Article

Homepage Article Batik Batik Majalengka

Batik Majalengka

Kota Majalengka memang lebih dikenal sebagai Kota Angin. Namun, Majalengka yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat, kini mempunyai ikon batik yaitu batik khas Majalengka. Majalengka ingin mengembangkan batik yang menunjukkan ciri atau identitas budaya lokalnya yang khas. Budaya batik di Majalengka ini dipelopori oleh Hery Suhersono, seorang seniman bordir. Ia menciptakan batik Majalengka terinspirasi pada keadaan alam seperti hewan dan tumbuhan, artefak-artefak sejarah, kultur, potensi daerah, serta cerita rakyat ataupun legenda yang hidup di kalangan masyarakat Majalengka. Semua hal itu tertuang dalam motif batik yang menggambarkan budaya lokal Majalengka.

Motif yang didesain dalam batik ciri khas Majalengka diambil dari sejarah para leluhur Majalengka. Didalam motif batik khas Majalengka ini terdiri dari beberapa gambar seperti kujang, mahkota, dan buah maja masing-masing mempunyai arti tersendiri.Seperti lambang kujang yang merupakan lambang dari kerajaan Padjadjaran, pada waktu itu kerajaan Sindangkasih memiliki hubungan erat dengan kerajaan padjadjaran dimana putra mahkota kerajaan Padjajaran mempersunting purti dari kerajaan sindangkasih. Mahkota sendiri merupakan mahkota simbarkencana yang dikenakan ratu dari kerajaan Singdangkasih. Sementara buah Maja merupakan salah satu buah yang menjadi kekhasan kerajaan sindangkasih, yang sekarang dijadikan sebagai nama Kabupaten Majalengka.

Motif-motif Batik Majalengka yaitu, Simbar Kencana, Nyi Rambut Kasih, Kota Angin, Gedong Gincu, dan Lauk Ngibing. Kesemua corak itu merupakan kekhasan dan produk asli Majalengka.

Motif Kota Angin bersumber dari julukan Majalengka sebagai Kota Angin, karena angin kencang yang selalu berhembus di kota ini sepanjang tahunnya. Motif Kota Angin, nampak lebih gagah dan maskulin.

Batik Majalengka Motif Angin

Batik Majalengka Motif Angin

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Ingin belajar membatik? Klik Disini untuk melihat video tutorial membatik.

Motif Mangga Gedong Gincu diambil dari banyaknya pohon mangga gincu yang hampir ditemui di tiap halaman rumah warga Majalengka. Itulah mengapa Gedong Gincu juga dinamakan menjadi salah motif batik khas Majalengka.

Batik Majalengka Motif Mangga Gedong Gincu

Batik Majalengka Motif Mangga Gedong Gincu

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Motif Lauk Ngibing mengandung arti lauk itu ikan dan ngibing itu menari, dalam bahasa Sunda berarti ikan menari. Motif ini menunjukkan jika warga Majalengka senang memelihara ikan di balong atau empang.

Batik Majalengka Motif Lauk Ngibing

Batik Majalengka Motif Lauk Ngibing

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Batik Majalengka Motif Lauk Ngibing

Batik Majalengka Motif Lauk Ngibing

Sumber: http://www.majalengkakab.go.id

Ingin membeli alat-alat membatik? Klik Disini untuk mendapatkan alat-alat membatik.

Motif Simbar Kencana, Simbar Kencana merupakan cerita rakyat Kota Majalengka, tepatnya berasal dari Kecamatan atau dulunya dikenal sebagai Kerajaan Talaga. Simbar Kencana merupakan nama Ratu yang memimpin kerajaan Talaga Manggung atau Sindangkasih.

Batik Majalengka Motif Simbar Kencana

Batik Majalengka Motif Simbar Kencana

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Motif Nyi Rambut Kasih diambil dari nama salah satu tokoh sejarah Kota Majalengka. Corak Nyi rambut Kasih memiliki keunikan dan kelembutan sendiri, bahannya lebih halus dan elegant.

Batik Majalengka Motif Simbar Kencana

Batik Majalengka Motif Simbar Kencana

Sumber: http://dekranasmajalengka.blogspot.com

Ingin membeli batik tulis eksklusif? Klik Disini untuk melihat katalog kain batik.

Kelima motif batik ciptaan Herry Suhersono telah mendapatkan perlindungan hak kekayaan intelektual. Selain membuat batik, Herry juga terkadang menggabungkan batik dengan bordir, sehingga menghasilkan Batik Majalengka yang unik, bagus, menarik, dan artistik. Batik Majalengka tak hanya dalam bentuk kain dan baju, batik khas Majalengka juga tersedia dalam bentuk kaos, hal tersebut mengikuti selera pasar yang ada. Masyarakat masih memandang batik itu sebagai sebuah pakaian yang formal bahkan kolot. Batik Majalengka tidak hanya menyediakan batik dalam model yang tradisional. Batik Majalengka juga bisa ditemukan dalam berbagi macam, diantaranya kaos, taplak dan beberapa aksesories lainnya.

Herry Suhersono (Pemrakarsa Batik Majalengka)

Herry Suhersono (Pemrakarsa Batik Majalengka)

Sumber: http://www.tintahijau.com

Upaya Pemerintah Majalengka pun kini kabarnya semakin giat menyelenggarakan pelatihan-pelatihan keterampilan membatik bagi masyarakatnya yang berminat untuk mempelajari dan terjun ke bisnis batik. Anak-anak sekolah dan PNS kabupaten majalengka juga diwajibkan menggunakan batik khas Majalengka.

Meskipun belum terkenal seperti batik yang lainnya namun keberadaan Batik Majalengka mulai banyak dilirik oleh pecinta batik dari luar daerah. Keberadannyapun bisa menjadi daya tarik dan kebangaan tersendiri, khusunya bagi warga Kota Angin tersebut. Sentra pembuatan batiknya berada di Desa Enggalwangi, Kecamatan Palasah, Majalengka

Pemakaian batik ini mencerminkan bagaimana kecintaan kita terhadap batik secara nasional. Keberadaan batik saat ini tidak lagi digolongkan sebagai mode yang ketinggalan zaman. Batik yang ada saat ini, mampu mengikuti trend mode yang ada karena beragamnya motif yang ada.
Semoga bermanfaat.

Ingin belajar membatik? Lihat videonya Disini.

Tags: jual kain, jual kain batik, jual batik, jual kain batik murah, toko kain, toko kain batik, toko batik, toko batik online, toko kain batik online, beli kain, beli kain batik, beli batik, batik indonesia, belanja batik, belanja batik online, motif batik, harga batik

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.