Article

Motif Floral

Dalam dunia fashion dikenal banyak sekali corak atau ragam hias yang dapat digunakan untuk mempercantik tampilan kain, salah satunya berupa motif floral yang banyak diaplikasikan pada busana wanita. Floral dapat didefinisikan sebagai salah satu motif kain berhiaskan tumbuhan atau bunga-bunga. Kecantikan motif kain yang berasal dari Asia ini menjadi salah satu simbol keanggunan yang banyak digemari oleh wanita selama ratusan tahun.

 

Motif Floral

Sumber : http://www.richard-designs.com/

Berdasarkan catatan sejarah, konon para pedagang membawa kain bermotif floral ke daratan Eropa dan menjualnya dengan harga yang relatif tinggi, sehingga hanya masyarakat yang memiliki status sosial tinggi saja yang mampu membelinya.  Melihat hal tersebut masyarakat Eropa kemudian berinisiatif menciptakan kain bermotif bunga dengan harga yang jauh lebih murah yang dapat dikenakan oleh masyarakat luas. 

Motif Floral

Sumber : http://sitalaksmi.wordpress.com/

Bagikan inspirasi desainmu Disini! Dan temukan kawan-kawan baru.

Kain dengan motif bunga pertama kali terlihat di daratan Eropa pada abad pertengahan saat pedagang Italia membawa kain tenun beludru mewah yang dibelinya dari produsen kain Ottoman di wilayah Turki. Setelah menemukan cara untuk menenun beludru kemudian penenun kain Italia mulai memproduksi kain tekstil mewah berhiaskan motif alam seperti buah delima dan anggur. 

Motif Floral

Sumber : http://www.tabloidnova.com/

Salah satu kain bermotif floral yang paling populer adalah chintz. Kain ini dibuat dari benang katun kaca yang dicetak dengan motif bunga berukuran kecil dalam berbagai variasi warna.  Chintz yang berasal dari India ini kemudian diekspor ke Eropa melalui pedagang Belanda dan Inggris.

Motif Floral

Sumber : http://redmilkmagazine.com

Meski pada awalnya Kerajaan Inggris sempat melarang impor chintz pada tahun 1680 karena tidak menemukan cara untuk mencetak motif chintz yang mahal dari India, namun setelah mengetahui rahasia dibalik pembuatan kain tersebut, produsen kain di Inggris mulai mencetak kain chintz dengan harga yang murah tahun ditahun 1759. 

Motif Floral

Sumber : http://fashionmixbag.blogspot.com/

Mempunyai karya design? Pajang karyamu Di sini!

Keberadaan kain sutra bermotif bunga yang diproduksi dinegara Cina dan Jepang rupanya juga mencuri perhatian seniman eropa khususnya penganut aliran impresionis selama akhir abad ke-19. Sejak saat itulah karya seni yang bernuansa oriental banyak diadaptasi oleh para seniman Eropa dan mulai membanjiri daratan Eropa pada Perang Dunia II. 

Motif Floral

Sumber : http://www.aliexpress.com/

Sejalan dengan perkembangan dunia fashion selanjutnya mode tenunan yang menampilkan motif floral modern mulai diaplikasikan untuk mempercantik busana maupun aksesoris wanita seperti topi, syal,  tas, dompet, hingga sepatu. 

Motif Floral

Sumber : http://trendingmystyle.blogspot.com/

Sebagai alternatif gaya berbusana, sahabat Fitinline bisa memadukan penggunaan atasan bermotif bunga-bunga dengan celana skinny jeans atau celana pendek polos serta beberapa aksesoris untuk mendapatkan kesan santai.

Semoga bermanfaat.

Tags : designer indonesia, desain fesyen

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.