Siapa sangka, makanan kini tak hanya bisa menggugah selera, tapi juga mempercantik tampilan gaya berpakaian. Tren food in fashion sedang ramai dibicarakan karena menghadirkan cara baru dalam berekspresi. Warna-warna lembut seperti krim dan mocha, motif buah yang cerah, hingga aksesori berbentuk makanan kini muncul di berbagai koleksi desainer ternama.
Artikel ini akan membahas bagaimana food in fashion muncul, mengapa banyak orang menyukainya, serta bagaimana kamu bisa ikut mencoba tren ini dalam gaya sehari-hari.
Apa Itu Food in Fashion?
Food in fashion adalah konsep perpaduan antara dunia kuliner dan mode, di mana elemen makanan dijadikan inspirasi dalam desain pakaian, aksesori, hingga peragaan busana. Tren ini tidak hanya sekadar menampilkan gambar makanan di baju, tetapi juga menerjemahkan tekstur, warna, dan suasana yang terkait dengan makanan tertentu.

Misalnya, warna pastel seperti mint, strawberry milk, atau butter cream yang dulu hanya dikenal dalam dunia dessert, kini jadi palet warna populer di runway. Begitu juga dengan bentuk-bentuk lucu seperti buah, kue, atau donat yang muncul dalam bentuk tas, sepatu, dan bahkan perhiasan.

Fenomena food in fashion menciptakan kesan ceria, playful, dan modern. Ia juga menjadi simbol dari gaya hidup masa kini yang menggabungkan self-expression dan aesthetic pleasure — dua hal yang sangat penting bagi generasi muda di era media sosial.
Sejarah dan Asal Mula Tren Food in Fashion
Walau tampak baru, konsep food in fashion sebenarnya sudah muncul sejak era 1980-an. Desainer legendaris seperti Moschino dan Jean Paul Gaultier pernah memperkenalkan busana dengan sentuhan makanan. Namun, tren ini benar-benar meledak setelah media sosial seperti Instagram dan TikTok menjadi bagian besar dari dunia fashion.

Gaya hidup foodie yang suka mengabadikan makanan berkolaborasi dengan budaya OOTD (Outfit of The Day). Hasilnya? Tren yang menggabungkan keduanya menjadi gaya baru yang menarik perhatian dunia.
Contoh paling terkenal mungkin koleksi Moschino tahun 2014 yang menampilkan busana bertema fast food seperti french fries, burger, dan milkshake—ikonik sekaligus penuh humor.
Kini, brand besar seperti Gucci, Dolce & Gabbana, dan Kate Spade juga ikut menghadirkan koleksi bertema kuliner, mulai dari tas berbentuk nanas hingga dress bermotif lemon dan cherry. Tak ketinggalan, merek streetwear dan local brand pun ikut membawa semangat food in fashion ke gaya sehari-hari yang lebih kasual.

Makna di Balik Food in Fashion
Lebih dari sekadar lucu atau unik, food in fashion juga membawa pesan sosial dan emosional. Makanan adalah simbol kebersamaan, nostalgia, dan kenangan masa kecil. Ketika elemen makanan dihadirkan dalam pakaian, ia menghadirkan kehangatan dan kebahagiaan yang familiar.
Selain itu, tren ini juga menjadi bentuk statement terhadap gaya hidup yang lebih inklusif dan menyenangkan. Dunia mode yang dulu sering dianggap kaku dan elitis kini terasa lebih dekat dan menghibur. Siapa pun bisa tampil stylish tanpa harus terlihat terlalu serius — cukup dengan mengenakan tas berbentuk croissant atau baju bermotif buah.
Bagi sebagian desainer, food in fashion juga menjadi simbol keberlanjutan (sustainability). Mereka menggunakan bahan alami, warna organik, dan teknik pewarnaan ramah lingkungan yang terinspirasi dari bahan makanan seperti kopi, teh, dan rempah-rempah.
Ragam Inspirasi Food in Fashion
1. Motif Makanan di Pakaian
Kaos bergambar pizza, dress bermotif stroberi, atau kemeja dengan ilustrasi ramen bukan hanya lucu, tapi juga jadi pernyataan gaya. Motif ini cocok untuk kamu yang suka tampil santai tapi tetap standout.

2. Aksesori Bertema Kuliner
Kalung berbentuk donat, anting mini berbentuk semangka, hingga tas berbentuk burger kini banyak dijumpai di toko fashion. Aksesori ini bisa memberi sentuhan fun pada outfit sederhana.

3. Warna Terinspirasi dari Makanan
Tren food in fashion juga muncul dalam pilihan warna. Warna “latte”, “matcha green”, “peach fuzz”, atau “cherry red” menjadi favorit desainer karena memberikan kesan lembut dan menggugah selera.

4. Runway Bertema Makanan
Beberapa fashion show dunia bahkan menggunakan makanan sebagai bagian dari konsep visual mereka. Dari meja makan raksasa di catwalk hingga model yang membawa aksesori berbentuk kue, semua dibuat untuk memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan.

Cara Mengadaptasi Food in Fashion ke Gaya Sehari-Hari
Kamu nggak perlu tampil ekstrem untuk mengikuti tren food in fashion. Berikut beberapa tips sederhana untuk mencoba gaya ini:
- Mulai dari warna. Pilih outfit dengan nuansa food-inspired seperti warna caramel, vanilla, mint, atau berry.
- Tambahkan aksesori lucu. Cukup dengan tas berbentuk buah atau bros berbentuk cupcake, gaya kamu langsung terlihat unik.
- Gunakan satu fokus. Jika pakaianmu sudah bermotif kuat, seimbangkan dengan item lain yang polos agar tidak berlebihan.
- Tunjukkan kepribadianmu. Food in fashion bukan soal meniru, tapi soal menikmati proses berbusana seperti menikmati makanan favoritmu.
Food in Fashion dan Pengaruh Media Sosial
Media sosial memainkan peran besar dalam mempopulerkan food in fashion. Gaya berpakaian bertema makanan sangat instagramable dan menarik perhatian. Banyak influencer dan kreator konten yang memadukan outfit bertema dessert dengan lokasi foto di café, bakery, atau pasar kuliner.
Tren ini mencerminkan budaya visual masa kini di mana fashion dan gaya hidup saling berhubungan. Orang tidak hanya ingin tampil modis, tapi juga ingin bercerita lewat pakaian yang mereka kenakan.
Kesimpulan
Food in fashion bukan sekadar tren sementara, tapi bentuk kreativitas yang menunjukkan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja — bahkan dari piring makanmu. Ia mengajak kita untuk bermain warna, bereksperimen dengan gaya, dan menikmati proses berpakaian seperti menikmati hidangan lezat.
Kalau kamu ingin tampil beda dan menonjol di tengah lautan gaya seragam, tren ini bisa jadi pilihan seru untuk dicoba. Cobalah mulai dari item kecil seperti aksesori atau warna bertema makanan, lalu kembangkan sesuai gaya pribadimu.
Kalau kamu bisa mengubah makanan favorit jadi outfit, kira-kira makanan apa yang akan kamu pilih? Yuk tulis di kolom komentar dan bagikan artikel ini ke temanmu yang suka fashion atau makanan!
Download E-Book Mendesain dan Video Tutorial Menjahit dari kami kalau kamu ingin belajar desain fashion secara otodidak.
Semoga bermanfaat.



Comments 0
Leave a CommentSend Comment
Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.