Article

Homepage Article Fashion Design Unsur Penting Yang Terdapat…

Unsur Penting Yang Terdapat Pada Desain Kriya Tekstil

Dalam proses penciptaan suatu produk kriya tekstil unsur-unsur desain yang membentuknya harus disusun sedemikian rupa agar karya yang dihasilkan dapat tampil dengan baik. Untuk mengetahui unsur-unsur yang dimaksud langsung simak pembahasan berikut yuk. 

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Definisi Desain Kriya Tekstil

Desain kriya tekstil dapat diartikan sebagai suatu rancangan gambar yang memperlihatkan susunan teratur dari bahan-bahan yang dipergunakan sehingga menghasilkan suatu benda yang indah dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

  • Dalam suatu karya kriya tekstil, unsur-unsur desain tidak tampil secara sendiri-sendiri, melainkan tampil dalam suatu kesatuan.
  • Setiap unsur akan saling mendukung unsur yang lainnya, saling melengkapi dan saling mengisi bentuk suatu kesatuan yang utuh dan bermakna.

Unsur Desain Kriya Tekstil

Lebih lanjut, berdasarkan sifatnya unsur-unsur penyusun desain kriya tekstil tersebut secara umum dapat dibedakan dalam dua kategori yakni unsur yang bersifat fisik dan unsur yang bersifat psikis.

1. Unsur Yang Bersifat Fisik

Unsur yang bersifat fisik merupakan unsur yang dapat dipahami secara visual. Contohnya berupa garis, bentuk, arah, tekstur, warna dan kesan gelap terang (kontras).

  • Unsur Garis

Garis termasuk ke dalam salah unsur desain yang paling utama, karena dari garis tersebut dapat terbentuk sebuah bidang. Karena adanya perbedaan-perbedaan garislah maka suatu disain menjadi demikian bervariasi.

  • Nilai dari suatu garis banyak ditentukan oleh irama serta kemampuan mewujudkan bentuk atau massa dengan kemungkinan yang hampir tak terbatas dalam perpaduannya dengan unsur-unsur lain.
  • Secara visual garis-garis ini dapat pula dibedakan dalam bentuk lurus, lengkung, patah-patah, bergelombang dan sebagainya.
  • Unsur Bentuk

Bentuk merupakan suatu permukaan yang dibatasi oleh garis dan mempunyai kesan dua dimensi. Dalam seni kriya bentuk ini dapat dibedakan lagi menjadi 2 macam kategori, yaitu bentuk geometris dan non-geometris.

  • Bentuk Geometris

Bentuk geometris merupakan bentuk-bentuk yang bersifat kubistik.

  • Bentuk yang terjadi atas perpaduan antara garis lurus contohnya segi tiga dan segi empat.
  • Bentuk yang terjadi atas perpaduan antara garis lengkung misalnya saja berupa lingkaran dan elips.
  • Sementara bentuk yang terjadi atas perpaduan antara garis lurus dan lengkung yakni berupa setengah lingkaran.
  • Bentuk Non Geometris

Sedangkan bentuk non-geometris merupakan bentuk-bentuk yang lebih abstrak seperti hewan atau tumbuhan.

  • Unsur Arah

Arah merupakan unsur desain yang menghubungkan bentuk dengan ruang. Setiap bentuk dalam ruang pasti mempunyai arah terkecuali bentuk lingkaran dan bola. Macam-macam arah yang dimaksud yakni berupa arah vertikal, horizontal, diagonal dan miring.

  • Arah vertikal, horizontal dan miring akan membentuk ruang dua dimensi.
  • Arah menyerong yang membuat sudut akan lebih membentuk ruang maya karena arah serong menimbulkan kesan seolah membentuk perspektif.
  • Unsur Tekstur

Tekstur dapat diartikan sebagai tampak rupa atau tampang permukaan dari suatu benda. Tekstur yang dimaksud misalnya saja berupa polos atau bercorak, licin atau kasar, kusam, lunak atau keras.

