Article

Homepage Article Kain Tekstil Penyelesaian Pembuatan Kain…

Penyelesaian Pembuatan Kain Tekstil Dengan Calendering

Calendering atau penyetrikaan dikenal sebagai salah satu proses penyempurnaan mekanik yang dilakukan dengan bantuan tekanan dan panas. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan berbagai efek yang menarik pada permukaan bahan kain, mulai dari efek licin, efek moire, serta efek emboss. Hasil terbaik dari proses calendering akan diperoleh apabila kain yang diproses berada dalam lembab dan panas.

Calendering

Sumber : http://www.abc-clio.com/

Mesin yang digunakan pada proses calendering secara garis besar terdiri dari lima buah rol, masing-masing tiga buah rol logam dan dua buah rol empuk dalam posisi berselang-seling. Rol logam berfungsi sebagai setrika, sementara rol empuk berfungsi sebagai meja setrika.

Calendering

Sumber : https://en.wikipedia.org/

Rol logam yang terdapat pada mesin calendering umumnya memiliki permukaan licin dengan lubang dibagian tengahnya untuk pemanasan. Diameternya lebih kecil daripada rol lunak. Efek penyempurnaan calendering dapat bersifat sementara maupun tetap, tergantung dari jenis proses penyempurnaan yang dilakukan sebelumnya serta jenis serat bahan kain yang dikerjakan.

Calendering

Sumber : http://www.alibaba.com/

Berikut beberapa contoh efek yang diperoleh dari proses penyelesaian pembuatan kain tekstil dengan calendering disamping efek utamanya yang licin seperti proses setrika.

Efek Maat

Efek maat merupakan efek permukaan kain yang rata namun tidak begitu berkilau. Benang-benangnya pun tidak begitu pipih. Efek maat dapat diperoleh dengan melewatkan kain diantara rol-rol lunak saja.

Calendering

Sumber : http://www.lewistaylorshirts.com/

Efek Swizzing

Efek swizzing merupakan efek permukaan kain yang rata dan berkilau dengan benang-benang pipih. Efek swizzing dapat diperoleh jika kain dilewatkan pada semua rol kalender.

Calendering

Sumber : http://www.dnicor.com/

Efek Glazing

Efek glazing merupakan efek permukaan kain yang sangat halus, licin dan berkilau yang diperoleh bila kain dikerjakan dengan resin terlebih dahulu. Salah satu jenis kain yang dihasilkan dari proses glazing ini yaitu berupa chintz.

Calendering

Sumber : http://www.thesewingdirectory.co.uk/

Efek Cireing

Dalam bahasa perancis kata cire memiliki arti licin. Istilah ini biasa untuk mendeskripsikan bahan kain yang memiliki kenampakkan seperti basah. Efek cireing dapat diperoleh dari hasil penggosokan tinggi dimana kain sebelumnya dicelupkan kedalam lilin atau bahan termoplastik lain.

Calendering

Sumber : https://callipers.wordpress.com/

Efek Moire

Efek moire yang terkesan licin dan mengkilap dengan kilau yang berawan-awan biasanya dapat dijumpai pada kain-kain yang tipis seperti chiffon. Efek semacam ini dapat diperoleh dengan mengganti rol logam tengah mesin calender dengan rol berulir.

Calendering

Sumber : http://jinyuhg.texindex.com/

Efek Emboss

Efek emboss yang terkesan begitu eksklusif dapat dibuat dengan bantuan rol mesin calender yang bermotif alur-alur atau memiliki permukaan berkerut. Efek embose akan terlihat begitu sempurna jika dibuat pada bahan kain yang bersifat termoplastis seperti nilon dan polyester.

Calendering

Sumber : https://www.etsy.com/

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.