Article

Homepage Article Desain Fesyen 10 Kiat Sukes Menjadi Seorang…

10 Kiat Sukes Menjadi Seorang Fashion Stylist

Selain menjadi fashion desainer baju, dalam waktu beberapa tahun belakangan fashion stylist juga menjadi salah satu profesi di bidang mode yang mulai banyak digeluti oleh anak muda. Lantas apa sebenarnya pekerjaan yang dilakukan seorang fashion stylist dan seberapa menjanjikan karir stylist ini ya?.

Pengertian Fashion Stylist

Fashion stylist sendiri dapat dikategorikan ke dalam salah satu jenis profesi dalam dunia mode yang memiliki peran dan tanggung jawab cukup besar untuk membentuk image atau personal branding seseorang dihadapan publik yang divisualisasikan melalui konsep atau tata cara berbusana. 

Fashion Stylist

Sumber : https://www.theurbanlist.com/

Terkait dengan pekerjaan yang harus dilakukannya, secara umum seorang fashion stylist bertugas untuk membeli atau menyewa busana dari designer atau sebuah brand pakaian ternama bahkan membuat atau memesan bbusana khusus yang akan dikenakan oleh kliennya kepada dress maker. 

Fashion Stylist

Sumber : https://www.idntimes.com/

Selain itu fashion stylish juga harus menemukan referensi merek baju dengan kualitas terbaik lengkap dengan karakteristik yang dimilikinya serta memahami hal-hal mendasar yang berkaitan dengan sistem, peraturan maupun tata cara penyewaan baju dari sebuah merek atau brand ternama.

Fashion Stylist

Sumber : http://downtownandaround.com/

Sebanding dengan beban pekerjaan yang dilakukannya profesi fashion stylist ini memang terbilang sangat menjanjikan bukan hanya dari segi keuntungan finansial namun juga popularitas, terlebih jika client yang ditanganinya merupakan public figure yang memang memiliki nama besar.

Tugas-Tugas Fashion Stylist

Dalam melakukan pekerjaannya fashion stylist bukan hanya bertugas untuk memilah dan milih busana yang diperlukan oleh seorang client, tetapi lebih dari itu mereka juga harus mengenal karakter dari client yang sedang mereka tangani karena hal tersebut sangat berpengaruh pada total outlook yang dihasilkan.

Ruang lingkup fashion stylist sendiri juga sangat luas, tidak hanya sebatas menjadi personal stylist untuk public figur namun saat ini sudah banyak bidang pekerjaan yang membutuhkan jasa seorang fashion stylist. Contohnya saja production house yang memerlukan jasa penata gaya untuk pembuatan film dan iklan.

Keahlian fashion stylist juga sangat diperlukan di media cetak seperti majalah mode untuk menghandle rubrik-rubrik fashion maupun photoshoot cover majalah. Bahkan seorang pejabat sekalipun pun biasanya juga mempekerjakan fashion stylist untuk mengatur penampilan mereka ketika hadir di acara penting.

1. Ketika menangani seorang client fashion stylist biasanya akan memberikan konsep yang diserahkan kepada client. Konsep tersebut biasanya bisa dituangkan dalam bentuk gambar ataupun file presentasi.

    • Gambar busana bisa saja di foto langsung atau didapat dari koleksi foto internet maupun majalah.
    • Dalam bentuk file presentasi konsep busana bisa dijadikan satu dalam presentasi power point.

2. Pembuatan konsep pakaian harus memperhatikan situasi dan kondisi acara yang akan dikunjungi client. Ketika konsepnya sudah ditentukan, maka fashion stylist harus mengeluarkan kemampuannya dalam memadupadankan busana bagi client.

Seorang fashion stylist kemudian akan memberikan beberapa pilihan untuk menjadikan busana yang hendak dipakai client menjadi nyata. Pilihan yang akan di ajukan fashion stylist tersebut diantaranya:

    • Membeli busana secara langsung.
    • Meminjam atau menyewa dari sebuah atau beberapa merek baju.
    • Menyewa busana dari fashion designer.
    • Membuat atau memesan khusus busana yang akan dipakai kepada dress maker.

