Article

Homepage Article Cara Menjahit Prinsip Pembuatan Desain…

Prinsip Pembuatan Desain Kriya Tekstil Dengan Teknik Melipat

Teknik melipat termasuk ke dalam salah satu teknik pembuatan produk kriya tekstik yang cukup populer di dunia. Untuk mengetahui seperti apa prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam pembuatannya langsung simak pembahasan berikut yuk.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Teknik Melipat

Teknik melipat dapat didefinisikan sebagai suatu teknik membentuk bahan tekstil menjadi bentuk geometris. Bahan yang sudah menjadi lipatan dirangkapkan atau disusun menjadi suatu motif tertentu sehingga membentuk suatu benda yang memiliki nilai estetis, nilai fungsional dan nilai jual yang tinggi.

Teknik Melipat

Sumber : https://www.lazada.co.id/

Dilihat dari sejarahnya teknik melipat yang diterapkan dalam pembuatan produk kriya tekstil sendiri konon terinspirasi dari seni melipat kertas yang sangat populer di negeri Sakura, Jepang yakni teknik origami.

Dari yang awalnya dibuat dari bahan kertas, seiring dengan berjalannya waktu bahan utama yang digunakan untuk kerajinan melipat tersebut selanjutnya mulai mengalami perkembangan. Tidak hanya terbatas pada bahan kertas tetapi bahan yang digunakan jika berupa kain.

Teknik Melipat

Sumber : https://www.aliexpress.com/

Khusus di negeri sakura orang Jepang menyebut potongan-potongan kain bentuk persegi yang digunakan untuk membungkus dan membawa karung dengan mana Furoshiki.

  • Furoshiki dapat dibuat dari kain sutra, kain katun dan bahan-bahan yang didaur ulang.
  • Pada awalnya perkembangan teknik melipat terbuat dari lipatan kain yang dibuat  menjadi sebuah bungkusan sebagai pengganti tas ataupun ransel sebagai pembungkus barang, kemudian digunakan untuk dekorasi perayaan hari raya dan tahun baru.

Selain di Jepang, teknik melipat kain berkembang juga di Inggris. Bedanya teknik melipat di Inggris, bermula dari penggunaan sapu tangan oleh kaum pria sebagai hiasan pada jas yang disisipkan di bagian saku jas dan teknik ini juga digunakan oleh restoran-restoran di Inggris untuk membuat dekorasi meja makan.

Simak juga pembahasan mengenai 8 Cara Melipat Serbet Makan Untuk Hiasan Piring dan Meja.

Desain dan Prinsip Teknik Melipat

Berbicara mengenai teknik melipat, penting untuk anda ketahui bahwa dalam pembuatan produk kriya tekstil dengan teknik tersebut tetap saja ada sejumlah prinsip-prinsip penting yang harus diperhatikan. Beberapa prinsip yang dimaksud yaitu:

  • Pilih jenis produk / benda yang akan dibuat, apakah benda tersebut memiliki fungsi sebagai benda hias, benda pakai atau benda yang memiliki fungsi keduanya.
  • Benda hias merupakan benda yang hanya dinikmati keindahannya saja dan digunakan sebagai hiasan.
  • Benda pakai merupakan hasil karya manusia dengan berbagai bentuk yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Sementara benda yang memiliki fungsi keduanya (benda hias sekaligus sebagai benda pakai) merupakan benda yang dapat dinikmati keindahannya dan dapat digunakan.

Adapun  beberapa contoh produk kriya tekstil yang dapat dihasilkan dari teknik melipat ini antara lain berupa hiasan dinding, sarung bantal kursi, sarung bantal duduk, alas vas, keset dan lain sebagainya.

  • Pilih bahan tekstil yang tepat sesuai dengan produk yang hendak buat. Bahan-bahan yang cocok digunakan dalam pembuatan produk dengan teknik melipat yaitu berupa:
  • Bahan kain yang memiliki karakteristik tidak licin.
  • Bahan kain yang dapat membentuk sudut dan tidak tebal.

Masing-masing kain, baik untuk bagian alas maupun untuk teknik melipat sebaiknya dilapisi dengan kain pengeras (viseline) dan kemudian diseterika supaya bentuk lipatannya rapih dan bagus.

  • Pilih cara melipat yang sesuai dengan benda / produk yang akan dibuat. Macam-macam cara melipat yang dapat diterapkan dalam pembuatan produk kriya tekstil yaitu:
  • Cara melipat bentuk segitiga

Teknik Melipat

Sumber : http://file.upi.edu/

  • Cara melipat bentuk pentagon

Teknik Melipat

Sumber : http://file.upi.edu/

  • Cara melipat bentuk belah ketupat

Teknik Melipat

Sumber : http://file.upi.edu/

  • Pada saat menyusun atau merangkai hasil lipatan, perhatikan urutan / susunan corak dan warna bahan dari lipatan tersebut agar bentuk pola hias yang dibuat tampil indah dan menarik. Beberapa kombinasi bahan yang bisa anda coba diantaranya:
  • Padukan kain polos dengan kain bercorak yang kemudian disusun berselang seling.
  • Padukan kain dengan corak yang berbeda-beda, misal corak polkadot dan corak kotak-kotak kemudian susun secara selang seling.
  • Padukan kain yang sama-sama polos tapi memiliki gradasi warna yang menarik, misal dari warna tua ke warna gelap atau sebaliknya.

Alat dan Bahan Yang Diperlukan

Terkait dengan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuatnya, untuk menghasilkan produk kriya tekstil yang berkualitas dengan teknik melipat ini bahan dan alat yang digunakan disesuaikan dengan jenis produk yang akan dibuat.

Alat yang digunakan dalam pembuatan produk kriya tekstil dengan teknik melipat antara lain:

  • Gunting atau cutting mat yang dipasangkan dengan rotarry cutter untuk memotong kain.
  • Jarum pentul untuk menyemat bahan kain.
  • Benang dan jarum jahit tangan untuk merangkai dan menyatukan lipatan-lipatan kain.
  • Seterika listrik untuk mengepress lpatan dan jahitan kain agar hasilnya tampak lebih rapi.

Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan produk kriya tekstil dengan teknik melipat antara lain:

  • Kain yang tidak melangsai sebagai bahan utama atau bahan dasar untuk pembuatan produk seperti kain katun yang terbuat dari serat alami tumbuhan kapas dan kain linen yang terbuat dari serat tumbuhan flaks (Linum usitatissimum).
  • Baik itu kain katun maupun kain linen, keduanya sama-sama memiliki kerapatan yang tinggi dan termasuk ke dalam jenis kain yang mudah dibentuk.
  • Selain mudah dibentuk, kain katun dan kain linen juga mudah ditemukan di pasaran.
  • Viseline sebagai bahan tambahan untuk melapisi kain agar bentuknya tampak kokoh.
  • Khusus untuk teknik melipat viseline yang dapat dipakai yaitu berupa viseline yang sudah dilengkapi dengan lem-lem perekat.
  • Untuk merekatkannya pada kain, viseline dapat diaplikasikan dengan cara ditempel menggunakan setrika panas.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam teknik melipat lengkap dengan sejumlah alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatannya. Semoga informasi yang kami bagikan bisa memberi gambaran kepada anda tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam teknik melipat.

Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk membuat benda hias maupun benda pakai dengan menerapkan teknik melipat?. Sebagai bahan pertimbangan anda bisa melihat-lihat dulu koleksi Kain Katun dan Kain Linen yang kami miliki.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.