik ini merupakan orang yang sopan, berwibawa bijaksana dan mempunyai tata krama yang baik.

Dengan nilai filosofisnya yang sedemikian tinggi, tidak heran ya kalau motif batik ini sering digunakan dalam acara-acara resmi seperti halnya acara pernikahan dan juga acara penting yang lainnya. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://www.tjokrosuharto.com/

Batik Yogyakarta Motif Wahyu Tumurun Cantel

Motif wahyu tumurun cantel dikenal sebagai motif batik khusus yang biasanya hanya dipakai dalam acara-acara tertentu seperti upacara Temu manten atau acara lain yang kental dengan adat Jawa. Motif wahyu tumurun cantel mempunyai makna agar penggantin senantiasa mendapatkan anugrah dari Tuhan dan juga dikarunia oleh keturunan yang baik.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://www.tjokrosuharto.com/

Batik Yogyakarta Motif Wahyu Tumurun

Hampir mirip dengan motif batik wahyu tumurun cantel, kain batik dengan motif wahyu tumurun sebenarnya telah dikenal sejak tahun 1480 di wilayah Jogjakarta, kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.

Perbedaan paling mencolok yang ada diantara motif batik tumurun dengan motif batik wahyu tumurun cantel ialah pada penggunaannya. Jika motif batik wahyu tumurun cantel biasanya hanya dipakai pada acara khusus, maka motif batik wahyu tumurun ini bisa digunakan untuk acara yang lebih umum.

  • Kegunaan : Dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya, untuk membuat baju pria maupun baju wanita.
  • Unsur motif : Ornamen hias batik wahyu tumurun di masing-masing daerah sebenarnya telah mengalami perkembangan variasi. Khusus di Yogyakarta motif yang biasa digunakan adalah burung merak.
  • Filosofi : Burung merak dianggap sebagai simbol lokal Yogyakarta yang menunjukkan asal motif batik. Pola mahkota terbang yang menjadi motif utama menyimbolkan kemuliaan.

Selain melambangkan kemuliaan, batik Yogyakarta motif tumurun ini juga menggambarkan pengharapan agar para pemakainya mendapat petunjuk dan berkah dari Tuhan YME untuk mencapai keberhasilan dalam meraih cita-cita, kedudukan ataupun pangkat.

Dalam hal pernikahan motif batik ini menyiratkan keharmonisan dan kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga yang selalu langgeng dan terjaga selama-lamanya. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Batik Yogyakarta Motif Cuwiri

Motif cuwiri merupakan motif batik yang biasa dibuat menggunakan zat pewarna soga alam. Selain dikembangkan di daerah Yogyakarta, motif batik cuwiri ini juga dikembangkan di daerah Surakarta dan daerah lain.

  • Kegunaan : Batik motif cuwiri biasa digunakan sebagai “semek’an” dan kemben pada saat acara mitoni, sebuah tradisi memperingati tujuh bulan usia bayi yang masih berada dalam kandungan. Motif batik ini juga biasa dipakai untuk menggendong bayi.
  • Unsur Motif : Batik cuwiri kebanyakan menggunakan unsur meru dan gurda.
  • Filosofi : Kata cuwiri memiliki arti kecil-kecil. Makna yang terkandung di dalam motif ini yaitu diharapkan pemakainya terlihat pantas, harmonis dan dihormati oleh masyarakat.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Batik Yogyakarta Motif Kawung

Motif batik kawung merupakan sejenis motif batik yang terdiri atas empat buah bentuk bulatan lonjong yang tersusun menyilang rapi. Ornamen berbentuk bulatan lonjong ini merupakan penggambaran dari buah kawung yang dikenal juga sebagai buah kolang-kaling oleh masyarakat luas.