3. Seorang fashion stylist juga harus mengetahui hal-hal krusial seperti referensi mall dan boutique mana yang bagus serta mengetahui berbagai merek baju dan karakter dari setiap merek tersebut.

4. Dari segi bentuk kerjasama seorang fashion stylist harus mengetahui tentang sistem, peraturan atau tata cara penyewaan baju dari sebuah brand dan fashion designer. Beberapa hal yang biasa diatur dalam sistem sewa-menyewa baju diantaranya:

    • Aturan mengenai berapa biaya yang harus dibayar untuk meminjam pakaian.
    • Setiap merek baju biasanya mempunyai ketentuan jangka waktu berapa lama baju tersebut boleh dipinjam dan kapan harus dikembalikan.
    • Merek-merek baju tertentu ada juga yangmemiliki ketentuan bahwa pada saat dikembalikan, baju harus sudah di dry clean di tempat yang mereka rujuk.
    • Baju tertentu yang memiliki special price atau discount biasanya tidak diijinkan untuk dipinjam.

Selain itu sebenarnya masih banyak lagi tata cara peminjaman atau penyewaan baju. Seorang fashion stylist mengetahui persis bentuk kerjasama setiap merek dan ia yang akan mengurus berbagai hal berkaitan dengan bentuk kerjasama tersebut.

5. Untuk memenuhi permintaan client ada saatnya seorang fashion stylist harus bisa berkomunikasi dan bernegosiasi dengan pihak manapun termasuk desainer baju yang baju dan mungkin termasuk asesorisnya akan dipinjam atau disewa. Dalam hal inilah peran fashion stylist benar-benar sangat diperlukan.

6. Seorang fashion stylist hendaknya mengenal bentuk dan tipe setiap bagian tubuh client yang ditanganinya dengan begitu akan lebih mudah bagi mereka untuk menemukan busana yang tepat untuk clientnya. Jangan memaksa mereka untik mengenakan sesuatu yang bukan gaya mereka.

Beberapa hal penting yang wajib untuk diperhatikan dalam memilih busana untuk client diantaranya kenali detail profil wajah, warna kulit dan karakter pribadi client karena hal ini akan sangat membantu team grafis untuk menentukan colour tone, gaya, serta tekstur dan kesatuan dengan segi grafis.

7. Seorang fashion stylist akan mempresentasikan kumpulan gaya, pose, maupun attitude (pembawaan) dari gerak tubuh, ekspresi dan sikap pada saat membawakan busana.

    • Fashion stylist tahu gerakan apa yang bagus dan tidak bagus untuk bentuk dan proporsi tubuh maupun wajah anda.
    • Untuk awal mereka biasanya akan mengumpulkan semua konsep dalam bentuk file yang bisa saja disatukan dalam presentasi power point.

8. Pada saat berlangsungnya sesi pemotretan fashion stylist bertugas untuk mencontohkan gerakan, pose, ekspresi, gesture tubuh kepada client. Bukan hanya memberi arahan secara general namun fashion stylist akan berperan hampir seperti koreografer.

    • Untuk sebuah sesi pemotretan, fashion stylish berkewajiban membuat konsep detail make up, shading dan sebagainya.
    • Memilih tatanan dan gaya rambut yang tepat apahak harus dibuat bergelombang atatau lurus menjadi hal berikutnya yang harus diperhatikan fashion stylist.
    • Tidak jarang pula fashion stylish juga harus mencontohkan gerakan tubuh, pose, ekspresi wajah dan gerak tubuh yang sesuai dengan proporsi tubuh dan wajah seorang model.

Kerjasama yang baik antara fashion stylist dengan team grafis sangat dibutuhkan untuk mempermudah proses pengambilan gambar. Ia bahkan mengerti tentang lighting untuk pemotretan serta colout theme yang akan dihasilkan nantinya.

9. Fashion stylist harus memilih bahan atau material kain yang sesuai dengan tema pemotretan. Karena efeknya akan sangat berpengaruh terhadap lighting pemotretan, baik itu indoor maupun out door.

    • Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang fashion stylist dalam memilih bahan kain yang tepat yaitu:
    • Merek bahan kain dan tempat membeli bahan kain serta harga dari bahan kain tersebut.
    • Bagaimana efek bahan kain di kulit pemabahan kainya.
    • Bagaimana jatuhnya bahan kain tersebut di badan model.
    • Bagaimana bahan kain itu jika ingin dibuat efek terbang pada saat pemotretan.
    • Seberapa berat bahan kain tersebut apakah akan di tiup dengan angin dari blower.

