Article

Homepage Article Fashion Design 8 Tips Fotografi Fashion…

8 Tips Fotografi Fashion Editorial Yang Penting Untuk Anda Ketahui

Punya ketertarikan tersendiri dengan dunia fotografi fashion?. Khusus untuk anda yang ingin membuat foto editorial, berikut kami bagikan beberapa tips penting yang perlu perhatikan ketika melakukan pemotretan fashion editorial.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Fashion Editorial

Fashion editorial merupakan salah satu konsep fotografi fashion yang biasa digunakan untuk kepentingan majalah, koran, tabloid, yang memiliki rubrik tentang gaya dan busana. Sesuai dengan namanya, fotografi editorial ini sebenarnya juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan editorial media.

Fashion Editorial

Sumber : http://www.essentialhome.eu/

Bukan hanya sekadar memotret gaya busana yang dikenakan oleh model, fashion editorial juga berperan untuk menyampaikan pesan atau cerita lewat ekspresi model, latar belakang, maupun tulisan pendukung.

  • Foto yang dihasilkan biasanya lebih dari satu, namun secara isi dan konsep masih memiliki benang merah dan kesatuan cerita.
  • Gambar untuk editorial biasanya berdampingan juga dengan tulisan yang menggambarkan sebuah ide dari isi konten tersebut.

Fashion Editorial

Sumber : https://www.pinterest.co.uk/

Meskipun berisi cerita panjang namun alur penulisan cerita dalam fashion editorial tidaklah strike to the point. Sebab dalam hal ini pembaca akan diarahkan sendiri untuk mengambil kesimpulan bahwa mereka harus membeli produk yang dipromosikan tersebut.

Tips Memotret Fashion Editorial

Sama halnya dengan trik fotografi yang lain, dalam membuat fashion editorial sendiri pada prinsipnya ada banyak sekali hal yang perlu diperhatikan, beberapa diantaranya:

1. Ciptakan Ide Yang Menarik

Menciptakan ide yang unik dan menarik menjadi hal utama dalam editorial. Dalam hal ini anda bisa melibatkan fotografer, makeup artist, fashion stylist, copywriter dan graphic designer yang memang sudah expert di bidang masing-masing-masing.

Untuk menemukan ide atau konsep foto yang menarik sering-seringlah mencari contoh referensi foto. Semakin banyak referensi yang anda miliki maka akan semakin mudah anda untuk memilih konsep foto yang ingin anda angkat.

Fashion Editorial

Sumber : https://www.vivienneandtamas.com/

2. Pilih Lokasi Pemotretan

Pemilihan lokasi yang tepat akan sangat mendukung cerita atau tema yang ingin ditunjukkan. Karena alasan itulah penting bagi anda untuk memilih lokasi pemotretan yang sesuai dengan konsep fashion editorial, baik itu untuk lokasi indoor maupun outdoor.

  • Lokasi indoor merupakan lokasi foto yang ada di dalam ruangan seperti misalnya studio foto, cafe dan restoran.
  • Lokasi outdoor merupakan lokasi foto yang ada di luar ruangan seperti misalnya taman, hutan, pelabuhan dan lain sebagainya.

Fashion Editorial

Sumber : https://www.pinterest.co.uk/

Khusus untuk pemotretan yang dilakukan di lokasi outdoor, pastikan anda mencari tahu informasi sejelas mungkin mulai dari keamanan hingga biaya yang harus dibayarkan untuk sewa lokasi tersebut. Kunci menemukan lokasi foto outdoor yang sempurna diantaranya:

  • Pilih lokasi pemotretan yang kira-kira cocok dengan konsep foto.
  • Pilih lokasi pemotretan yang nyaman dan memiliki pencahayaan bagus.
  • Pilih lokasi pemotretan yang tenang dan sepi sehingga tidak ada orang lain yang masuk ke dalam frame foto.
  • Hindari background atau elemen-elemen yang bisa mengalihkan perhatian dari subyek foto.
  • Pertimbangkan penggunaan backdrop untuk memberi efek yang lebih menarik pada foto.
  • Cobalah untuk mencari lokasi cadangan jika cuaca berubah menjadi buruk.

Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk keperluan backdrop foto?. Sebagai bahan pertimbangan anda bisa melihat-lihat dulu koleksi bahan kain yang kami milki.

