Article

Homepage Article Kain Tekstil 12 Jenis Kain Satin dan…

12 Jenis Kain Satin dan Pemanfaatannya Pada Produk Pakaian Hingga Aksesoris Wanita

Dikenal sebagai salah satu kain yang cukup populer di Indonesia lantaran sering dipakai untuk bahan busana wanita, kain satin ternyata punya banyak sekali jenis dan variasinya lho. Dengan ciri khas berupa permukaan kainnya yang mengkilap dan licin, kain satin mampu memberikan kesan elegan ketika dijadikan pakaian maupun produk lainnya.

Asal Mula Kain Satin

Kain satin sendiri sebenarnya termasuk ke dalam jenis kain yang ditenun menggunakan teknik serat filamen seperti sutra (silk), nilon atau polyester. Tujuan utama diterapkannya teknik tenun ini tidak lain adalah untuk mendapatkan permukaan kain yang glossy dan berkilau sehingga lebih terkesan mewah saat digunakan. 

Kain Satin

Sumber : https://www.alibaba.com/

Dilihat dari sejarahnya kain satin konon mulai diperkenalkan di Eropa pada abad ke 20 sebagai kain yang dapat dijadikan gaun karena karakteristiknya hampir mirip dengan sutra tapi jenis serat yang digunakan jelas tidak sama. Soal harga kain satin tentunya relatif lebih terjangkau bila dibandingkan dengan kain sutra.

Kain Satin

Sumber : https://id.pinterest.com/

Meski awalnya tidak banyak orang yang mengetahui tentang keberadaan kain satin karena dari segi bentuk serta teksturnya hampir mirip dengan kain sutra, tapi kini kain satin justru menjadi kain yang paling dicari dan dianggap sempurna dalam pembuatan gaun wanita karena memberi kesan mewah dan elegan pada pemakainya. 

Kain Satin

Sumber : https://id.pinterest.com/

Sekalipun kain satin dan kain sutra sama-sama terasa lembut di kulit tapi kain satin umumnya memiliki permukaan yang lebih licin dibanding dengan bahan sutra karena kain satin terbuat dari serat filamen yang ditenun sedangkan kain sutra terbuat asli dari pintalan benang yang berasal dari ulat sutra.

Kain Satin

Sumber : https://id.pinterest.com/

Jenis-Jenis Kain Satin dan Kegunaannya

Seperti halnya kain denim, kain katun, kain kaos atau jenis bahan lain yang biasa digunakan untuk membuat pakaian maupun produk pelengkap rumah tangga lainnya, kain satin pada prinsipnya juga memiliki banyak varian sehingga bisa dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Beberapa jenis kain satin yang dimaksud yaitu ada kain satin bridal (duchese), satin faconne, satin slipper, satin delustered, satin damask, satin cloth (satin wol), sateen, kain satin kahantex, satin clarissa (horden), satin silk (satin sutera), satin velvet (double satin), serta satin robert cavali.

1. Kain Satin Bridal (Duchesse)

Kain sain satin bridal sebenarnya termasuk ke dalam jenis kain satin berkualitas tinggi yang sering dipakai untuk gaun pengantin. Kalau dibandingkan dengan bahan satin yang lain secara fisik kain satin ini agak berat, kaku dan mengkilap di sisi luarnya saja.

  • Kain satin bridal cukup kaku, tebal, tidak mudah robek dan tampilannya terkesan mengembang saat digunakan.
  • Kain satin bridal dapat digunakan untuk berbagai keperluan lainnya, baik itu untuk home decoration, bantal hias, dompet, pouch kosmetik dan goodie bag.
  • Kain satin bridal bisa dibedakan menjadi dua macam jenis yakni Kain Satin Bridal Jepang dan Kain Satin Bridal Korea.

Kain Satin Bridal Jepang

Kain Satin

Sumber : https://fitinline.com/

Kain Satin Bridal Korea

Kain Satin

Sumber : https://fitinline.com/

2. Kain Satin Faconne (Jacquard Satin)

Kain satin faccone alias jacquard satin merupakan varian satin yang memiliki beragam motif seperti garis, paisley dan lain sebagainya. Kain satin faccone ini biasanya memiliki tekstur yang tidak sekaku duchesse, meski demikian berat maupun kualitas satin jenis ini juga berbeda-beda.