10. Fashion stylist perlu menyiapkan perlengkapan standard yang berguna untuk para clientnya mulai dari yang klasik seperti anting kecil hingga ke perhiasan yang berkesan tegas dan futuristis.

    • Fashion stylist biasanya mempunyai koleksi celana pendek, legging, bahkan sepatu yang mempermudah client berdiri saat pemotretan.
    • Fashion stylist juga mempunyai berbagai perlengkapan jahit, double tape, penjepit pakaian dan berbagai kit untuk emergency yang bahkan tidak difikirkan client sekalipun.

Setiap fashion stylist akan lebih mudah dikenal bila memiliki ciri dan keunikannya sendiri. Karena itulah penting untuk merencanakan momentum agar hasil styling anda diingat orang dan client yang anda pegang dipuji gaya busananya. Dengan begitu nama kita juga akan dikenal banyak orang.

Tips Menjadi Fashion Stylist

Tertarik untuk terjun langsung dalam dunia fashion stylist?. Jika anda ingin menjadi stylist yang handal maka anda bisa memulainya mulai dari sekarang. Beberapa hal penting yang harus anda perhatikan untuk menjadi fashion stylist antara lain:

1. Tentukan terlebih dahulu apa yang anda inginkan, sebab dalam dunia fahion styling sendiri terdapat banyak  kategori, mulai dari selebriti stylist, personal stylist, editorial stylist, juga stylist untuk film maupun iklan. Fokus pada mimpi tersebut agar jalannya tidak mudah teralihkan.

2. Untuk menjadi fashion stylist yang handal anda harus menyukai dunia fashion, mengikuti perkembangan tren dan punya selera yang bagus.

    • Perbanyak wawasan anda dengan melihat referensi styling baik dari dalam maupun luar negeri supaya  anda lebih banyak tahu cara padupadan busana yang tepat dan menginspirasi banyak orang.
    • Sering-seringlah mendatangi pagelaran busana sehingga anda bisa belajar dari yang ditampilkan dan memahami pakaian mana yang cocok untuk orang tertentu.

3. Cobalah untuk mencari tempat magang di rumah-rumah mode atau sebuah agensi fashion, hal ini bisa anda lakukan baik dalam negeri maupun mancanegara.

    • Pilih tempat atau perusahaan yang memang membuka lowongan sesuai dengan bidang fashion stylist.
    • Kredibilitas perusahaan juga perlu dipertimbangkan saat mencari tempat untuk magang.
    • Cari tahu pengalaman kerja seperti apa yang akan anda dapatkan di tempat magang yang anda pilih.
    • Manfaatkan momen magang untuk mengasah kemampuan anda sesuai dengan bidang yang anda tekuni.
    • Aktiflah bertanya saat di tempat magang juga akan menambah pengalaman dan pengetahuan tentang dunia kerja yang nantinya akan anda hadapi.
    • Perluas network di tempat anda melakukan magang karena hal tersebut akan bermanfaat untuk karir anda kedepannya.

4. Sebisa mungkin kuasai keterampilan dasar menjahit meski hasilnya sesempurna jahitan desainer baju. Paling tidak saat terjadi hal yang tidak terduga seperti ada bagian baju yang sobek atau kancingnya lepas anda bisa memperbaikinya secara langsung.

Buat anda yang mau belajar banyak tentang cara menjahit baju anda bisa mendownload E-book Menjahit dari kami Di Sini

5. Untuk pendukung penampilan client, anda harus pandai mencari tempat pembuatan aksesoris dan tempat membeli berbagai perlengkapan pernak pernik menjahit. Sehebat apapun skill fashion stylist, apabila ia tidak memiliki networking yang cukup kuat maka tidak akan berkembang dan maju.

6. Sebagai fashion stylist anda wajib menjadi pribadi yang tahan banting dengan jam kerja yang melelahkan. Selain itu anda juga harus mau terbuka untuk menerima kritikan dari client ataupun orang lain demi kemajuan karir anda.

