Article

Homepage Article Kain 8 Faktor Kinerja Yang Harus…

8 Faktor Kinerja Yang Harus Dievaluasi Untuk Menjamin Kualitas Produk Garmen

Jika dalam bisnis ataupun usaha untuk meningkatkan kinerja dan memperoleh hasil produk dengan kualitas yang baik secara konsisten maka diperlukan sistem evaluasi kinerja. Salah satunya pada industri garmen mengevaluasi suatu kinerja sangat berperan penting dikarenakan dengan adanya sistem evaluasi bisa mengontrol kinerja selama beberapa periode dan bisa menentukan rencana kedepannya seperti apa. Bisa kita lihat juga sistem evaluasi ini juga biasa diterapkan pada lingkungan sekolah, kuliah, ataupun kerja lapangan/magang, misalnya disaat kerja lapangan atau magang kita sedang berdiskusi dan  mempresentasikan hasilnya namun ada beberapa hasil diskusi yang belum tepat. Ya kita diminta untuk mengevaluasi kembali hasil diskusi tersebut. Buat kalian yang mau tahu lebih detail tentang mengevaluasi kinerja dalam industri garmen, boleh kalian simak pada artikel ini.

Beberapa hal yang akan kita bahas pada artikel ini mengenai Mengevaluasi Kinerja Dalam Industri Garmen, diantaranya sebagai berikut :

Sekilas Definisi Mengenai Evaluasi Kinerja Dalam Industri Garmen

Di Industri Garmen melakukan sistem evaluasi ini sangat diharuskan selain untuk menilai kinerja pada pabrik tersebut memiliki peningkatan yang baik atau tidak, sistem evaluasi dalam Industri Garmen juga berfungsi untuk mengontrol kinerja selama beberapa periode dan melakukan perencanaan atau production planning sangat penting bagi dunia industri. Melakukan perencanaan yang tepat di Industri Garmen ini akan bisa menghemat biaya dan memenuhi permintaan dari pembeli. Perencanaan di Industri Garmen ini bisa dimulai dari mengecek kedatangan material yang dibutuhkan sampai dengan pengepakan ekspor sesuai dengan delivery per PO (Purchase Order) untuk masing masing. Di mana ada perencanaan beserta kegiatannya disitu harus ada proses evaluasi.

Evaluasi kinerja adalah faktor penting dan hal yang mutlak harus dilakukan dalam dunia industri. Dengan evaluasi, manajemen bisa menentukan rencana untuk ke depannya beserta mengurangi atau merubah hal hal yang tidak perlu. Tidak semua kegiatan berjalan dengan sempurna, maka dari itu evaluasi tetap dibutuhkan. Manajemen bisa memberi nilai atau grade pada kinerja karyawannya setelah proses evaluasi. Proses evaluasi harus ditangani dengan sempurna oleh divisi-divisi yang tepat dan sesuai, jika tidak hasilnya tidak akan matang dan akan berdampak pada perencanaan di masa mendatang. Ada beberapa hal yang harus dievaluasi dalam industri garmen yaitu mulai dari kapabilitas pabrik, sarana prasarana, prosedur kerja dan masih banyak hal lainnya. Jika Industri Garmen  tersebut berkualitas maka akan menghasilkan produk yang berkualitas juga. Meskipun terkadang ada juga pabrik yang sederhana tapi menghasilkan produk yang berkualitas.

Kinerja Garmen

Sumber : https://id.wikipedia.org/

Faktor-faktor Yang Harus Dievaluasi Untuk Menjadikan Industri Garmen Dengan Good Quality

Mengevaluasi kinerja dalam Industri Garmen ini tidaklah mudah, kita harus memikirkan faktor-faktor yang akan dievaluasi dan juga harus ditangani oleh divisi-divisi yang tepat sesuai dan berhubungan dengan faktor-faktor yang harus dievaluasi. Kita akan membahas lebih detail faktor-faktor tersebut pada pembahasan di poin ini. Berikut faktor-faktor yang harus dievaluasi dalam industri garmen untuk menjadikan pabrik tersebut dengan good quality, diantaranya sebagai berikut:

1. Desain Industri Garmen,

Desain yang dimaksud di sini adalah  apakah industri garmen tersebut cocok atau tidak dalam menyelesaikan orderan tersebut sesuai dengan desain. Apabila setelah diverifikasi industri garmen tersebut cocok dengan yang diharapkan, maka orderan bisa dilanjutkan secara continue, namun jika dsuatu saat diharuskan ada perubahan dan pabrik tidak mengikutinya, maka orderan bisa saja dicabut dan pindah ke industri garmen lain.