  • Kegunaan : Dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Unsur Motif : Batik kawung kebanyakan menggunakan ragam hias dengan pola geometris.
  • Filosofi : Batik motif kawung melambangkan harapan agar manusia selalu ingat akan asal usulnya. Selain itu motif batik ini juga kerap dipakau sebagai lambang keperkasaan dan keadilan. Beberapa pengrajin juga menggambarkan corak kawung sebagai lukisan bunga seroja yang melambangkan umur panjang dan kesucian. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://sanmouleuniverse.wordpress.com/

Batik Yogyakarta Motif Tambal

Batik tambal termasuk ke dalam salah satu motif batik yang memang cenderung berbeda dengan motif batik lainnya. Kata tambal yang digunakan sebagai nama dari motif ini memiliki arti menambah semangat baru atau memperbaiki hal-hal yang rusak.

  • Kegunaan : Sebagai selimut tidur untuk orang yang sakit.
  • Unsur Motif : Batik tambal mempunyai unsur motif berupa gabungan antara ceplok, parang, meru, dan lain sebagainya.
  • Filosofi : Batik tambal dipercaya dapat menyembuhkan orang yang sakit. Caranya yakni dengan menggunakan kain ini sebagai selimut ketika tidur. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://goresancanting.blogspot.com/

Batik Yogyakarta Motif Ceplok Kasatrian

Batik motif ceplok kasatrian pada dasarnya dapat dikategorikan ke dalam jenis motif batik yang terdiri dari pengulangan bentuk-bentuk dasar geometri, seperti segi empat, empat persegi panjang, oval, atau bintang yang disusun teratur menyerupai sekuntum bunga dengan pengaturan yang simetris.

  • Kegunaan : Kain batik motif ceplok kasatrian biasa sipakau sebagai kain saat kirab pengantin.
  • Unsur Motif : Batik motif ceplok kasatrian kebanyakan menggunakan unsur parang, gurda, dan juga meru.
  • Filosofi : Motif batik yang satu ini dapat dipakai untuk memberikan kesan yang lebih menarik pada pemakainya yakni agar terlihat gagah.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://akucintanusantaraku.blogspot.com/

Batik Yogyakarta Motif Truntum

Motif truntum termasuk ke dalam jenis motif batik sederhana yang memiliki ornamen utama seperti taburan bunga-bunga abstrak kecil, misal kuntum bunga melati atau bintang yang bertaburan di langit.

  • Kegunaan : Kain batik dengan motif truntum biasanya banyak digunakan sebagai pakaian dalam acara pernikahan Jawa.
  • Unsur Motif : Batik truntum mempunyai unsur motif berupa bunga-bunga kecil.
  • Filosofi : Truntum menjadi simbol sebuah cinta tulus tanpa syarat antara dua pasang kekasih. Motif truntum juga mengandung makna tumbuh dan berkembang, agar setiap keluarga baru bisa segera mempunyai keturunan.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://bumdes-mall.com/

Batik Yogyakarta Motif Nitik

Batik motif nitik yang berasal dari Yogyakarta kebanyakan dibuat dengan menggunakan warna indigo, soga (cokelat) dan putih. Selain didominasi oleh pola hias yang berbentuk bujur sangkar dan persegi panjang kain batik ini juga diperindah dengan hadirnya isen-isen berupa cecek (cecek pitu, cecek telu) dan ornamen lainnya.

  • Kegunaan : Digunakan pada acara resmi.
  • Filosofi : Orang yang memakai kain batik bermotif nitik diharapkan menjadi bijaksana dan dapat menilai orang lain dengan tepat.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://complaxionofindonesia.blogspot.com/

Batik Yogyakarta Motif Slobog

Batik slobog dapat dikategorikan ke dalam jenis motif batik yang sebenarnya cukup menarik. Bentuk paling khas dari motif slobog yaitu berupa kotak-kotak kecil yang dipisahkan oleh dua garis, sehingga membentuk motif empat potongan segitiga. Dimana pada salah satu sisi motif yang terpisah garis ada bulatan yang dikelilingi bintik kecil berjumlah enam.

  • Kegunaan : Kain batik dengan motif slobog biasa dipakai untuk melayat maupun pelantikan para pejabat pemerintah.
  • Unsur Motif : Motif slobog memiliki unsur yang sangat khas yaitu berupa unsur geometris.
  • Filosofi : Motif slobog melambangkan harapan agar arwah yang meninggal mendapatkan kemudahan ketika menghadap Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kesabaran dalam menerima musibah.

