Boutonniere wedding adalah detail kecil yang punya dampak besar pada penampilan pengantin pria dan groomsmen di hari pernikahan. Dari sejarahnya yang kaya hingga desain modern yang stylish, boutonniere wedding groom dan groomsmen tak hanya menambah estetika, tapi juga menyimpan makna mendalam.
Artikel ini akan mengupas asal-usul boutonniere, siapa saja yang mengenakannya, serta tips memilih desain yang sesuai dengan tema pernikahan kamu.
Apa Itu Boutonniere Wedding?
Boutonniere wedding adalah karangan bunga kecil atau aksesori yang disematkan di sisi kiri jas, tepatnya di atas jantung, untuk menghiasi penampilan pengantin pria dan groomsmen. Istilah “boutonniere” berasal dari bahasa Prancis yang berarti “lubang kancing,” merujuk pada cara aksesori ini awalnya diselipkan di lubang kancing jas.

Saat ini, boutonniere pengantin pria sering dipasang dengan pin, memberikan kesan rapi dan tampilan yang lebih sophisticated. Selain bunga, boutonniere bisa mencakup daun, pita, atau elemen dekoratif lain seperti bulu atau miniatur unik.

Sejarah Boutonniere Wedding
Tradisi boutonniere wedding memiliki akar yang menarik. Salah satu cerita populer menyebutkan bahwa tradisi ini dimulai dari Pangeran Albert, yang membuat lubang khusus di jasnya untuk menyematkan bunga pemberian Ratu Victoria pada hari pernikahan mereka.

Ada pula kisah dari zaman Perang Saudara Inggris, di mana bunga digunakan untuk membedakan kawan dan lawan di medan perang. Menariknya, pada masa itu, boutonniere wedding dipercaya bisa menangkal roh jahat dan menjaga pengantin pria dari nasib buruk.

Kalau saat ini, boutonniere pengantin pria tidak hanya sekadar aksesori pelengkap penampilan, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai simbol cinta, penghormatan, dan kesungguhan hati kepada mempelai wanita. Ini adalah cara indah untuk menunjukkan rasa hormat dan komitmen pada hari yang penuh makna ini.
Siapa Saja yang Mengenakan Boutonniere Wedding?
Boutonniere wedding bukan hanya untuk pengantin pria. Berikut adalah daftar orang-orang yang biasanya memakainya di acara pernikahan:
1. Pengantin Pria
Boutonniere pengantin pria adalah fokus utama, dengan desain yang lebih menonjol dibandingkan lainnya. Biasanya, bunga yang dipilih serasi dengan buket pengantin wanita. Misalnya, jika buket wanita dihiasi mawar putih, boutonniere pengantin pria bisa menggunakan mawar putih dengan aksen hijau, menciptakan kesan serasi dan elegan.

2. Groomsmen
Boutonniere groomsmen dirancang untuk melengkapi tema pernikahan dan seragam mereka, dengan desain lebih sederhana agar pengantin pria tetap menjadi sorotan. Misalnya, groomsmen memakai boutonniere bunga tunggal, sementara pengantin pria menggunakan kombinasi dua bunga.

3. Ayah dan Kakek
Ayah dari kedua mempelai, ayah mertua, dan kakek sering diberi boutonniere sebagai tanda penghormatan. Boutonniere ini biasanya menggunakan bunga buatan untuk membedakannya dari boutonniere groom yang terbuat dari bunga segar.

4. Pengiring dan Tamu VIP
Pengiring pria (ushers), pembawa cincin (ring bearer), hingga tamu VIP seperti kerabat dekat juga bisa mengenakan boutonniere wedding groomsmen. Desainnya disesuaikan agar tetap serasi namun tidak mencuri perhatian dari pengantin.
Makna di Balik Boutonniere Wedding
Boutonniere wedding groom bukan sekadar hiasan. Aksesori ini melambangkan cinta dan pengakuan pengantin pria terhadap pasangannya. Dengan menyematkan bunga yang serasi dengan buket mempelai wanita, boutonniere menjadi simbol ikatan emosional antara kedua mempelai.
Selain itu, boutonniere wedding juga menandakan status istimewa seseorang dalam acara pernikahan, menjadikannya tanda kehormatan bagi siapa saja yang memakainya.

