Article

Homepage Article Kain Karakteristik Draperi dan…

Karakteristik Draperi dan Bahan Yang Cocok Untuk Membuatnya

Selain difungsikan sebagai pemanis busana, draperi pada prinsipnya juga yang memiliki fungsi sangat penting untuk menutupi kekurangan (flattering) bentuk badan. Untuk mengetahui lebih detail tentang karakteristik draperi dan bahan kain yang cocok digunakan untuk membuatnya langsung simak pembahasan berikut yuk.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya: 

Sekilas Tentang Draperi

Draperi merupakan sejenis aksen kerut atau lipit-lipit kecil pada busana yang berpusat di satu titik atau dua titik tempat kerut atau lipit itu dibuat. Adanya lipit atau kerutan yang dibiarkan menjuntai jadi tampak menarik dan secara umum akan memberikan pengaruh pada pemakai, yaitu menjadi luwes, feminim, meriah dan agung.

Draperi Busana

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Penggunaan draperi pada suatu busana sendiri sebenarnya bukan model baru dalam sejarah mode, melainkan sudah ada sejak jaman Romawi kuno pada tahun 1600 sebelum Masehi. Pada awalnya draperi merupakan poncho bahu yang dikenakan atau berfungsi sebagai mantel atau penghangat.

Dalam bahasa Belanda, draperi biasa disebut plooien atau draperieen yang artinya lipit sementara di negeri Roma draperi biasa disebut sebagai phaniola. Draperi juga dikenal di beberapa negara Mesir, Birma, Muangthai, China, Srilangka, Afrika, Kamboja dan Mongolia.

Draperi Busana

Sumber : https://www.blibli.com/

Khusus di Indonesia, draperi alias aksen kerut atau lipit-lipit kecil juga sudah ada sejak jaman dahulu. Salah satunya yakni untuk memperindah tampilan busana wanita dari daerah Sumba dan Bugis.

Fungsi Draperi Pada Busana

Bergantung pada fungsi dan tujuan pemakaiannya, draperi yang ditambahkan pada suatu busana pada prinsipnya juga memegang banyak fungsi penting.

  • Draperi dapat berfungsi sebagai aksen atau pusat perhatian bagi sipemakai.
  • Draperi dapat digunakan untuk menutupi kekurangan (flattering) bentuk badan.
  • Draperi dapat memberikan kesan yang berbeda dari kenyataan bentuk tubuh yang ada.
  • Penggunaan draperi pada bagian sisi badan atas ataupun bawah bisa memberi kesan badan lebih besar atau tipuan mata untuk pinggul yang kecil dan berbadan kurus.
  • Penggunaan draperi pada bagian pinggang dan panggul akan memberi kesan lebih berisi bagi orang yang memiliki pinggang dan panggul kecil atau berbadan kurus.

Draperi Busana

Sumber : https://www.maision.com/

Jenis-Jenis Draperi Busana

Sebagai salah satu detail yang memiliki fungsi sangat penting untuk memperindah tampilan busana wanita, menurut pemakaian dan cara pembuatannya draperi dibedakan menjadi dua macam kategori utama. Draperi yang dimaksud yaitu berupa draperi hidup dan draperi mati.

1. Draperi Hidup

Draperi hidup merupakan model draperi yang cara pemakaian hanya lilitkan saja atau dibelitkan saja tanpa digunting dan dijahit, sehingga mudah dibuka dan dibuat kembali.

  • Draperi hidup banyak digunakan pada pakaian wanita India berupa kain sari.
  • Draperi hidup dapat pula dijumpai dalam pemakaian selendang pada wanita Indonesia.

Draperi Busana

Sumber : https://in.pinterest.com/

2. Draperi Mati

Draperi mati merupakan model draperi yang yang sengaja dibuat dengan cara pola di gunting (dipecah) menurut model kemudian dijahit.

  • Draperi mati dapat dibuka dan dipasang kembali serta dibuat dari kain serong agar jatuhnya draperi bagus.
  • Draperi mati dapat diterapkan pada seluruh bagian busana wanita.
  • Pada blus, draperi bisa dipakai untuk memperindah bagian lengan, garis leher, bagian punggung dan bagian depan blus.
  • Pada rok, draperi bisa dipakai untuk memperindah bagian bagian pinggang, bagian belakang rok, bagian depan rok, dan bagian sisi rok.
  • Pada gaun, draperi bisa dipakai untuk memperindah bagian garis leher, lengan, bagian belakang gaun, bagian depan gaun, bagian sisi gaun, dan bagian bawah.