Selain itu motif batik yang satu ini juga memiliki arti lain yaitu sebagai perlambang agar seorang pemimpin selalu diberi kelancaran dalam menjalankan semua tugas dan tanggung jawabnya.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : http://akucintanusantaraku.blogspot.com/

Batik Yogyakarta Motif Udan Liris

Batik udan liris, merupakan salah satu motif batik yang cukup di gemari oleh masyarakat luas. Dalam sebuah motif udan liris sebenarnya terdapat pula berbagai jenis motif lain di dalamnya misal motif geometris yang kesemuanya disusun berdampingan membentuk garis diagonal.  

  • Kegunaan : Sebagai kain panjang.
  • Unsur Motif : Batik motif udan liris kebanyakan menggunakan kombinasi geometris dan suluran.
  • Filosofi : Kata liris yang dipakai untuk menamai motif ini sebenarnya memiliki arti hujan gerimis yakni sebagai lambang kesuburan.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Batik Yogyakarta Motif Parang Kusumo

Kain batik khas yogyakarta dengan motif parang kusumo merupakan salah satu jenis kain batik yang memiliki ragam hias utama menyerupai sebuah ombak lautan yang tanpa kenal lelah menghantam tebing dan karang.

  • Kegunaan : Batik motif parang kusumo biasa dipakai sebagai kain saat tukar cincin.
  • Unsur Motif : Batik parang kusumo kebanyakan menggunakan unsur parang dan Mlinjon
  • Filosofi : Parang Kusumo memiliki makna bahwa sebuah kehidupan harus dilandasi dengan perjuangan dan usaha nyata untuk mencapai keharuman lahir dan batin. 

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://hedabatik.com/

Batik Yogyakarta Motif Parang Rusak Barong

Motif parang rusak barong merupakan cikal bakal dari semua motif parang. Selain dikembangkan di Yogyakarta, motif batik ini sebenarnya juga bisa ditemukan pada motif batik Surakarta meski dari segi tampilan keduanya tetap memiliki sejumlah perbedaan.

Perbedaan batik parang rusak barong antara gaya Yogyakarta dengan gaya Surakarta antara lain:

  • Mata gareng untuk motif parang rusak barong Yogyakarta memiliki bentuk bulat lingkaran.
  • Bentuk tuding pada bagian ujungnya lurus tajam tanpa lengkungan.
  • Bentuk badan barong untuk motif Yogyakarta biasa dibuat lebih cembung dan besar dari motif Surakarta.
  • Garis-garis lekukan pada motifnya banyak menggunakan garis lurus, garis dengan lekukan tajam tajam dan kaku.
  • Warna barong keseluruhan adalah putih.

Sebagai salah satu ragam hias batik, motif parang biasa dipakai untuk menggambarkan senjata dan kekuasaan. Harapannya kesatria yang menggunakan batik ini bisa mendapat kekuatan yang berlipat-lipat dari sebelumnya.

Sekalipun makna filosofis dari batik parang rusak ini terkenal sangat sakral namun anda jangan sampai salah pakai ya. Sebab ada sebuah mitos yang menyebutkan bahwa batik parang rusak ini kurang baik jika digunakan dalam sebuah pernikahan, karena konon akan berdampak buruk pada kehidupan pasangan yang akan menikah.

Motif Batik Yogyakarta

Sumber : https://id.pinterest.com/

Demikian pembahasan singkat mengenai macam-macam motif batik Yogyakarta lengkap dengan makna dari masing-masing motif yang dapat kami bagikan untuk anda. Jika harus memilih satu di antara sekian banyak motif batik yang sudah disebutkan di atas kira-kira sahabat Fitinline lebih suka motif batik yang mana?. Share ya...

Kalau anda ingin belajar membuat batik sendiri di rumah tapi masih bingung harus memulainya dari mana, maka anda bisa mendownload video tutorialnya Di Sini.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.