Article

Homepage Article Jahit Menjahit Teknik Membuat Kemeja Pria…

Teknik Membuat Kemeja Pria Secara Otodidak Untuk Penjahit Pemula

Mencari kemeja pria yang bagus untuk pelengkap penampilan tapi belum menemukan model dan ukuran yang tepat?. Solusi terbaiknya anda bisa membuat kemeja sendiri sesuai desain dan ukuran yang anda inginkan. Untuk mengetahui lebih detail tentang cara pembuatannya  simak pembahasan berikut yuk.

Kemeja Pria

Sumber : https://thestore.pk/

Mendesain Kemeja Pria

Sebelum membuat kemeja hal pertama yang harus anda lakukan yaitu buat desain kemeja sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal ini anda bisa memilih kemeja slim fit, kemeja reguler atau model kemeja lainnya.

  • Siapkan referensi model kemeja dengan cara browsing di internet atau mencari inspirasi dari majalah fashion.
  • Untuk membuat kemeja yang berkualitas pilih bahan kain yang sesuai dengan desain kemeja anda.    
  • Pastikan bahan kain yang akan anda gunakan untuk membuat kemeja memiliki daya serap keringat yang baik dan tidak membuat tubuh anda kepanasan.
  • Pilih warna dasar bahan kemeja yang sesuai dengan tone kulit anda.
  • Usahakan untuk tidak mendesain kemeja dalam ukuran yang sangat ketat, agar tubuh anda tetap mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.

Kemeja Pria

Sumber : https://www.lekala.co/

Menyiapkan Alat dan Bahan

Setelah menentukan desain kemeja selanjutnya siapkan sejumlah alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat pola maupun menjahit kemeja pria. Beberapa alat dan bahan yang dimaksud yaitu:

1. Alat Membuat Pola

Peralatan untuk membuat pola kemeja secara umum terdiri dari skala, buku kostum, penggaris pembentuk, pensil merah biru, kertas kopi atau kertas koran, kertas dorslag merah biru.

2. Alat Jahit Pokok

Dalam proses pembuatan kemeja pria alat jahit pokok yang harus ada yakni berupa mesin jahit dan mesin obras.

3. Alat Jahit Tambahan

Untuk menunjang alat jahit pokok diperlukan pula alat jahit tambahan yang terdiri atas komponen sebagai berikut.

    • Pita ukur untuk mengukur bagian-bagian kemeja pria setelah dijahit.
    • Jarum pentul untuk menyemat bagian-bagian kemeja sebelum dijahit.
    • Kapur jahit untuk memberi tanda bagian-bagian kemeja yang harus dijahit
    • Gunting kain untuk memotong sisa-sisa kampuh kemeja yang sudah dijahit dan untuk memotong benang jahit.
    • Setrika untuk mengepres bagian-bagian kemeja dalam proses menjahit.
    • Pendedel untuk membongkar jahitan seandainya terjadi kesalahan saat menjahit.

4. Bahan Kemeja

Siapkan bahan kain yang mudah dijahit, kain keras untuk penegak bagian kerah dan manset kemeja, serta kancing untuk menutup belahan kemeja. 

    • Untuk membuat kemeja anda bisa menggunakan kain oxford, kain chambray, kain denim, kain flanel, kain acrylic, kain drill, kain linen, hingga kain batik.
    • Kain keras untuk penegak bagian kerah kemeja bisa dibuat dari bahan trubenys yang digunting miring 450.
    • Kancing untuk kemeja hendaknya dipilih yang memiliki warna serupa dengan warna kemeja.

Membuat Pola Kemeja Sesuai Desain

Buat pola kemeja pria sesuai desain dengan mengikuti petunjuk pembuatan pola pakaian pria. Untuk membuat sebuah kemeja pria yang berkualitas dan terasa nyaman saat dikenakan perlu dilakukan pula pengukuran yang tepat pada beberapa bagian badan.

1. Panjang Kemeja

Panjang kemeja diukur pada pangkal leher samping ke bawah sampai dengan panjang yang dikehendaki.

2. Lingkar Badan

Lingkar badan diukur melingkar pada badan yang terbesar melewati bawah ketiak.

3. Lebar Pundak

Lebar pundak diukur dari batas bahu belakang kiri sampai dengan bahu belakang kanan dengan turun dari pangkal leher belakang kurang lebih 8 cm.

4. Lebar Bahu

Lebar bahu diukur dari batas leher samping sampai dengan batas bahu.