  • Satin jenis faconne karakteristiknya cenderung lebih lembut dan lentur jika dibandingkan jenis duchesse.
  • Kain satin faccone sangat cock dipakai untuk membuat berbagai macam gaun wanita yang membutuhkan kesan mewah. 

Kain Satin

Sumber : https://www.thefabricroom.co.uk/

3. Kain Satin Slipper

Kain satin sliper merupakan jenis satin yang dapat dicelup sehingga warna yang didapatkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Umumnya kain ini lebih banyak digunakan sebagai bahan baku sepatu pesta, namun pada perkembangannya kain satin slipper juga mulai digunakan untuk sepatu balet.

  • Kain satin slipper memiliki karakteristik yang kaku, sangat cocok untuk dijadikan bahan baku dari sepatu.
  • Keuntungan lain yang bisa anda dapatkan dari kain satin sliper adalah kain ini dapat dicelup dalam air, serta dapat digunakan sebagai bahan pelapis sepatu.

Kain Satin

Sumber : https://www.isotoner.com/

4. Kain Satin Delustered

Memiliki nama Perancis “peau de soie” yang berarti kulit sutera kain satin delustered ini secara umum tampak mengkilap pada kedua sisinya dan tetap ringan. Karena memiliki kilau sama pada kedua sisinya jadi satin delustered dapat digunakan secara bolak-balik.

  • Kain satin delustered sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar dari pakaian sehari-hari.
  • Karakteristik bahannya yang sangat ringan dan mengkilap di kedua sisi bahannya membuat kain ini dijuluki sebagai kain sutra dalam bahasa Indonesia.
  • Dibandingkan dengan varian satin yang lainnya kain satin delustered sangat berbeda.

Kain Satin

Sumber : https://alisoncoleembroidery.com.au/

5. Kain Satin Damask

Kain satin damask merupakan salah satu varian satin yang memiliki banyak pola menawan dan desain cukup rumit. Tidak jarang pola yang ditampilkan pada kain ini juga tampak timbul karena menggunakan kain beludru di atas dasar satinnya.

  • Kain satin damask kebanyakan memiliki pola yang indan nan cantik.
  • Kain satin damask sangatlah digemari oleh banyak orang karena sangat halus dan memiliki motif yang juga indah.
  • Kain satin damask mampu memunculkan kesan yang elegan.

6. Kain Satin Cloth (Satin Wol)

Kain satin cloth sebenarnya memiliki nama lain “satin de laine” yang artinya satin wol, kain satin cloth ini bahannya kebanyakan dibuat menggunakan wol yang diimpor langsung dari Perancis dan ditenun dengan teknik khusus sehigga garganya sangatlah terbilang mahal.

  • Kain satin cloth memiliki tampilan yang cenderung lebih halus meski lebarnya hanya sekitar 70 cm.
  • Sisi luar satin cloth yang kuat dan awet sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gaun, kemeja maupun model baju wanita yang lainnya.  
  • Kesan mewah yang ditampilkan satin cloth sangat memengaruhi tingginya harga jual kain ini.
  • Kain satin cloth ditenun dengan teknik khusus sehingga memunculkan lapisan satin yang dapat mengeluarkan cahaya mengkilap dan juga awet.

Kain Satin

Sumber : https://sellabrations.sg/

7. Kain Sateen

Sateen merupakan varian satin yang lebih banyak menggunakan rayon atau katun sebagai bahan dasarnya. Walau sama-sama diproses menggunakan teknik weave  tapi seratnya berbeda. Jika kebanyakan kain satin memakai serat filamen semacam sutera, nilon, atau polyester, maka sateen justru mengandung katun atau short-stap.

Kain Satin

Sumber : https://www.nyfashioncenterfabrics.com/

8. Kain Satin Kahantex

Kain satin kahantex merupakan jenis satin yang memiliki tekstur mengkilap, licin, tebal serta kaku. Tidak seperti bahan satin yang lainnya, kain satin kahantex ini biasanya lebih sering dipakai untuk produk non sandang (bukan pakaian) seperti dekorasi ruangan atau kerajinan saja.

  • Kain satin kahantex biasanya cenderung lebih tebal dan kaku.
  • Bahannya akan terasa panas jika digunakan sebagai bahan dasar pakaian sehingga lebih cocok digunakan sebagai gorden maupun produk lain yang sejenis. 

