Article

Homepage Article Kain Tekstil Ciri Khas, Kelebihan dan…

Ciri Khas, Kelebihan dan Kekurangan Kain Flanel Serta Pemanfaatannya Untuk Kerajinan Tangan

Punya ketertarikan tersendiri dengan dunia crafting?. Sahabat Fitinline pasti sudah tidak asing lagi dengan bahan kain yang dikenal dengan nama flanel bukan. Sedikit berbeda dengan bahan kain yang dipakai untuk membuat pakaian, kain flanel ini pada prinsipnya memiliki karakteristik dan teknik menjahit yang sangat khas lho.

Pengertian Kain Flanel

Kain flanel termasuk ke dalam jenis kain berbahan serat wool yang diproses tanpa ditenun, melainkan melalui proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan kain dengan beragam tekstur dan jenis (tergantung bahan pembuatnya). Tingkat ketebalan kainnya yang bervariasi juga menjadikan kualitas flanel bebeda-beda.

Kain Flanel

Sumber : https://id.pinterest.com/

Dilihat dari sejarahnya kain flanel sendiri sebenarnya sudah dikenal sejak lama lho. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya bekas penggunaan kain flanel dinegara Turki yang diperkirakan berasal dari tahun 6500 SM, serta penemuan kain flanel yang diawetkan disebuah makam Siberia yang diduga berasal dari tahun 600 M.

Kain Flanel

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Lain halnya dengan di Sumeria, legenda setempat mengklaim bahwa pada awal kemunculannya kain flanel pertama kali dibuat oleh seseorang yang bernama Urnamman. Tradisi pembuatan kain flanel tersebut kemudian mulai diterapkan oleh kaum nomadic di Asia Tengah untuk membuat pakaian, permadani dan tenda.

Kain Flanel

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Seperti jenis kain tekstil lainnya, kain flanel juga diciptakan dalam berbagai variasi warna dan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Salah satu bahan flanel premium yang cukup terkenal yaitu berupa kain flanel zephyr yang diberi campuran sutra didalam bahan pembuat benangnya sehingga harga jual kain ini relatif mahal.

Ciri Khas Kain Flanel

Sebagai salah satu bahan kain yang memiliki banyak fungsi, kain flanel secara umum jelas memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan bahan lain. Untuk memudahkan anda dalam memilih dan menemukan kain flanel kenali dulu yuk ciri khas bahan flanel premium yang bisa dilihat secara langsung.

  1. Kain flanel tersedia dalam berbagai tingkat ketebalan yang berbeda, ada yang tebalnya 2 mm dan ada yang 5 mm.
  2. Kain flanel berserat seperti kapas.
  3. Kain flanel tidak bertiras (pinggiran kain tidak mudah mbrudul).
  4. Kain flanel agak kaku.
  5. Kain flanel sangat mudah dibentuk dan gampang digunting sesuai selera, sehingga sangat cocok untuk pembuatan seni dan kerajinan.
  6. Untuk menjahit kain flanel pinggirannya tidak perlu dilipat karena bekas guntingan kain flanel sudah terlihat rapi.

Kelebihan Kain Flanel

Dengan karakteristiknya yang berbeda dengan bahan lain, kain flanel jelas menawarkan sejumlah kelebihan tersendiri sehingga banyak dipilih untuk membuat berbagai produk kerajinan. Beberapa kelebihan dari kain flanel yang paling mencolok diantaranya.

  1. Kain flanel mudah dibentuk, sekalipun dalam potongan yang sangat kecil.
  2. Pinggiran kain flanel ketika tidak dipotong serat benangnya tidak bertiras.
  3. Bisa dibeli dengan ukuran kecil (tidak harus meteran).
  4. Harga kain flanel lumayan terjangkau.
  5. Ketersediaan bahan kain flanel di pasaran cukup melimpah dan pilihan warnanya juga banyak.

Kekurangan Kain Flanel

Dibalik sejumlah kelebihan yang ditawarkannya, kain flanel sebenarnya juga tidak luput dari kekurangan lho. Berikut beberapa kekurangan dari bahan kain flanel yang perlu anda ketahui.

  1. Kain flanel untuk kerajinan tangan tidak dapat dijadikan bahan pakaian, karena bahannya yang tebal dan kaku.
  2. Dengan serat bahannya yang tampak seperti wool kain flanel cenderung mudah kotor.
  3. Masih jarang yang menjual kain flanel bermotif.