Draperi Busana

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Kain Yang Dapat Digunakan

Terkait dengan bahan kain yang digunakan untuk membuatnya, pemilihan kain untuk pembuatan busana model draperi sebaiknya kain polos atau tidak bercorak, hal ini dimaksudkan untuk lebih menonjolkan hiasan draperi itu sendiri.

  • Kain yang paling tepat digunakan untuk pembuatan busana model draperi, yaitu kain yang teksturnya lembut, melangsai dan agak berat, agar draperi yang dihasilkan jatuhnya bagus.
  • Kalaupun kain yang digunakan merupakan kain yang bercorak, sebaiknya pilih corak kain yang kecil supaya hiasan draperi tetap menonjol.

Draperi Busana

Sumber : https://id.carousell.com/

Warna kain yang digunakan untuk busana model draperi bebas tetapi hendaknya juga disesuaikan dengan kesempatan pesta yang akan dihadiri.

  • Untuk kesempatan pesta pagi dapat dipilih warna tenang, warna pastel dan warna netral seperti warna putih, warna salem dan warna tosca.
  • Untuk kesempatan pesta siang dapat dipilih warna cerah seperti warna biru, hijau, ungu dan kuning.
  • Untuk kesempatan pesta siang dapat dipilih warna gelap seperti warna hitam, merah tua, hijau tua dan biru tua.

Untuk pilihan bahannya beberapa contoh kain yang cocok dijadikan sebagai bahan utama pembuatan draperi pada busana antara lain berupa:

  • Kain Crepe

Kain crepe merupakan sejenis bahan kain yang bersifat lentur dan memiliki tekstur seperti kulit jeruk, sedikit berpasir, kasar atau terlihat berkerut pada bagian permukaan kainnya namun tetap terasa lembut.

Simak juga Jenis-Jenis Kain Crepe dan Pemanfaatannya Pada Industri Fashion.

  • Kain Sutra

Kain sutra dapat dikategorikan ke dalam jenis kain berkualitas tinggi yang memiliki tampilan mewah, berkilau dan mampu menyerap kelembapan sekitar sepertiga dari beratnya sendiri tanpa meninggalkan efek berat serta basah.

  • Kain Satin Silk

Kain satin silk merupakan sejenis kain yang ditenun dengan menggunakan teknik serat filamen sehingga memiliki ciri khas permukaan yang mengkilap dan licin, tetapi bagian dalam atau belakang permukaannya tidak licin dan tidak mengkilap.

Simak juga 3 Alasan Mengapa Anda Harus Memilih Kain Satin Silk Untuk Tampil Lebih Glamor.

  • Kain Satin Velvet

Kain satin velvet termasuk ke dalam jenis kain berbahan dasar 100% serat poliester yang ditenun menggunakan teknik anyaman satin sehingga pada salah satu permukaan kain terlihat mengkilap.

  • Kain Roberto Cavalli

Kain roberto cavalli merupakan sejenis kain yang masih termasuk ke dalam golongan kain satin. Hampir mirip dengan kain satin velvet, kain roberto cavalli ini sebenarnya juga memiliki kualitas yang sama bagusnya baik dari kehalusan dan corak garis lurus di belakang kainnya.

  • Light Jersey

Light jersey merupakan sejenis bahan kain yang bersifat sangat elastik, ringan dan fleksibel. Kain ini umumnya juga cenderung tidak mudah kusut jadi tidak terlalu perlu disetrika.

  • Kain Lame

Lame merupakan sejenis kain tenun atau rajutan dengan pita tipis dari serat logam, di mana pita tersebut dililitkan di sekitar benang serat.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai sejumlah karakteristik draperi dan bahan kain yang cocok digunakan untuk membuatnya. Setelah menyimak pembahasan di atas sekarang sahabat Fitinline jadi makin tahukan fungsi, jenis dan pemanfaatan draperi pada busana wanita itu seperti apa.

Butuh bahan kain berkualitas dengan harga murah untuk membuat busana pesta yang dihias dengan detail draperi?. Sebagai bahan pertimbangan anda bisa melihat-lihat dulu koleksi bahan kain yang kami miliki.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.