Article

Homepage Article Jahit Menjahit 10 Kriteria Jahitan Yang…

10 Kriteria Jahitan Yang Bagus Sesuai Standar Butik

Pakaian merupakan kulit kedua manusia yang berfungsi untuk menutup dan melindungi bagian tubuh dari debu, hujan, salju, angin, maupun panasnya terik matahari. Mengingat pentingnya peranan pakaian tersebut, maka sahabat Fitinline hendaknya selalu memperhatikan kesesuaian model baju yang hendak anda kenakan dengan kondisi lingkungan.

Kualitas Jahitan Baju

Sumber : http://tesetturlu.moda/

Faktor lain yang layak anda jadikan bahan pertimbangan dalam memilih pakaian yaitu berupa detail jahitan pada pakaian. Berbicara tentang jahitan pada pakaian, berikut beberapa kriteria atau syarat yang perlu anda ketahui tentang kualitas busana yang bagus sesuai standar butik. 

Kualitas Jahitan Baju

Sumber : http://www.aliexpress.com/

  • Pakaian yang berkualitas baik umumnya dijahit menggunakan stik kecil. Semakin kecil stik yang digunakan maka jahitan semakin rapat dan halus jahitannnya (1 cm berisi 4 – 6 stik).
  • Obrasan pada tepi pakaian memiliki tampilan dan bentuk yang rapi, tidak mengkerut, warna benang obras sesuai warna bahan kain.
  • Rollsome rapi, kecil, halus  tidak mengkerut, warna benang rollsome serasi dengan warna bahan kain.
  • Jahitan pakaian tidak loncat, tidak renggang, halus serta sesuai dengan bentuk tubuh, tidak datar.
  • Menggunakan material yang berkualitas tinggi, baik untuk bahan kain, benang, resleting, viselin, renda, maupun pelengkap pakaian lainnya.
  • Mengikuti standar pola Internasional untuk wanita. Lebar badan muka ditambah 1 cm dari lebar belakang. Kerung lengan depan lebih masuk 1 cm dari belakang (jahitan lengan maju 1 cm dari jahitan samping badan). Kampuh (sisa jahitan dalam minimal 2 cm).
  • Bagian yang tampak dari luar seperti resleting, kerah dan lubang kancing harus dikerjakan degan hati-hati sehingga bentuknya terkesan lebih bagus, halus dan benar.
  • Untuk kain yang bermotif seperti kain batik, potongan motifnya harus bertemu.
  • Bagian kerah pakaian biasanya dilengkapi dengan bahan  pelapis sepeeti viseline atau staplex kecuali kerah rebah dan frill.
  • Penyelesaian pada bagian bawah gamis dan keliman baju atau lengan dikerjakan dengan cara di “sum” atau tidak dijahit.

Kualitas Jahitan Baju

Sumber : https://phxfw.wordpress.com/

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.