Article

Homepage Article Kain 3 Jenis Serat Alami Yang…

3 Jenis Serat Alami Yang Berasal Dari Hewan

Tahukah anda bahsa selain dihasilkan dari bagian batang, akar dan daun tumbuhan, terdapat pula jenis serat alami yang dihasilkan oleh hewan lho. Beda jenis hewan beda juga karakteristik yang dimiliki dari masing-masing serat tersebut.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Serat Hewan

Serat hewan yang biasa disebut pula dengan serat protein merupakan salah satu jenis serat alami yang dihasilkan dari hewan. Serat tersebut nantinya akan diolah dengan cara sedemikian rupa menjadi benang berkualitas kemudian diposes lebih lanjut hingga menghasilkan sejumlah produk yang bernilai jual tinggi.

Jenis-Jenis Serat Hewan

Seperti halnya serat alami yang dihasilkan dari tumbuhan, serat alami yang dihasilkan dari hewan variasinya pun cukup beragam. Beberapa jenis-jenis serat hewan yang dapat diolah menjadi produk kerajinan antara lain berupa:

1. Serat Wol

Serat wol merupakan serat yang diperoleh dari pengolahan bulu domba dan kambing (hewan dari keluarga Caprinae). Selain bersifat reusable (dapat digunakan kembali) serat wol ini umumnya juga bersifat biodegradable (mudah terurai oleh mikroorganisme).

Serat Hewan

Sumber : https://www.facebook.com/

Dari segi tampilan fisiknya, serat wol yang dihasilkan dari domba dan kambing pun variasinya cukup beragam ada yang halus namun ada juga yang kasar.

  • Serat wol yang lebih halus, lebih lembut dan lebih hangat cenderung memiliki lebih banyak sisik.
  • Serat wol yang lebih tebal dan kurang hangat cenderung memiliki lebih sedikit sisik dan kasar.
  • Serat wol yang lebih baik adalah serat wol dengan lebih banyak sisik dibanding serat wol yang memiliki lebih sedikit sisik.

Serat Hewan

Sumber : https://www.made-in-china.com/

Beberapa karakteristik paling khas yang membedakan serat wol dengan serat lain diantaranya:

  • Serat wol tampak berkerut dan cenderung bersifat elastis.
  • Serat wol terdiri dari protein yang membentuk lapisan pelindung luar kulit manusia.
  • Serat wol mampu meregangkan hingga 50% ketika basah dan 30% saat kering.
  • Serat wol dapat menyerap uap air dengan baik serta tidak mudah kusut.
  • Serat wol bersifat higroskopis, mudah menyerap kelembaban.
  • Tingkat penyebaran api, pelepasan panas dan pembakaran srat wol lebih rendah.
  • Serat wol tahan terhadap listrik statis.

Terkait dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, serat wol inipun umumnya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, beberapa diantaranya:

  • Sebagai bahan dasar pakaian seperti halnya jaket, jas, celana, topi, sweater, cardigan dan baju hangat lainnya.
  • Selimut, karpet, bulu kempa dan pelapis.
  • Karpet dan kain pelana yang dipasang pada punggung kuda.

Serat Hewan

Sumber : https://turnbullandasser.co.uk/

Serat Hewan

Sumber : https://www.manufactum.com/

Simak juga Macam-Macam Serat Wool Yang Biasa Dipakai Dalam Pembuatan Produk Tekstil.

2. Serat Sutra

Serat sutra merupakan serat yang dihasilkan dari air liur larva ulat sutra murbei (bombyx mori) saat berubah menjadi kepompong. Kepompong inilah yang nantinya akan dipintal menjadi benang kemudian diproses lebih lanjut menjadi bahan kain.

Serat Hewan

Sumber : https://www.thoughtco.com/

Sebagai salah satu jenis serat yang cukup populer dalam dunia tekstil, serat sutra ini dikenal memiliki daya jual yang tinggi, karena menawarkan banayak sekali keunggulan yang tidak dimiliki serat lain.