Kain Satin

Sumber : https://shopee.co.id/

9. Kain Satin Clarissa (Horden)

Dari namanya kita tahu bahwa kain ini umumnya dipakai untuk gorden pesta, namun ada juga yang memanfaatkannya sebagai bahan rok dan kebaya modern. Karakteristik paling menonjol dari bahan kain satin clarissa antara lain agak lemas, tipis dan juga murah.

Kain Satin

Sumber : https://www.dhgate.com/

10. Kain Satin Silk (Satin Sutera)

Kain satin silk atau satin sutra merupakan kain yang memiliki ciri khas lebih lembut, tipis dan glossy. Kain satin silk ini sangat cocok digunakan untuk membuat jilbab atau hijab, karena sifatnya yang tipis dan ringan sehingga tidak memberatkan kepala.
Beberapa keunggulan lain yang ditawarkan kain satin silk diantaranya:

  • Kain satin banyak dipilih untuk hijab karena memiliki ciri khas yang paling terkenal yaitu permukaannya sangat halus dan lembut.
  • Kain satin silk dinilai lebih memberi kesan elegan jadi sangat diminati terutama oleh kaum wanita.
  • Dalam bentuk pakaian kain satin akan terlihat menarik dan nyaman digunakan karena sifat kainnya yang sejuk namun tidak mengkilap (melainkan dove).
  • Bagi sebagian orang yang ingin tampil glamor tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya berlebih, kain satin silk lebih cocok dipakai ketimbang kain sutra.

Bagi anda yang butuh bahan kain berkualitas untuk membuat pashmina, gamis, kebaya modern atau kerudung segiempat anda bisa menjadikan kain satin silk ini sebagai pilihan terbaik sebab warna yang disediakan juga sangat beragam.

Kain Satin

Sumber : https://duckscarves.com/

11. Kain Satin Velvet (Double Satin)

Kain satin velvet termasuk ke dalam jenis kain poliester yang lembut dan cenderung jatuh. Sangat cocok dipakai untuk membuat busana wanita seperti halnya gaun pesta, seragam, maupun gamis karena memberi kesan yang feminim, anggun, mewah dan elegan.

Karakteristik paling khas yang membedakan kain satin velvet dengan jenis satin yang lain diantaranya:

  • Kain satin velvet cenderung lebih tebal (2 kali lipat) dibanding satin clarissa sehingga teksturnya lebih berat dan jatuh.
  • Serat kainnya rapat dan tebal sehingga tidak transparan.
  • Permukaan bagian baik dari kain satin velvet bersifat halus, licin dan lebih terkesan doff.
  • Kain satin velvet memiliki tampilan yang sangat mewah dan elegan.
  • Kain satin velvet termasuk kedalam jenis kain satin yang tidak panas dipakai.
  • Pilihan warnanya sangat banyak dan ketersedian bahannya cukup melimpah.

Selain digunakan sebagai bahan pembuatan gamis, dress, maupun rok panjang kini bahan satin velvet juga sering dimanfaatkan untuk membuat hijab bagi para wanita muslim.

Kain Satin

Sumber : https://fitinline.com/

12. Kain Satin Roberto Cavali

Hampir mirip dengan kain satin velvet kain roberto cavalli ini sebenarnya juga memiliki kualitas yang sama bagusnya baik dari kehalusan dan corak garis lurus di belakang kainnya. Perbedaannya akan terasa jika dipegang dan digunakan.

  • Kain satin roberto cavalli umumnya cenderung lebih halus, lebih lembut, tidak terlalu mengkilap.
  • Ciri khas lain yang dimiliki bahan satin roberti cavalli yaitu kain ini juga dikenal lebih menyerap keringat.
  • Sangat nyaman saat digunakan untuk membuat baju tidur wanita, gamis dan gaun pesta di negara tropis. 

Kain Satin

Sumber : https://fitinline.com/

Dari berbagai jenis kain satin yang ada, kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses pembuatannya terutama pada proses finishing yang memberi efek kilap serta tekstur yang berbeda-beda. Soal ketahanan dan kekuatannya tentu saja hal ini sangat bergantung pada kualitas yang masing-masing kain satin.

Pemanfaatan Kain Satin

Sebagai bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari dunia fashion, kain satin yang mengkilap dipercaya akan membawa pikiran ke alam fantasi dibanding bahan dari kain biasa. Tidak heran jika selain digunakan untuk membuat pakaian, kain satin ini ada juga yang digunakan untuk membuat aksesori fashion seperti halnya sepatu maupun clutch.