5. Panjang Lengan

    • Panjang lengan (untuk kemeja lengan pendek) diukur dari batas bahu sampai dengan panjang yang dikehendaki (kurang lebih 4-5 cm di atas siku).
    • Panjang lengan (untuk kemeja lengan panjang) diukur dari batas bahu sampai dengan panjang yang dikehendaki.

6. Lingkar Ujung Lengan

Lingkar ujung lengan diukur melingkar pada batas ujung lengan kemeja + 2 cm hingga 4 cm.

7. Lingkar Leher

Lingkar leher diukur melingkar pada leher dengan turun pada lekuk leher depan + 6 cm.

Selesai melakukan pengukuran selanjutnya anda tinggal membuat pola kemeja sesuai model yang anda inginkan. Pola kemeja ini pada umumnya tersusun atas dua buah pola besar dan beberapa pola kecil.

  1. Pola besar pada kemeja terdiri dari pola kemeja bagian muka, pola kemeja bagian belakang dan pola lengan.
  2. Pola kecil terdiri atas berbagai bentuk pola saku, pola manset dan pola kerah.

Kemeja Pria

Sumber : https://id.pinterest.com/

 

Untuk mengetahui lebih detail lagi tentang cara pembuatan polanya anda juga bisa mendownload video tutorialnya dari kami Di Sini. Tapi kalau anda ingin membuat kemeja sendiri dengan cara yang lebih praktis maka anda bisa mendownload pola kemeja dari kami. Beberapa contoh pola kemeja yang bisa anda pakai diantaranya:

  1. Kemeja Pria (Standar)
  2. Pola Kemeja Kasual Slimfit
  3. Pola Kemeja Kasual Reguler

Memotong Bahan Kain

Selesai membuat pola kemeja sekarang saatnya bagi anda untuk memotong bahan kain dengan menggunakan gunting khusus kain.

  1. Mulailah memotong bahan yang paling dekat dengan tepi terlebih dahulu. Potong bahan kain mengikuti garis kampuh yang telah dibuat sebelumnya.
  2. Potong bahan kain dari bagian pola yang besar baru pola yang kecil seperti saku, kerah dan juga manset kemeja.
  3. Supaya hasil guntingan yang didapatkan terkesan tampak rata dan halus gunakan gunting yang tajam.

Selesai melakukan pemotongan bahan, selanjutnya anda tinggal memindahkan seluruh tanda gars pola dengan bantuan rader dan kaebon jahit lalu menjahit potongan-potongan bahan kain hingga membentuk kemeja.   

Kemeja Pria

Sumber : https://kirrinfinch.com/

Melekatkan Kain Keras

Siapkan potongan bahan kain yang perlu diberi tambahan kain keras. Sebagai contoh potongan bagian kerah kemeja beserta bagian manset.

  1. Tempelkan kain keras pada potongan bahan kain dengan menggunakan bantuan setrika.
  2. Bahan pelapis antara yang digunakan untuk membuat kerah umumnya berupa trubenys yang digunting miring 450 supaya mendapatkan hasil yang rata dan tidak berkerut.

Menjahit Kemeja Pria

Selesai memasang kain keras selanjutnya jahit kemeja mulai dari bagian yang paling kecil seperti kerah dan manset kemeja, dilanjutkan dengan menjahit bagian badan kemeja lalu menyelesaikan kerah dan mansetnya.

1. Menjahit Kerah dan Manset

Jahit bagian kerah dan manset kemeja yang sudah diberi kain keras. Cara paling mudah yang bisa anda lakukan untuk menjahit kerah kemeja dengan penegak (board) yaitu:

    • Menjahit kain keras pada kerah.
    • Kampuh kerah dikecilkan, kemudian dibalik dan disetik/ditindas.
    • Memasang kain keras pada penegak (board).
    • Memasang kerah pada penegak (board).

Sementara untuk menjahit manset kemeja caranya siapkan dulu bahan pokok untuk manset yang sudah diberi tambahan pelapis. Lipat manset sehingga bagian luar kain berhadapan kemudian bagian kedua sisi dijahit mesin, setelah itu dibalik ke bagian luar.\

2. Menjahit Saku Kemeja

Setelah bagian terkecil dari kemeja selesai dibuat sahabat Fitinline bisa mulai menjahit dan memasang sakunya. Khusus untuk kemeja, jenis saku yang biasa dipakai yaitu berupa saku tempel yang mempunyai ciri-ciri sederhana dan klasik.

Bentuk saku pada kemeja sendiri umumnya menyesuaikan dengan bentuk kerah.

    • Misalnya saja jika bentuk ujung kerah agak membulat maka ujung  saku akan mengikuti bentuk ujung kerah tersebut.
    • Sebaliknya jika ujung kerah mempunyai garis lurus maka ujung sakupun dibuat  kesan garis lurus atau bersudut.