    • Jangan pernah marah dan berhenti mencoba jika busana yang ingin anda pinjam dari desainer baju tidak di-approve (hormati apa pun alasannya).
    • Ketika busana yang anda pilihkan untuk client kurang cocok dan minta dicarikan lagi jangan sampai lupa jika setiap aktris memiliki karakter yang berbeda-beda.
    • Meski terkesan mudah, menjadi fashion stylist terkadang juga mengharuskan anda untuk bergerak cepat dan melakukan hal multitasking yang sangat menyita pikiran.
    • Fashion stylist harus selalu tepat waktu agar orang lebih menghargai kinerja dan secara tidak langsung ikut menjadi tepat waktu juga.
    • Saat mengembalikan baju yang dipinjam, juga harus tepat waktu dan dalam keadaan baik.

7. Bangun image yang baik dengan para client agar anda mendapatkan kepercayaan dari mereka dan mendapat kontrak kerja yang panjang. Jika sudah dipercaya oleh client maka anda juga harus menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak mengumbar kehidupan pribadi atau kebiasaan buruk mereka ke orang asing.

8. Jalin hubungan yang baik dengan para fashion designer, penjahit baju, hingga perancang aksesoris baik secara professional untuk mempermudah negosiasi pada saat melakukan pembelian maupun peminjaman baju dan aksesoris.

    • Jagalah pakaian yang anda pinjam dari desainer baju atau brand dengan baik.
    • Kembalikanlah busana tersebut tepat waktu.
    • Jangan ragu untuk menggantinya jika terjadi kerusakan.

Menjalin hubungan baik dengan berbagai macam profesi adalah salah satu faktor yang menjadikan fashion stylist sukses.

9. Miliki sifat rendah hati, ramah dan jangan sombong agar karir anda bisa bertahan lama dan banyak client yang menggunakan jasa anda. Sebagai orang yang bekerja di bidang kreatif anda juga harus selalu berevolusi untuk terus berkembang, maju dan menjadi lebih baik lagi.

10. Buat portfolio yang berisi rangkaian foto-foto dari hasil kinerja anda sebagai fashion stylist. Manfaatkan media sosial seperti Instagram untuk mempublikasikan hasil styling anda sebagai sarana promosi.

Khusus untuk anda yang selama ini memang sudah sering dipilih untuk membantu memadu-padankan pakaian dan aksesoris ketika ada acara pesta pernikahan ulang tahun atau acara penting lainnya maka bisa jadi anda memang memiliki berbakat terpendam untuk menjadi fashion stylist.

Demikian pembahasan singkat mengenai pengertian fashion stylist, tugas fashion stylist dan tips menjadi fashion stylist yang dapat kami bagikan untuk anda. Dari penjelasan di atas dapat ditari kesimpulan bahwa tanggung jawab fashion stylist secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut.

  1. Memberikan konsep busana yang akan dipakai pada beberapa acara seperti pagelaran busana dan pemotretan.
  2. Memberikan konsultasi kepada clien mengenai busana yang cocok untuk dipakai dalam sebuah acara.
  3. Mengatur tata cara penyewaan baju dari sebuah merek ataupun desainer baju.
  4. Menjalin komunikasi secara profesional dengan para designer baju, penjahit baju, hingga pembuat aksesori.
  5. Mempresentasikan kumpulan gaya, pose, maupun attitude (pembawaan) dari gerak tubuh, ekspresi dan sikap klien pada saat pemotretan.
  6. Melakukan meeting dengan team kreatif yang mengerjakan grafis dari kegiatan pemotretan.
  7. Pengetahuan dan Keahlian yang harus dikuasai oleh fashion stylist pun lumayan banyak.
    • Kemampuan berpikir kreatif.
    • Kemampuan melakukan analisis.
    • Kemampuan problem solving.
    • Kemampuan manajerial.
    • Keterampilan komunikasi.
    • Pengetahuan fashion.

Punya banyak karya desain yang keren-keren tapi masih bingung dimana anda hendak mempublikasikannya?. Bagikan saja desain baju kamu Di Sini. Kalau sahabat Fitinline mau tahu lebih banyak tentang tips dan trik terkait dengan desain fashion yang tidak kalah seru simak terus artikel dari kami ya.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.