  1. Kain satin banyak digunakan sebagai bahan blouse atau kemeja wanita dengan tujuan untuk menonjolkan sisi sensual dan glamour. Kain satin juga bisa digunakan sebagai kombinasi kain batik.
  2. Bagi penggila satin, kain ini sering dimanfaatkan untuk pakaian tidur (piyama atau kimono) karena karakteristiknya yang lembut mampu memberikan kenyamanan tersendiri saat dikenakan.
  3. Kain satin dapat digunakan untuk gaun pesta, gaun pengantin, lingerie, kebaya, dasi, celana pendek, gamis, blazer, sepatu balet  dan lain sebagainya.
  4. Dalam bidang olahraga kain satin biasa dipakai sebagai bahan jaket baseball maupun celana atlet.
  5. Kain satin juga sangat bagus untuk membuat home decoration, bantal hias, taplak meja, dompet, pouch kosmetik, goodie bag dan berbagai produk rumah tangga lainnya.
  6. Bagi anda yang suka berkreasi anda juga bisa memanfaatkan perca kain satin untuk membuat scrunchie atau ikat rambut lho. 

Buat anda yang penasaran bagaimana cara membuat ikat rambut dari bahan satin ini anda bisa menyimak kembali pembahasan mengenai DIY : Tutorial Membuat Ikat Rambut (Scrunchie) Dari Bahan Kain pada artikel Fitinline terdahulu.

Kain Satin

Sumber : https://id.pinterest.com/

Selain mengkilap kain satin pada prinsipnya memang enak dilihat dan diraba. Dengan perawatan yang tepat bahkan produk pakaian maupun aksesoris yang dibuat dari kain satin juga bisa dijadikan investasi yang tepat untuk pelengkap penampilan anda saat menghadiri acara penting.

Tips Merawat Produk Berbahan Satin

Supaya pakaian maupun aksesoris berbahan satin yang anda miliki tetap awet dan dapat digunakan sebagaimana mestinya cari tahu juga yuk cara perawatan bahan satin yang direkomendasikan.

1. Pisahkan Satin Dari Bahan Lain

Sebelum melakukan pencucian pisahkan pakaian atau produk berbahan satin lainnya dengan jenis pakaian yang berlainan bahan dasarnya.

2. Cuci Dengan Detergen Lembut

Biasakan untuk selalu mencuci bahan satin dengan air dingin dan detergen lembut karena pencucian dengan air panas akan membuat satin menciut sampai 20%.

  • Untuk membersihkan noda yang sedikit membandel rendam produk satin selama lima menit agar larutan detergen dapat menyerap debu dan kotoran dengan baik.
  • Kucek perlahan dengan menggunakan tangan kemudian bilas dengan air hingga bersih.
  • Hindari penggunaan mesin cuci dan jangan menguceknya secara berlebihan supaya serat satin tidak rusak.
  • Satin yang sangat halus sebaiknya dicuci dengan sistem dry clean di laundry.

3. Keringkan Dengan Handuk

Setelah bersih keringkan bahan satin dengan cara menggulungnya menggunakan handuk.

  • Tekan-tekan untuk mengeluarkan sisa air lalu buka kembali gulungan handuknya.
  • Selanjutnya jemur produk berbahan satin di tempat yang berangin dan tidak terkena sinar matahari langsung.

4. Setrika Dengan Suhu Rendah

Untuk menyetrika bahan satin gunakan tingkat panas yang hangat saja jangan terlalu tinggi. Beberapa jenis satin bahkan tidak perlu disetrika dan bisa langsung di simpan dalam lemari yang bersih, sejuk dan kering.

5. Simpan Ditempat Yang Bersih

Simpan satin ditempat bersih, sejuk dan kering. Jika anda ingin menambahkan parfum atau wewangian sebisa mungkin semprotkan pengharum tersebut dari jarak 50 hingga 70 cm supaya zat kimia dalam parfum tidak meninggalkan bercak yang mengotori bahan satin.

Demikian pembahasan singkat mengenai jenis-jenis kain satin lengkap dengan pemanfaatan dan cara merawatnya yang dapat kami bagikan untuk anda. Kalau sahabat Fitinline ingin berbelanja kain satin untuk keperluan busana muslim atau keperluan lainnya anda bisa mendapatkannya Di Sini.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.