  • Sifat permukaan benda yang bisa dilihat dan dirasakan oleh indera peraba dapat disebut pula dengan tekstur nyata.
  • Sifat permukaan benda yang hanya bisa dilihat saja, sehingga menghasilkan kesan yang berbeda ketika dilihat dan diraba  dapat disebut pula dengan tekstur semu.
  • Unsur Warna

Unsur warna dalam kriya tekstil dapat berfungsi sebagai hiasan maupun pelengkap. Penampilan suatu warna sangat ditentukan oleh kehadiran warna yang lainnya baik itu sebagai pendamping maupun sebagai latar.

Simak juga pembahasan mengenai Penerapan Unsur Warna Dalam Desain Fashion.

  • Unsur Gelap Terang

Unsur desain gelap terang merupakan unsur desain yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, seperti:

  • Memperkuat kesan 3D (tiga dimensi) suatu bentuk.
  • Mengilusikan kedalaman ataupun ruang.
  • Menciptakan kontras atau suasana tertentu.

2. Unsur Yang Bersifat Psikis

Lain halnya dengan unsur yang bersifat fisik, unsur yang bersifat psikis tidak dapat dipahami secara visual melainkan hanya dapat dirasakan saja. Contohnya berupa perasaan, pandangan, pemikiran, gagasan atau karakter yang terungkap dalam suatu karya.

Jenis Desain Kriya Tekstil

Dengan melibatkan unsur-unsur desain yang sudah disebutkan di atas, desain kriya tekstil sendiri secara umum dapat dibedakan pula dalam dua kategori utama. Desain yang dimaksud yakni berupa structural design (desain struktur) dan decorative design (desain hiasan).

  • Structural Design

Structural design (desain struktur) merupakan desain yang terdiri atas susunan unsur garis, bentuk, warna dan tekstur dari suatu benda baik berupa benda yang mempunyai ruang maupun gambaran dari suatu benda.

Contoh deesain struktur yaitu berupa gambaran suatu benda yang akan dibuat dilengkapi dengan keterangan ukuran, warna dan bentuknya.

  • Decorative Design

Decorative design (desain hiasan) merupakan sentuhan yang diberikan pada permukaan benda dengan tujuan untuk memperindah tampilan benda. Terdapat tiga cara dalam menyusun decorative desain, yaitu:

  • By the color and pattern, yaitu warna dan motif yang tersusun dalam suatu bahan tekstil seperti batik, tapestry maupun songket dan secara tidak langsung juga berfungsi sebagai decorative design.

Unsur Kriya Tekstil

Sumber : https://www.dunelm.com/

  • By construction details, yaitu membentuk detail hiasan tertentu dengan membuat jahitan pada bahan kain. Misalnya saja dalam bentuk quilt, smock, detail shirring dan pintuck.

Unsur Kriya Tekstil

Sumber : https://id.pinterest.com/

  • By decorative trims, yaitu teknik yang biasanya berupa tempelan kain di atas permukaan kain dengan menambahkan unsur pelengkap lain seperti kancing, renda dan fringe.

Unsur Kriya Tekstil

Sumber : https://www.macculloch-wallis.co.uk/

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai sejumlah unsur penting dalam desain kriya tekstil yang dapat kami bagikan untuk anda. Yang pasti untuk menciptakan suatu karya kriya tekstil yang menarik, unsur-unsur tersebut harus disusun dan dipadukan menurut kaidah-kaidah tertentu seperti kesatuan, keseimbangan dan irama.

Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk membuat produk kriya tekstil?. Sebagai bahan pertimbangan anda bisa melihat-lihat dulu koleksi Kain Kanvas dan Kain Blacu, Kain Linen, Kain Katun, Kain Corduroy, Bahan Suede, Bahan Vitrase dan Kain Satin yang kami miliki.

Kalau anda mau tahu lebih banyak tentang prinsip-prinsip yang harus diterapkan dalam kriya tekstil simak juga pembahasan mengenai 3 Prinsip Kriya Tekstil dan Jenis Produk Yang Dihasilkan.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.