Article

Homepage Article Cara Menjahit 9 Cara Untuk Meningkatkan…

9 Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Garmen

Di dunia ini sudah banyak sekali usaha yang bergerak dalam bidang garmen atau pakaian. Salah satunya di Indonesia ini yang secara umum adalah negara dengan penghasil garmen yang terkenal. Dengan berbagai produk garmen yang dihasilkan oleh industri garmen yang berada di Indonesia ini sudah diekspor ke beberapa negara luar misalnya di Eropa, Amerika, Asia. Ya agar bisa mempertahankan produk tersebut terus diekspor ke negara lain tentu kualitas dari produk garmen tersebut harus dijaga. Dalam menjaga kualitas produk tersebut agar tetap bagus tentu masih belum cukup, untuk setiap perusahaan di industri garmen ini perlu meningkatkan kualitas produknya sehingga akan terus dipercaya oleh buyer baik dari Indonesia ataupun luar negara. Untuk meningkatkan kualitas produk garmen akan kita bahas di pembahasan berikutnya.

Beberapa hal yang akan kita uraikan pada artikel ini mengenai 9 Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Garmen, diantaranya sebagai berikut :

Sekilas Definisi Mengenai Kualitas Produk Di Industri Garmen

Di era globalisasi, persaingan produk-produk garmen semakin ketat dan keras, dimana setiap Perusahaan memandang bahwa kualitas sebagai faktor kunci yang membawa keberhasilan dan standar mutu yang telah ditetapkan oleh buyer. Untuk setiap industri garmen akan berusaha memenangkan setiap persaingan dalam memasarkan hasil-hasil produksinya. Perusahaan-perusahaan yang tetap berhasil dan hidup hingga saat ini adalah mereka yang memenangkan pasar. Beberapa syarat untuk memenangkan pasar antara lain adalah produk yang memiliki kualitas bagus secara konsisten dengan harga yang bersaing, yang kedua hal tersebut diperoleh dengan jalan meningkatkan efisiensi, mutu dan produktivitas.

Kualitas produk adalah suatu kemampuan produk dalam melakukan fungsi-fungsinya, kemampuan itu meliputi daya tahan, kehandalan, ketelitian, yang diperoleh produk dengan secara keseluran, seperti kualitas dalam produk garmen ini juga meliputi kualitas jahitan produk, kualitas bahan yang digunakan, kualitas ukuran apakah masih dalam tolerance yang ditentukan oleh buyer, kualitas dalam packaging, dsb.

9 Teknik Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Garmen

Untuk menjaga kualitas sebuah produk garmen itu memang tidaklah sulit namun untuk mempertahankan kualitas produk tersebut agar dapat terus dipercaya oleh buyer baik dalam negeri ataupun luar negeri maka dari perusahaan harus memiliki beberapa teknik cara untuk meningkatkan kualitas produk garmen tersebut dan diperlukan komitmen seluruh departemen di industri garmen agar peningkatan bisa berjalan lancar. Berikut kami jelaskan lebih detail mengenai 9 teknik cara meningkatkan kualitas produk garmen, diantaranya sebagai berikut:

1. Peningkatan Kualitas Selama Pra Produksi

Memeriksa kualitas pada tahapan pra produksi ini sangat penting. Mulai dari tahapan pra poduksi yaitu pembuatan kain. Ada banyak energi yang diperlukan untuk memilih, menguji, serta memastikan bahwa bahan baku yang akan digunakan teah memenuhi standar yang sudah ditetapkan. Pemilihan dan pengujian bahan baku ini akan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Dalam tahap peningkatan kualitas bisa dimulai dari pemilihan kain dan sampel, produsen perlu mencocokan warna, menciptakan sampel serta menilai biaya produksi. Selain bahan baku memerika tahap pra produksi ini juga dilakukan dalam memilih aksesoris yang akan dipakai di proses pembuatan kain maupun pada akhir proses produksi.

2. Peningkatan Kualitas dalam Proses Produksi

Ini merupakan peningkatan kualitas selama proses produksi pakaian sedang berlangsung. Peningkatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas garmen dan daya tahan yang dimilikinya sangat bagus dan berkualitas sehingga membuat buyer atau pembeli merasa puas terhadap produknya karena sesuai dengan keinginan pembeli atau buyer. Sebelum memulai produksi massal, sangat penting untuk memastikan produk yang akan diproduksi memiliki kualitas yang baik dengan cara membuat sample terlebih dahulu kemudian pilot garmen yang kemudian akan dilakukan meeting untuk semua departemen. Dengan begitu, semua lini yang dihasilkan akan benar-benar seragam dan standar yang ditetapkan bisa terpenuhi.

3. Ikuti Standar Manajemen Kualitas yang Masih Berlaku

Kualitas yang harus diperiksa dan ditingkatkan selama inspeksi mencakup kualitas produk, kepemimpinan yang berlaku, layanan yang diberikan, bantuan perencanaan, penilaian kinerja, dan lain sebagainya. Para pelaku yang akan meningkatkan kualitas produk harus mempunyai kesadaran. Orang yang akan melakukan pengendalian dalam peningkatan kualitas produk garmen wajib mengikuti pelatihan serta kopetensi keterampilan sehingga kesadarannya akan kualitas produk bisa meningkat. Kualitas tenaga kerja secara tidak langsung bisa meningkatkan kualitas produk garmen.