Serat Hewan

Sumber : https://www.fibre2fashion.com/

Beberapa karakteristik paling khas yang membedakan serat sutra dengan serat lain diantaranya:

  • Serat sutra memiliki tampilan fisik yang tampak berkilau seperti mutiara dan terkesan mewah.
  • Serat sutra dapat menyesuaikan diri dengan temperatur udara.
  • Serat sutra terkenal kuat tetapi dapat kehilangan hingga 20% kekuatannya ketika basah.
  • Serat sutera memiliki sifat dingin dan dapat menyerap keringat dengan baik.
  • Asam amino yang terdapat di dalam serat sutera mampu memberikan efek halus dan lembut pada tampilan kain sutra.

Dibalik sejumlah kelebihan yang sudah disebutkan di atas, serat sutra sebenarnya juga tidak luput dari kekurangan tersendiri.

  • Serat sutera ini dapat berubah warna menjadi kuning jika terlalu banyak terpapar cahaya matahari.
  • Serat sutra dapat dirusak oleh serangga, terutama jika dibiarkan kotor.

Terkait dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, serat sutra inipun umumnya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, beberapa diantaranya:

  • Kemeja, dasi, blus, gaun formal, pakaian mode kelas atas.
  • Pakaian dalam wanita, piyama, jubah, setelan pria dan baju musim panas
  • Untuk home furnishing (upholstery).

Serat Hewan

Sumber : https://www.walmart.com/

Dalam bentuk lembaran kain, sutra sendiri masih dapat diolah kembali menjadi berbagai produk kerajinan lainnya misalnya batik, shibori dan jumputan. Simak juga Karakteristik Kain Sutra dan Pemanfaatannya Pada Berbagai Produk Sandang.

3. Serat Alpaca

Serat alpaca merupakan serat alami yang didapatkan dari alpaca, sejenis hewan unik dari keluarga unta yang bentuknya menyerupai llama yakni memiliki leher yang lumayan panjang dan berbulu tebal untuk melindungi tubuh agar tetap hangat pada musim dingin.

Serat Hewan

Sumber : https://id.pinterest.com/

Beberapa karakteristik paling khas yang membedakan serat alpaca dengan serat lain diantaranya:

  • Serat alpaca terkenal halus, lembut dan terlihat mewah.  
  • Serat alpaca secara alami tahan air dan sulit untuk terbakar.
  • Serat alpaca bobotnya cukup beragam, ada yang ringan ada juga yang berat.
  • Serat alpaca tahan lama dan tidak mudah rusak.
  • Dibandingkan serat bulu domba dan kambing, serat dari alpaca cenderung lebih hangat.
  • Serat alpaca tidak mengandung lanolin yang membuatnya menjadi hypoallergenic jadi relatif aman digunakan bagi orang-orang yang punya kulit sensitif.
  • Serat alpaca memiliki ketahanan yang bagus pada air.
  • Serat alpaca tidak mudah terbakar.

Serat Hewan

Sumber : https://alpacasofmontana.com/

Bergantung pada fungsi dan tujuan pemakaiannya terdapat dua jenis serat alpaca yang digunakan dalam dunia tekstil. Serat yang dimaksud yakni berupa:

  • Huacaya yang lembut dan memiliki kerutan alami, sehingga sangat cocok untuk dirajut.
  • Suri yang tidak memiliki kerutan dan karenanya lebih cocok untuk barang tenunan.

Sementara untuk aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, serat alpaca juga bisa dibuat menjadi berbagai jenis produk kerajinan yang menarik seperti halnya:

  • Produk pakaian mulai dari baju dan sweater.
  • Sarung tangan, selimut, mainan seperti boneka dan hiasan dinding.
  • Untuk membuat alas kaki yang berfungsi melindungi kaki dari udara dingin.
  • Sebagai kain pelana karena sifatnya yang hangat dan elastis sehingga mudah dibentuk.
  • Karpet yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Serat Hewan

Sumber : https://alpacissimi.com/

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai jenis-jenis serat alami yang dihasilkan dari hewan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga informasi yang kami bagikan bisa memberi kemudahan bagi anda untuk mengenal jenis-jenis serat yang biasa digunakan untuk membuat pakaian maupun keperluan lain.

Kalau sahabat Fitinline mau tahu lebih banyak referensi tentang serat alam maupun jenis serat lainnya yang lebih beragam dalam dunia tekstil simak terus artikel dari kami ya.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.