Langkah kerja menjahit saku tempel pada kemeja yaitu:

    • Menyiapkan bahan saku sesuai ukuran.
    • Menyetrika kampuh saku, sebelumnya kelim saku diobras/dilipat stik mesin.
    • Meletakkan posisi saku pada bagian badan kemeja bagian kiri.
    • Menjahit saku sesuai arah jahitan yang kuat dan tepat.

3. Menjahit Lengan Kemeja

Untuk membuat kemeja lengan panjang jahit bagian lengan kemeja dan pasangkan manset pada bagian ujung lengannya. Tapi sebelum anda memasang manset buat dulu belahan dua lajur pada lengan bagian belakang untuk memudahkan dalam pemakaian kemeja.

Selesai membuat belahan lengan sekarang anda tinggal menjahit manset pada lengan kemeja pria dengan cara sebagai berikut. 

    • Siapkan bahan pokok untuk manset beserta bahan pelapisnya.
    • Setrika bahan pelapis pada bahan pokok manset, lipat ke bagian buruk lalu jahit.
    • Lipat bagian kain yang tidak ada kain kerasnya supaya bagian baik kain saling berhadapan kemudian jahit kedua sisinya dengan mesin jahit.
    • Balikkan manset ke bagian luar lalu setrika.
    • Terakhir pasang manset pada ujung lengan kemeja.

4. Menjahit Badan Kemeja

Proses menjahit kemeja selanjutnya dapat dilakukan dengan menghubungkan badan bagian depan dengan bagian belakang kemeja. Tapi kalau kemeja yang anda buat kebetulan memiliki hiasan pas bahu maka anda harus menjahit dulu bagian tersebut dengan badan belakang.

Pas bahu sendiri merupakan garis hias yang terletak pada bagian bahu bagian depan menyambung ke bagian punggung. Fngsi dari garis hias di bagian bahu kemeja yaitu untuk memberi kesan berwibawa bagi yang memakainya, disamping menambah kekuatan pakaian tersebut.

Berdasarkan bentuk dasarnya pas bahu pada kemeja pria sebenarnya bisa dibuat bermacam-macam, ada yang berbentuk lurus tapi ada juga yang melengkung atau bersudut.

    • Pas bahu yang bentuknya lurus bisa dijahit dari bagian dalam dengan cara dibalik sehingga kampuh bahu bagian depan dan pungung berada di dalam.
    • Pas bahu yang bersudut bisa dijahit dari bagian luar dengan cara dijahit tindas.

Untuk menjahit pas bahu pun dibutuhkan dua lapis bahan agar mencapai hasil yang baik (memberi bentuk), namun dalam menjahitnya perlu kehati-hatian agar hasilnya lebih rapi.

    • Sambungkan pas bahu dengan badan belakang.
    • Setelah selesai barulah sahabat Fitinline bisa menyambungkan bahu badan depan dan belakang.
    • Setrika bagian pas bahu yang sudah selesai dijahit.

5. Menjahit Sisi Kemeja

Jahit bagian sisi kemeja lalu rapikan dengan mesin obras. Jika anda memilih kampuh obras untuk penyelesaian tepi kemeja, sebaiknya gunakan benang katun saat proses pengobrasan, agar obrasan lebih tahan lama.

6. Menjahit Belahan Depan Kemeja

Belahan depan kemeja merupakan bagian yang biasa difungsikan sebagai bukaan sekaligus penutup kemeja pria. Khusus pada kemeja pria, belahan ini bisa dibuat dengan model biasa sehingga kancingnya akan tampak dari luar ataupun dibuat menjadi belahan sembunyi.

Untuk membuat belahan kemeja yang kancingnya tampak dari luar anda hanya perlu melipat bagian tengah muka ke arah buruk kain sesuai tanda pola lalu menjahitnya dengan mesin jahit.

    • Lubang kancing pada belahan kemeja pria biasanya terletak pada bagian kiri sementara kancingnya berada di sisi kanan.
    • Jenis kancing yang dapat digunakan untuk menutup belahan kemeja bisa berupa kancing pipih yang mempunyai lubang dua atau empat.
    • Lubang kancing pada kemeja tersebut biasa dibuat dengan arah memanjang.

Sementara untuk membuat belahan kemeja yang kancingnya tersembunyi anda perlu membuat dua lapis belahan di sisi kiri kemeja, dimana bagian terluarnya berfungsi untuk menyembunyikan kancing.