3. Membuat Mood Board

Mood board menjadi salah satu komponen yang sangat penting dalam membuat suatu karya, termasuk fashion editorial. Fungsi utama dari mood board ini yaitu memberikan gambaran kepada para model dan stylists tentang photoshoot yang akan dilakukan.

Mood board untuk fashion editorial dapat berupa kumpulan sampel atau contoh hasil akhir yang ingin dicapai. Adapun beberapa sampel yang bisa anda masukkan ke dalam mood board antara lain berupa gambar, font serta material lainnya.

Dalam membuat mood board fashion editorial sendiri anda pun bebas untuk mencari inspirasi sebanyak mungkin dari berbagai media. Yang paling penting pikirkan tema yang akan diambil, mulai tentukan wardrobe, terus mencari inspirasi lain dan tentukan lokasi pemotretan.

4. Casting Foto Model

Lakukan casting untuk menemukan model yang sesuai dengan tema dan ide fashion editorial yang ingin dibuat. Selain melihat portofolio model dan bertemu langsung, lakukan pula shoot test secara langsung kemudian mendiskusikan hasilnya bersama tim yang lain.

Cara memilih model yang tepat untuk membuat konsep foto menjadi lebih baik diantaranya:

  • Pilih model dengan wajah yang unik.
  • Pilih model dengan atitude yang baik.
  • Pilih model yang bisa menghasilkan pose natural tanpa dibuat-buat.
  • Pilih model yang mampu bergaul dan bekerjasama dengan fotografer.

5. Cek Perlengkapan Pemotretan

Usahakan untuk selalu mengecek perlengkapan pemotretan, seperti halnya lensa, lighting serta external hard disk sebelum hari H. Jika memungkinkan akan lebih bagus kalau anda membawa kamera lain untuk berjaga-jaga.

Selain kamera dan memory siapkan juga reflektor untuk memotret model. Dalam fotografi fashion reflektor ini sangat diperlukan untuk mencegah kebocoran cahaya, memantulkan cahaya, menyerap cahaya serta memberi efek warm.

6. Perhatikan Angel dan Pencahayaan

Untuk mendapatkan hasil foto yang estetik dan memiliki efek visual menarik padukan angle dengan setelan pencahayaan.

  • Pilih angel pemotretan yang tepat dan dapat menampilkan sisi terbaik model.
  • Perhatikan bentuk, warna dan elemen pada background supaya hasil fotonya memiliki nilai estetika yang tinggi.
  • Saat mengambil gambar perhatikan datangnya sumber cahaya.
  • Arahkan model untuk berpose dalam berbagai macam gaya dan melibatkan seluruh anggota tubuhnya, mulai dari tangan, kepala dan kaki.
  • Ciptakan ekspresi yang natural dan menarik pada wajah model.

Dalam fotografi fashion, angle foto eye level menjadi salah satu angle paling tepat yang bisa anda pilih untuk memotret objek manusia. Pada angle ini lensa kamera dibidik sejajar dengan tinggi objek supaya memberikan kesan natural seperti yang dilihat mata normal.

7. Perhatikan Komposisi Warna

Warna dapat memberikan kekuatan elemen yang sangat kuat di dalam fashion editorial bahkan dapat mempengaruhi besar kecilnya sebuah bentuk. Karena itulah berhati-hatilah dalam bermain warna.

  • Foto dengan tampilan warna-warna yang menarik dapat memberikan efek lebih hidup dan memiliki banyak nuansa.
  • Warna dapat mempengaruhi emosi serta pengaruh latar belakang terhadap warna yang dilihat.

8. Manfaatkan Waktu Seoptimal Mungkin

Manfaatkan waktu seoptimal mungkin saat pemotretan berlangsung. Jika anda sudah merencanakan waktu pemotretan dengan tepat maka hasil yang diperoleh pun akan lebih memuaskan.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai pengertian fashion editorial dan tips memotret fashion editorial yang bisa anda coba. Semoga informasi yang kami bagikan bisa memberi kemudahan bagi anda untuk membuat foto editorial yang keren sehingga dapat menarik minat konsumen.

Jangan lewatkan juga pembahasan mengenai 5 Cara Foto Produk Baju Untuk Menarik Perhatian Konsumen kalau anda mau tahu lebih banyak lagi tentang cara foto produk baju yang tepat untuk membangun identitas brand dan menarik perhatian konsumen.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.