2. Peralatan, Perlengkapan, dan Mesin Industri Garmen,

Di Industri Garmen untuk  peralatan, perlengkapan, dan mesin ini sangat penting, karena hal ini kebutuhan pokok untuk menunjang aktivitas produksi dari industri garmen tersebut. Semakin lengkap dan canggih dalam 3 komponen tersebut untuk dimiliki industri garmen maka industri garmen tersebut layak untuk menerima orderan. Karena semakin canggih dan modernnya 3 komponen tersebut akan menghasilkan output yang berkualitas dan biasanya memakan waktu yang lebih singkat. Apabila pabrik hanya mengandalkan komponen yang tradisional, biasanya hasilnya tidak akan semaksimal yang menggunakan komponen yang modern. Disamping waktu yang dibutuhkan semakin lama, terkadang banyak hal yang tidak bisa dihasilkan dengan menggunakan komponen yang masih tradisional. Selain itu kita juga harus mengetahui kapasitas mesin dan pendukungnya, apabila tidak mencukupi sesuai kebutuhan ekspor maka akan berimbas pada pemenuhan quantity order.

Kinerja Garmen

Sumber : https://www.liputan6.com/

3. Tingkat Produktivitas Industri Garmen

Dalam setiap industri garmen  memiliki tingkat produksi harian yang berbeda beda sesuai dengan output yang dihasilkan saat produksi dan disesuaikan dengan mesin yang digunakan. Tentunya semakin besar tingkat produktivitasnya maka akan semakin baik dalam pemenuhan quantity order tersebut. Dengan mengkonfirmasi waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian pesanan  itu cepat dengan kualitas yang baik tentunya Buyer akan memilih industri garmen yang memiliki tingkat produktivitas yang tinggi.

4. Prosedur Kerja yang Berstandar

Untuk setiap pemesan atau buyer pasti memiliki SOP dan standar kerja yang berbeda-beda, namun pada intinya sama yaitu prosedur kerja yang sudah berstandar dan mendapat hasil audit yang bagus. Jika semakin bagus hasil auditnya maka tingkat kepercayaan Buyer lebih tinggi terhadap Industri Garmen tersebut.

5. Kinerja Industri Garmen yang Lalu

Kinerja industri garmen yang lalu ini maksudnya kejadian masa lalu pada kinerja di industri garmen tersebut. Melalukan evaluasi kembali untuk menentukan sikap di masa mendatang, evaluasi kinerja ini dilakukan beberapa periode misalnya setiap tahun akan dinilai dan diperbandingkan bagaiamana prospeknya dari tahun ke tahun. Jika adanya penurunan kualitas yang signifikan maka buyer akan berpikir kembali untuk melanjutkan orderan tersebut, namun sebaliknya jika terdapat progres yang semakin baik dari tahun ke tahun maka akan menjadi penilaian utama bagaiamana rekam jejak pemenuhan ekspor kuantiti di tahun tahun sebelumnya.

6. Kompetensi Teknis dan Personal

Di Industri Garmen ini pasti akan menemukan banyak kendala, akan tetapi yang menjadi poin penting di sini adalah bagaimana kompetensi personal dan industri garmen tersebut dalam menyelesaikan kendala tersebut. Tentunya orang yang berkompeten sangat mempengaruhi kompetensi teknis dari pabrik tersebut.

7. Kinerja Keuangan,

Finansial ini merupakan peranan penting dalam dunia industri garmen. Dengan finansial dan kinerja keuangan yang sehat akan menunjang kegiatan industri garmen serta akan menarik kepercayaan Buyer terhadapnya. Peran manajemen keuangan amat sangat menunjang untuk terus menjaga keuangan sebuah perusahaan agar tetap terjaga dan sehat. Apabila keuangan sebuah perusahaan tidak lagi sehat maka Buyer akan ragu memberikan orderan tersebut. Buyer akan lebih mempercayakan orderannya kepada perusahaan yang memiliki kinerja keuangan yang baik dan sehat.

8. Reputasi Pabrik dan Tingkat Profesionalisme.

Reputasi ini merupakan jaminan bagi seseorang untuk dipercaya oleh orang lain dan menjadi kunci utama. Jika memiliki reputasi yang buruk, maka bagaimana seseorang akan mempercayakan sesuatu yang penting untuknya, terlebih dalam dunia bisnis. Tentunya jika mempunyai reputasi yang baik ada sumber daya manusia yang profesional dibalik itu semua. Profesional di sini bukanlah yang harus sempurna setiap saat, akan tetapi lebih kepada etika, sifat, dan sikap kerja yang berdedikasi tinggi disertai tanggung jawab individu. Tenaga kerja yang profesional harus dimiliki oleh setiap perusahaan, karena jika hanya manajemennnya saja yang profesional tidak didukung dengan yang lain, hasilnya akan berbeda. Di dalam dunia kerja itu saling berhubungan dan keterikatan, jika salah satu gagal maka akan berimbas ke hasil. Dengan sumber daya manusia yang profesional akan bisa menyelesaikan tugas yang diberikan.

Demikian pembahasan singkat mengenai 8 Faktor Yang Harus Dievaluasi Kinerjanya Dalam Industri Garmen Untuk Menjadikan Good Quality. Semoga setelah membaca artikel ini sahabat Fitinline jadi makin tahu dan menambah wawasan seperti pentingnya memperhatikan faktor-faktor untuk mengevaluasi kinerja untuk menjadikan good quality perusahaan ataupun produk tersebut.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.