    • Belahan sembunyi pada kemeja pria umumnya terletak pada badan bagian kiri.
    • Ukuran panjangnya biasa dibuat sesuai dengan panjang sebuah kemeja (proporsional).
    • Belahan sembunyi terdiri atas dua lapis bahan di bagian tengah depan kemeja.
    • Jenis kancing yang dapat digunakan untuk menutup belahan sembunyi bisa berupa kancing pipih yang mempunyai lubang dua atau empat.
    • Lubang kancing pada kemeja tersebut biasa dibuat dengan arah memanjang sesuai dengan bentuk belahan.

7. Memasang Lengan Kemeja

Pasangkan bagian lengan kemeja kemudian obras bagian ketiaknya. Khusus untuk memasang bagian lengan kemeja cara paling mudah yang dapat dilakukan yaitu:

    • Beri tanda tengah lengan dan ujung bahan bagian badan.
    • Pasangkan lengan kemeja pada bagian kerung lengan kemudian sematkan jarum pentul untuk menahan posisinya agar tidak bergeser.
    • Setelah itu jahit bagian lengan dan badan kemeja secara bersamaan kemudian rapikan ketiak kemeja dengan cara mengobrasnya dengan mesin obras.

8. Memasang Kerah Kemeja

Untuk memasang kerah kemeja anda cukup melekatkan kerah pada bagian leher kemeja dengan baik kemudian menjahitnya dengan mesin jahit.

    • Berilah tanda tengah pada penegak kerah  yang tidak dilapis dengan kain keras dan tanda tengah belakang pada garis leher kemeja.
    • Hubungkan tanda tengah penegak dan garis leher dengan baik lalu sematkan jarum pentul untuk menahan posisinya agar tidak bergeser.
    • Jahit bagian kerah dari tengah ke kanan dan tengah ke kiri sampai ke ujung garis leher.
    • Berilah guntingan dalam pada kampuh, kemudian arahkan penegak yang sudah dilapisi kain kerah ke arah bawah sehingga menutup jahitan pertama.
    • Tindas sepanjang pinggir kerah mengikuti bentuk penegak mulai dari tengah belakang mengelilingi penegak berakhir di tengah belakang.

9. Menjahit Ujung Bawah Kemeja

Selesaikan bagian bawah kemeja dengan cara melipat bagian ujung kainnya ke arah buruk kain kemudian menjahitnya dengan jahitan tindas.

10. Membuat Lubang Kancing

Sebagai penyelesaian akhir sahabat Fitinline tinggal membuat lubang kancing di sisi sebelah kiri belahan kemeja sesuai banyaknya kancing, dengan posisi arah lubang kancing memanjang mengikuti belahan kemeja.

    • Untuk melubangi bagian tengah rumah kancing, mula-mula tusukan jarum pentul pada salah satu ujung lubang kancing.
    • Siapkan pendedel atau gunting kecil yang ujungnya lancip untuk melubangi bagian tengah rumah kancing.
    • Tusukkan bagian ujung pendedel pada bahan kemudian buat sayatan yang tidak terlalu besar.
    • Dengan menggunakan gunting perlebar lubang rumah kancing sampai batas ukuran yang telah ditetapkan.
    • Terakhir rapikan serat-serat benang yang ada pada sekitar rumah kancing supaya bentuknya terkesan lebih menarik.

11. Memasang Kancing Kemeja

Pemasangan kancing pada kemeja merupakan langkah terakhir dalam penyelesaian busana. Untuk memasang kancing lubang dua dan empat pada kemeja berikut cara mudah yang bisa anda coba.

    • Tentukan letak kancing yaitu membuat tusuk awal dengan menyisipkan ujung benang di antara dua kain dan membuat satu atau dua tusukan kecil sebagai penguat.
    • Pasang kancing dengan meletakkan jarum pentul untuk memberi kelonggaran pada kain yang tebal sebagai penyangga atau pengganti kaki kancing.
    • Tusukkan jarum jahit melalui kancing sampai menembus ke dalam kain.
    • Lakukan beberapa kali lilitan, setelah selesai ambil jarum yang telah digunakan untuk penyangga.
    • Belit-belitkan benang pada bagian bawah kancing.
    • Sebagai penyelesaian akhir buat simpul mati pada bagian buruk kain kemudian rapikan sisa benangnya.

Kemeja Pria

Sumber : https://www.gettyimages.com/

Demikian pembahasan singkat mengenai cara praktis menjahit kemeja pria yang dapat kami bagikan untuk anda. Kalau sahabat Fitinline mau tahu lebih banyak lagi tentang tips dan trik terkait dengan dunia jahit menjahit yang tidak kalah menarik simak terus artikel dari kami ya.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.