Pemanfaatan Kain Flanel

Terkait dengan pemanfaatannya dalam kehidupan manusia, jika pada pertengahan abad ke-17 hingga abad 20-an kain flanel hanya dipergunakan untuk membuat topi pria kini pada perkembangannya kain flanel justru lebih banyak dipakai untuk produk kerajinan.

  1. Kain flanel yang diciptakan dalam warna warna cerah biasa digunakan untuk membuat replika makanan dengan beraneka ragam bentuk untuk keperluan souvenir.
  2. Kain flanel seringkali digunakan sebagai bahan aksesoris wanita seperti jepit rambut, bros, gantungan kunci hingga kalung.
  3. Kain flanel sangat cocok digunakan untuk membungkus toples, seperti misalnya toples untuk menyimpan aneka kue-kue kering, terutama menjelang hari raya seperti Lebaran.
  4. Kain flanel juga dapat dimanfaatkan sebagai lap untuk membersihkan sisa debu pada lantai parket yang terbuat dari kayu.
  5. Kain flanel mulai digunakan dalam industri otomotif untuk mengurangi getaran pada panel interior mobil, bahan pelapis meja billiard, serta penjernih suara pada simbal drum atau piano.

Teknik Menjahit Kain Flanel

Tertarik untuk membuat kerajinan tangan dari bahan flanel premium?. Supaya lebih mudah ketika menjahitnya berikut kami bagikan beberapa jenis tusuk dasar menjahit yang dapat digunakan untuk membuat hiasan aplikasi dari kain flanel. Tusuk dasar yang dimaksud yakni ada tusuk feston, tusuk roll dan tusuk jelujur.

1. Tusuk Feston

Tusuk feston merupakan sejenis tusuk dasar menjahit yang dapat difungsikan untuk penyelesaian tiras bahan kain. Khusus untuk pembuatan kerajinan tangan berbahan flanel premium, tusuk feston ini sangat sesuai jika digunakan untuk menggabungkan dua lembar kain karena hasil jahitannya relatif kuat.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pembuatan tusuk feston untuk menggabungkan dua lapis kain flanel diantaranya:

  • Mula-mula tusukan jarum pada lembaran kain dengan arah tusukan dari bawah ke atas.
    • Bila anda menjahit satu lapis kain, simpul seharusnya di sisi belakang kain.
    • Bila anda menjahit dua lapis kain, simpul seharusnya berada di antara kedua kain hingga tidak terlihat dan setelah selesai menjahit simpulnya akan berada di dalam sehingga jahitan akan terlihat lebih rapih.
    • Bila anda menjahit dari tepi (dua lembar kain dengan kain yang di atas lebih kecil dari yang di bawah) jahitan pertama harus keluar dari pinggiran tepi bawah kain yang di atas.
  • Selanjutnya tarik benang secara perlahan, posisikan bagian panjang benang berada disebelah kanan. Fungsi dari tusukan ini adalah untuk menyembunyikan simpul benang.
  • Berikutnya ulangi lagi dengan membuat jahitan serupa dari bawah keatas dengan arah dari kiri ke kanan atau berlawanan dengan arah jarum jam.
  • Jika perlu menyambung benang anda bisa membuat simpul dari benang pendek dan benang sambungan. Selanjutnya masukkan ujung-ujung simpul benang tersebut di antara kain flanel dan lanjutkan menjahit seperti biasa.
  • Untuk penyelesaian akhir jahitan buat tusuk feston seperti biasa. Tarik bagian benangnya namun jangan sampai habis kemudian masukkan jarum kedalam lubang benang yang tersisa.
  • Tarik benang dengan kuat sehingga jahitan yang dihasilkan berdekatan dengan bagian kain. Tusukkan jarum sekali lagi pada bagian dimana simpul terakhir dibuat untuk menyembunyikan benang agar tidak terlihat dari bagian luar.

