Article

Homepage Article Kain Tekstil Jenis-Jenis Anyaman Pada…

Jenis-Jenis Anyaman Pada Kain Tekstil

Dalam proses pembuatan kain, anyaman dapat terbentuk mana kala benang lusi dengan arah memanjang den benang pakan dengan arah melintang saling terjalin satu sama lain. Anyaman pada kain tekstil sendiri dapat dibagi ke dalam anyaman dasar, anyaman turunan, anyaman campuran, anyaman dengan benang berwarna, anyaman dengan tenunan rangkap, serta anyaman khusus. Secara teknis tipe anyaman dasar yang banyak diterapkan dalam pembuatan kain terdiri dari anyaman polos, anyaman keper, dan anyaman satin.

Anyaman Kain

Sumber : http://indonesian.alibaba.com/

Anyaman Polos

Anyaman polos dapat dikategorikan sebagai jenis anyaman yang paling tua, paling sederhana, dan paling banyak dipakai dalam pembuatan kain. Nama lain dari anyaman ini adalah anyaman blacu, plat, tabby, taffeta, dan plain.

-    Benang lusi dan benang pakan pada anyaman ini bekerja dengan skema satu naik dan satu turun secara bergantian dan saling menyilang.
-    Anyaman polos untuk kain padat biasanya menggunakan benang pakan yang lebih besar dan kasar dari pada benang lusinya.
-    Anyaman polos dapat dipakai untuk kain yang jarang dan tipis (open construction/sheer texture) dengan hasil yang memuaskan dari anyaman yang lain.

Anyaman Kain

Sumber : http://tekstilnusantara.blogspot.co.id/

Anyaman Keper

Jenis anyaman dasar kedua setelah anyaman polos yaitu berbentuk anyaman keper. Nama lain dari anyaman keper yang banyak digunakan yaitu berupa twill (USA), drill (inggris), koper (jerman).

-    Pada tenun kepar titik pertemuan antara lusi dan pakan berjalan miring pada tenunannya membentuk sudut 45 derajat terhadap garis horisontal.
-    Tampilan kain pada permukaan atas dan bawahnya berlainan.
-    Anyaman keper yang biasanya dibuat dalam konstruksi padat diberi nama sesuai dengan banyaknya gun minimum.
-    Anyaman keper hanya memiliki dua buah silangan. Jika angka 1 berada diatas garis maka tipe anyamannya disebut keper pakan. Namun jika angka 1 berada di bawah garis maka anyamannya disebut sebagai keper lusi, sebab float lusinya yang panjang berada di atas benang pakan. 

Anyaman Kain

Sumber : http://tekstilnusantara.blogspot.co.id/

Anyaman Satin

Istilah satin berasal dari nama sebuah tempat di Tiongkok yang disebut “Tsething”. Dalam dunia tekstil satin dapat digunakan untuk mendeskripsikan bahan kain yang dibuat dari benang filamen sutera atau sintetis.

-    Anyaman satin hanya menonjolkan salah satu efek pada permukaan kain, yaitu efek lusi atau efek pakan. Anyaman satin dengan efek lusi dikenal dengan nama satin lusi, sedangkan anyaman satin dengan efek pakan biasa disebut sebagai satin pakan.
-    Anyaman satin dapat digunakan pada semua jenis kain dengan kontruksi padat, tetapi kurang sesuai jika digunakan untuk kain dengan kontruksi terbuka atau jarang.
-    Titik-titik silang pada anyaman satin letaknya tersebar dan tidak bersinggungan satu sama lain.

Anyaman Kain

Sumber : http://tekstilnusantara.blogspot.co.id/

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.