Inspirasi Desain Boutonniere Wedding
Memilih boutonniere wedding groom dan groomsmen bisa jadi tantangan yang menyenangkan. Berikut beberapa ide desain yang sedang tren di 2025:
1. Klasik dengan Bunga Segar
Mawar, lili calla, atau anggrek tetap menjadi pilihan populer untuk boutonniere wedding. Untuk tema musim panas, coba gunakan bunga cerah seperti dahlia kuning atau zinnia. Untuk pernikahan musim gugur, bunga kering seperti rumput pampas atau beri ungu bisa menambah sentuhan rustic.
2. Non-Bunga yang Unik
Bagi yang ingin tampil beda, boutonniere wedding groomsmen bisa dibuat dari elemen non-bunga seperti bulu, tali rami, atau miniatur seperti gitar kecil untuk pernikahan bertema musik. Ini cocok untuk pria yang ingin tampilan lebih maskulin.
3. Minimalis Modern
Desain minimalis dengan satu bunga kecil dan daun hijau sedang digandrungi. Boutonniere wedding seperti ini cocok untuk pernikahan modern dengan palet warna netral seperti abu-abu atau pastel.
4. Personalisasi
Tambahkan sentuhan pribadi seperti inisial pasangan pada pita atau aksesori kecil yang mencerminkan hobi, seperti kunci dekoratif untuk pasangan pecinta petualangan.
Tips Memilih Boutonniere Wedding yang Sempurna
1. Sesuaikan dengan Tema Pernikahan
Pastikan boutonniere wedding groom dan groomsmen selaras dengan warna dan gaya pernikahan. Diskusikan dengan florist untuk memilih bunga musiman yang tahan lama.
2. Pertimbangkan Kenyamanan
Pertimbangkan kenyamanan saat memilih boutonniere. Pilih boutonniere yang ringan dan mudah dipasang, agar tidak mengganggu aktivitas pengantin atau groomsmen sepanjang acara.
3. Siapkan Cadangan
Boutonniere wedding groom rentan rusak karena pelukan dari tamu. Siapkan beberapa cadangan untuk menjaga penampilan tetap prima.
4. Gunakan Bunga Tahan Lama
Untuk pernikahan musim panas, pilih bunga seperti mawar atau dahlia yang tahan lama, atau pertimbangkan bunga buatan untuk daya tahan lebih panjang.
Cara Merawat Boutonniere Wedding
Agar boutonniere wedding tetap segar, simpan di tempat sejuk sebelum acara, misalnya di kulkas. Jika ingin menyimpannya sebagai kenang-kenangan, keringkan dengan menggantungnya terbalik atau tekan dalam buku untuk membuat kenang-kenangan pipih. Kamu juga bisa memajangnya dalam bingkai kaca untuk dekorasi rumah.
Penutup
Boutonniere wedding adalah detail kecil dengan makna besar, yang memberikan sentuhan elegan dan simbolis bagi pengantin pria maupun groomsmen. Dengan memahami sejarah, makna, dan tren desainnya, kamu bisa memilih boutonniere wedding groom dan groomsmen yang sempurna untuk hari spesial.
Apa desain boutonniere favorit kamu? Bagikan ide kamu di kolom komentar atau hubungi florist terpercaya untuk konsultasi lebih lanjut. Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman yang sedang merencanakan pernikahan!
Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk membuat jas atau blazer? Yuk intip koleksi Kain Seragam, Jas, Blazer yang kami miliki.
Semoga bermanfaat.
Comments 0
Leave a CommentSend Comment
Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.