2. Tusuk Roll

Teknik dasar menjahit yang dikenal dengan tusuk roll secara umum akan membentuk sebuah lingkaran ketika diterapkan. Teknik ini digunakan untuk menyambung kain agar ujung kain tidak menumpuk. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pembuatan tusuk rool diantaranya:

  • Tumpuk dua lembar potongan bahan flannel premium yang ingin anda jahit.
  • Tusukkan jarum ke bawah melalui bagian dalam lipatan kedua lembar kain agar simpul benang berada di antara dua kain tersebut sehingga nantinya tidak kelihatan dan lebih rapi.
  • Masih di tempat yang sama, tusukkan jarum dari atas secara tegak lurus menembus dua lembar bahan flanel premium ke bawah. Proses ini dilakukan sekali saja dengan tujuan untuk mengunci awal jahitan.
  • Tusukkan jarum lagi dari atas menembus 2 kain namun kali ini dalam keadaan miring sehingga nanti jahitan akan bergeser ke kiri.
  • Kemiringan sudut jarum hendaknya disesuaikan dengan seberapa lebar jarak antar jahitan yang anda inginkan (semakin miring berarti semakin renggang jahitannya) kemudian tarik benang hingga rapat.
  • Lakukan hal yang sama berulang ulang sampai sepanjang kain yang diperlukan.

3. Tusuk Jelujur

Tusuk jelujur merupakan jenis tusuk jahit yang mempunyai arah horizontal, dimana ukuran dan jarak tusuk jahitan yang dibuat pada kain selalu diatur sama panjang. Teknik dasar menjahit ini dapat dibagi menjadi tiga macam kategori:

  • Tusuk jelujur biasa, tusuk jelujur ini bisa dibuat dengan menggunakan jarak yang tidak sama alias secara sembarangan.
  • Tusuk jelujur dengan jarak tertentu, tusuk jelujur ini merupakan tusukan yang dibuat dengan jarak sama atau konsisten.
  • Tusuk jelujur renggang, tusuk jelujur ini juga biasa disebut dengan tusuk renggang, yaitu tusuk jelujur ini menggunakan satu spasi.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pembuatan tusuk jelujur untuk menggabungkan dua lapis kain atau lebih diantaranya:

  • Tusukkan jarum yang telah diberi benang kebagian buruk kain yang ingin dijahit. Tarik jarum sampai benang habis.
  • Tusukkan jarum dari bagian baik kain lalu tarik jarum sampai benang habis dari bagian buruk kain. Sesuaikan jarak jahitan sesuai kebutujan tapi usahakan jangan terlalu jauh.
  • Tusukan kembali jarum dari bagian buruk kain, usahakan beri jarak yang sama dengan jarak tusuk jelujur yang telah dibuat, agar terlihat rapi. Tarik jarum sampai benang habis.
  • Tusukkan kembali jarum dari bagian depan kain, dan lanjutkan seterusnya sampai jarak yang diinginkan.

Kreasi Produk Berbahan Flanel

Sampai di sini sahabat Fitinline sudah tahukan kalau kain flanel memang memiliki karakteristik yang cukup istimewa jika dibandingkan dengan bahan kain yang lainnya. Khusus untuk anda yang suka bereksperimen mungkin ide pembuatan produk berbahan flanel berikut bisa menginspirasi anda.

1. Tempat Tisu Dari Kain Flanel

Tempat tisu menjadi salah satu produk kerajinan tangan yang dapat dibuat dari kain flanel. Selain desain dari tempat tisu terbilang simple kain flanel juga sangat cocok dipakai untuk tempat tisu karena bahannya cukup lembut dan tidak begitu sulit untuk dibentuk.

Kain Flanel

Sumber : https://www.aliexpress.com/

2. Tempat Pensil Dari Kain Flanel

Untuk anda yang memiliki anak perempuan usia TK atau SD, tidak ada ruginya bila belajar membuat kerajinan tempat pensil dengan melibatkan si kecil. Cara ini juga bisa menciptakan suasana keakraban terutama bila anda jarang berada di rumah lho.

Kain Flanel

Sumber : https://prelo.co.id/

3. Tempat Handphone Dari Kain Flanel

Tanpa harus mengeluarkan biaya yang berlebih untuk membeli tempat handphone sebenarnya anda bisa membuat tempat handphone hanya dengan bermodalkan kain flanel saja lho. Biar tampilannya makin keren tambahkan juga jahitan dekoratif pada bagian luarnya.

Kain Flanel

Sumber : https://www.tokopedia.com/

4. Tas Lucu Dari Kain Flanel

Tas lucu dari kain flanel menjadi produk kerajinan tangan berikutnya yang sangat cocok dipakai untuk anak-anak. Selain difungsikan untuk membawa barang-barang kecil yang ringan, tas luci dari kain flanel ini juga bisa dipakai untuk pelengkap gaya penampilan.