4. Tersedianya Tempat Kerja yang Berkualitas

Dengan menyediakan tempat kerja yang rapi, nyaman dan bersih tentu bisa membantu meningkatkan kualitas produk yang akan diproduksi sehingga produk tersebut tidak akan kotor dan operator akan merasa nyaman saat melakukan proses sewing. Ruang penyimpanan, layout ruang kerja atau produksi bisa diatur sebaik mungkin sehingga membuat pekerja senang dan nyaman. Untuk keamanan tenaga kerja juga perlu diperhatikan saat mempersiapkan ruang kerja yang berkualitas. Area pengiriman serta penyimpanan memang tidak sepenting ruang produksi, tapi tetap perlu dibenahi agar para pekerja bisa melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien.

Meningkatkan Kualitas Produk Garmen

Sumber : http://kakdev97blogger.blogspot.com/

5. Pemilihan dan Penggunaan Alat yang Tepat dan Sesuai SOP

Untuk proses persiapan, proses produksi, proses pengemasan dan proses pengiriman adalah proses yang sangat ppenting. Ya untuk proses-proses tersebut bisa berjalan dengan lancar dan lebih efisisen saat akan dilakukan maka bisa mempertimbangkan untuk menyediakan bantuan peralatan yang tepat. Di industri garmen ini untuk setiap peralatan yang akan digunakan sudah dirancang untuk berbagai proses yang berbeda. Misalnya ada perlatan untuk proses pemasangan interlining pada bagian lengan, peralatan untuk proses memotong agar lebih mudah dan efisien, dsb. Harus bisa memilih alat yang benar-benar tepat dan paling sesuai dengan kebutuhan produksi di industri garmen tersebut.

Meningkatkan Kualitas Produk Garmen

Sumber :  http://autogarment.com/

6. Memberikan Pelatihan pada Pekerja Khusus

Yang dimaksud pekerja khusus ini adalah tenaga kerja yang nantinya akan dialokasikan untuk mengoperasikan peralatan yang dibutuhkan untuk proses tertentu dalam produksi, sehingga pekerja tersebut mendapatkan tanggung jawab dalam hal tersebut. Untuk mendukung pekerja agar bisa menggunakan alat tersebut dengan optimal maka perusahaan memberikan pelatihan kepada pekerja tersebut.

7. Memberikan Penjadwalan Secara Teratur Program Perwatan terhadap Peralatan

Agar peralatan yang digunakan untuk memproduksi berbagai produk garmen berkualitas bisa berfungsi secara optimal dalam jangka waktu yang lama, perusahaan garmen perlu merencanakan serta melaksanakan program khusus untuk merawat mesin atau perawatan secara berkala. Mesin atau peralatan yang terjaga dan terpelihara akan lebih tahan lama dibandingkan mesin yang terbengkalai. Perusahaan juga bisa menghemat biaya perbaikan dengan diterapkannya perawatan secara berkala. Dana yang ada pun bisa dialokasikan untuk keperluan lain dalam proses produksi.

8. Menetapkan Standar Tertentu untuk Kualitas Produk

Untuk menetapkan standar kualitas ini sangat bervariasi. Untuk setiap perusahaan pasti memiliki standar kualitas yang berbeda-beda. Bisa dicontohkan, jika kamu bisa menetapkan suatu peraturan untuk mencari supplier terbaik dan membeli bahan baku yang berkualitas dengan harga murah naninya kamu bisa menjual kembali dengan harga yang lebih mahal atupun misalnya kamu menetapkan prosedur tertentu untuk menolak barang dari supplier yang kualitasnya tidak terlalu bagus dan tidak bisa diterima. Peraturan seperti ini membantu Anda untuk berpegang pada standar kualitas yang tinggi dan menciptakan produk garmen yang lebih berkualitas.

9. Melakukan Pengecekan Rutin terhadap Semua Produk Garmen

Kualitas produk garmen sebenarnya bergantung pada kualitas tempat kerja, peralatan yang digunakan, dan tenaga kerja yang melakukan berbagai proses produksi. Jadi harus ruutin melakukan pengecekan terhadap semua produk agar terhindar dari robekan, lubang, variasi lebar, noda, dan lain sebagainya. Inspeksi diperlukan untuk memastikan kualitas setiap produk yang akan dijual. Saat melakukan pengecekan ditemukan produk yang defect pastikan untuk tidak menyertakan produk yang defect atau cacat ke pengiriman.

Meningkatkan Kualitas Produk Garmen

Sumber : https://www.mikirbae.com/

Demikian pembahasan artikel ini mengenai 9 Teknik Cara Meningkatkan Kualitas Produk Garmen. Semoga setelah kamu membaca dan memahami artikel ini dapat menambah wawasan dan memberikan manfaat mengenai bagaimana teknik yang digunakan untuk meningkatkan kualitas produk yang akan kamu jual.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.