Cravat

Cravat merupakan sebuah pita atau kain yang dikenakan sebagai pelengkap gaya berbusana kaum pria dengan cara diikatkan pada bagian leher. Item fashion yang disebut-sebut sebagai cikal bakal penemuan dasi modern ini pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Kroasia pada abad ke-17 dan kemudian dikembangkan menjadi barang mode yang dapat membuat penampilan seseorang menjadi lebih flamboyan pada masa pemerintahan Raja Perancis Louis XIV. 

 

Cravat

Sumber : http://news.xinhuanet.com/

Sebagaimana aksesori leher pada zaman batu, keindahan cravat serta cara mengikatnya yang cukup beragam berdasarkan kelas sosial pemakainya kemudian dijadikan sebagai simbol budaya dan keanggunan masyarakat Kroasia. 

Cravat

Sumber : http://www.dinner-suit.co.uk

Hal tersebut kemudian melahirkan adab mengenakan cravat yang sangat dihargai oleh masyarakat setempat yaitu pantangan menyentuh cravat orang lain. Jika hal tersebut sampai terjadi maka duel atau perkelahian pun tidak dapat dielakkan lagi.

Cravat

Sumber :  http://www.paulunderhill.com

Bagikan inspirasi desainmu Disini! Dan temukan kawan-kawan baru.

Berdasarkan takhayul yang berkembang, konon Napoleon Bonaparte selalu memenangkan sebuah peperangan berkat cravat warna hitam yang kenakannya dengan cara dililitkan sebanyak dua kali memutari leher. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, namun   kekalahan Napoleon Bonaparte pada pertempuran terakhirnya di Waterloo dilangsir memiliki keterkaitan dengan cravat berwarna putih yang dikenakannya pada saat itu.

Cravat

Sumber : http://suavekenyan.blogspot.com/

Dari sekian banyak kain yang diproduksi oleh perusahaan tekstil, bahan muslin, bahan renda, hingga kain linen yang sangat tipis terpilih sebagai bahan terbaik untuk membuat cravat. Bahkan cravat dari bahan renda seharga 36 pound sterling 10 shilling konon dikenakan oleh James II dari Inggris untuk upacara penobatannya sebagai raja. Beberapa cravat renda dengan lebar 15 sentimeter dan panjang 86 sentimeter juga diperlihatkan pada Patung Charles II di Westminster Abbey. 

Cravat

Sumber : http://www.swaggerandswoon.com

Cravat yang didesain pada tahun 1860 dengan bentuk menyerupai dasi modern berujung panjang kemudian menjadi populer hingga saat ini. Meski mulanya hanya diciptakan dengan pada warna tertentu saja, namun kemudian Inggris mulai memperkenalkan cravat dalam berbagai variasi warna untuk menunjukkan gaya seseorang. 

Cravat

Sumber : http://www.agefotostock.com/

Mempunyai karya design? Pajang karyamu Di sini!

Seorang produsen tekstil Amerika bernama Jesse Langsdorf kemudian membuat langkah revolusioner dengan memotong kain menjadi tiga bagian dan menjahitnya kembali untuk memudahkan teknik mengikatnya.

Cravat

Sumber : http://kingofdhaka.com/

Pada hari cravat yang biasa diperingati tanggal 18 Oktober setiap tahunnya, penggunaan cravat sebagai pelengkap gaya busana pria biasa dikenakan dengan cara diikatkan pada bagian leher dan diselipkan kedalam kemeja, atau dikenakan dibagian luar dan dipadukan dengan setelan jas atau jaket yang memiliki potongan atau desain yang bersesuaian. 

Cravat

Sumber : http://thestylemagnate.sizemikk.com

Sebagai pelengkap gaya berbusana sahabat Fitinline dapat pula mengaplikasikan penggunaan cravat untuk keperluan pesta maupun acara lainnya untuk mendapatkan kesan yang modis dan trendy. Semoga bermanfaat.

Tags : designer indonesia, desain fesyen

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.