Kain Flanel

Sumber : https://shopee.co.id/

5. Jepit Rambut Dari Kain Flanel

Dengan penampilan dan teksturnya yang lembut, kain flanel sangat cocok digunakan untuk menghias jepit rambut. Jadi kalau sahabat Fitinline ada yang memiliki jepit rambut polos maka anda bisa menempelkan kain flanel sebagai pemanisnya.

Kain Flanel

Sumber : https://www.tokopedia.com/

6. Hiasan Toples Dari Kain Flanel

Butuh toples untuk menyimpan aneka kue-kue kering terutama menjelang hari raya seperti Lebaran?. Supaya tampilannya tidak membosankan anda bisa menghias toples tersebut dengan kain flanel yang dibentuk seperti kue tart, karakter kartun dan bentuk lainnya.

Kain Flanel

Sumber : https://www.tokopedia.com/

7. Gantungan Kunci Dari Kain Flanel

Gantungan kunci yang dibuat dari bahan flanel premium menjadi sebuah kerajinan tangan legendaris yang diminati banyak orang. Hingga saat ini kerajinan tangan dari kain flanel bahkan sangat populer dikalangan anak muda.

Kain Flanel

Sumber : https://www.blibli.com/

8. Boneka Dari Kain Flanel

Selain boneka dari bahan kardus, anda juga bisa membuat boneka dari bahan flanel premium dengan berbagai bentuk dan ukuran. Tidak hanya terbatas pada boneka flanel dengan karakter manusia, anda juga bisa membuat boneka berbentuk hewan dan buah-buahan.

Kain Flanel

Sumber : https://shopee.co.id/

9. Bros Dari Kain Flanel

Kalau anda mencari bros yang cocok dikenakan untuk pelengkap gaya penampilan maka anda bisa membuat sendiri bros berbahan flanel. Dibalik tampilannya yang cantik cara pembuatan bros ini juga tidak membutuhkan keterampilan tingkat tinggi.

Kain Flanel

Sumber : https://www.temankreasi.com/

10. Hiasan Dinding Dari Kain Flanel

Supaya ruang tamu atau ruang keluarga anda makin terlihat berwarna, anda juga bisa menghiasnya dengan menggunakan hiasan dinding yang dibuat dari bahan flanel. Untuk menciptakan nuansa yang ceria pilih kain flanel yang berwarna cerah.

Kain Flanel

Sumber : https://id.aliexpress.com/

Merawat Produk Berbahan Flanel

Terkait dengan cara perawatan yang direkomendasikan untuk produk kerajinan berbahan flanel, jadi karena tekstur dan karakteristik kain flanel sendiri cenderung berbeda dengan jenis kain lain yang biasa dipakai untuk membuat baju, rok atau celana maka perawatannya pun juga membutuhkan teknik khusus.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk menjaga dan mempertahankan kualitas produk berbahan flanel diantaranya:

  1. Jika kerajinan berbahan flanel yang anda miliki sudah agak berbulu, guntinglah secara hati-hati dan sedikit demi sedikit agar kain tidak berlubang.
  2. Bersihkan pajangan atau produk berbahan flanel premium secara berkala agar tidak berdebu. Supaya lebih mudah anda bisa membersihkannya dengan penyedot debu.
  3. Saat melakukan pencucian jangan terlalu lama merendam bahan flanel. Semakin lama direndam warna flanel bisa menjadi pudar.
  4. Cuci bahan flanel secara manual dengan menggunakan tangan dan air hangat.
  5. Hindari menyikat bahan flenel menggunakan sikat kasar jika anda tidak ingin membuat permukaannya menjadi cepat berbulu.
  6. Jika menemukan adanya noda beri sedikit shampo atau sabun bayi lalu gosok perlahan hingga berbusa dan bilas.
  7. Hindari pula penggunaan pemutih saat mencuci flanel karena akan membuat warna kain memudar.
  8. Setelah proses pencucian selesai, usahakan untuk tidak menjemur produk flanel dibawah sinar matahari langsung agar warna alami bahan flanel tidak memudar.

Demikian pembahasan singkat mengenai pengenalan kain flanel, jenis-jenis tusuk dasar menjahit yang dapat diterapkan untuk menjahit berbagai kerajinan dari bahan flanel, serta cara perawatan produk flanel yang dapat kami bagikan untuk anda. Semoga informasi yang kami bagikan bermanfaat sahabat Fitinline.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.