Article

Homepage Article Jahit Menjahit Belajar 10 Macam Tusuk Dasar…

Belajar 10 Macam Tusuk Dasar Menjahit, Disertai Gambar dan Langkah-Langkah Yang Mudah Diikuti

Kegiatan produksi pakaian tentu tidak dapat dipisahkan dari yang namanya proses jahit menjahit, entah itu menjahit dengan menggunakan mesin jahit maupun dengan tangan. Meski teknologi pembuatan pakaian saat ini sudah semakin maju, namun ternyata ada juga lho jenis pakaian  tertentu yang justru masih dibuat dengan mengandalkan tusuk jahit manual yang dikerjakan dengan tangan manusia.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.homedit.com/

Mau tahu apa saja jenis-jenis tusuk dasar menjahit yang biasa digunakan untuk membuat pakaian maupun produk pelengkap kebutuhan rumah tangga lainnya?. Supaya anda tidak makin penasaran simak dulu yuk pembahasan mengenai pengertian dari tusuk dasar menjahit, jenis-jenis tusuk dasar menjahit beserta langkah-langkah pembuatannya. 

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://sewsitall.blogspot.com/

Pengertian Tusuk Dasar Menjahit

Tusuk dasar menjahit dapat didefinisikan sebagai hasil jahitan yang dikerjakan dengan alat bantu berupa jarum jahit tangan dan benang. Selain mengandalkan jarum dan benang sebenarnya ada lagi beberapa alat yang dibutuhkan yakni berupa gunting kain, gunting benang, alat ukur, kapur jahit (untuk menandai kain yang akan dijahit).

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.homedit.com/

Jenis-Jenis Tusuk Dasar Menjahit

Berdasarkan fungsi dan kegunaannya tusuk jahit yang juga menjadi teknik dasar menjahit sendiri pada prinsipnya dapat dibedakan menjadi beberapa macam jenis, beberapa diantaranya yaitu berupa tusuk jelujur, tusuk balik, tusuk feston, tusuk flanel, tusuk batang, tusuk pipih, tusuk rantai, tusuk silang, tusuk tikam jejak, dan juga tusuk piquar.

1.    Tusuk Jelujur

Tusuk jelujur merupakan jenis tusuk jahit yang mempunyai arah horizontal, dimana ukuran dan jarak tusuk jahitan yang dibuat pada kain selalu diatur sama panjang. Teknik dasar menjahit ini dapat dibagi menjadi tiga macam kategori:

  • Tusuk jelujur biasa, tusuk jelujur ini bisa dibuat dengan menggunakan jarak yang tidak sama alias secara sembarangan.
  • Tusuk jelujur dengan jarak tertentu, tusuk jelujur ini merupakan tusukan yang dibuat dengan jarak sama atau konsisten.
  • Tusuk jelujur renggang, tusuk jelujur ini juga biasa disebut dengan tusuk renggang, yaitu tusuk jelujur ini menggunakan satu spasi.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.epidastudio.com/

2. Tusuk Feston

Tusuk feston merupakan jenis tusuk jahit yang berfungsi untuk penyelesaian tiras seperti tiras lingkar kerung lengan atau pada pinggiran pakaian bayi. Selain diaplikasikan pada pakaian tusuk feston ini biasanya juga banyak digunakan untuk menjahit tepi taplak meja, renda meja, serta selimut.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://buxstyle.com/

3. Tusuk Flanel

Tusuk flanel merupakan teknik dasar menjahit yang biasa digunakan untuk mengelim pinggiran busana yang diobras terutama untuk busana yang dibuat dari bahan yang mahal. Tusuk flanel bisa juga digunakan sebagai hiasan.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.burdastyle.com/

4. Tusuk Batang

Tusuk batang merupakan jenis tusuk jahit yang dapat dipakai untuk membuat hiasan. Sekilas tusuk batang ini lebih mirip seperti tali tambang, ada juga yang menyebutnya dengan tusuk tangkai. Cara membuatnya dengan tusukan mundur dari kiri ke kanan.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://pumora.de/

5. Tusuk Pipih

Tusuk pipih merupakan jenis tusuk jahit yang biasanya digunakan untuk melekatkan benang pada kain, membuat bentuk hidung atau mata boneka, serta menutup seluruh permukaan ragam hias.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.epidastudio.com/

6. Tusuk Rantai

Tusuk rantai merupakan jenis tusuk jahit yang terdiri dari sekelompok jahitan yang berbentuk seperti rantai. Meski termasuk ke dalam teknik jahit kuno, tapi tusuk rantai ini sampai sekarang masih banyak digunakan dalam dunia menjahit.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://crafts.tutsplus.com/

7. Tusuk Silang

Tusuk silang merupakan teknik dasar menjahit yang bermanfaat untuk menjaga lipatan tetap berada pada posisinya, saat disematkan pada lapisan atau kain yang lain. Seperti halnya tusuk jahit yang lain, tusuk silang ini bisa juga dipakai untuk membuat hiasan pada pakaian.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://somethingturquoise.com/

8. Tusuk Balik atau Tusuk Tikam Jejak

Tusuk balik atau tusuk tikam jejak merupakan jenis tusuk jahit yang jika dilihat dari bagian atas tampilannya tampak seperti jahitan mesin namun bila dilihat dari bagian bawah tusukan tampak seperti jahitan rangkap.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://crafts.tutsplus.com/

9. Tusuk Piquar

Tusuk piguar merupakan jenis tusuk jahit yang biasanya difungsikan untuk memasangkan bulu kuda pada jas atau mantel. Selain diaplikasikan pada jas tusuk piquar bisa juga digunakan sebagai tusuk hias pada busana atau lenan rumah tangga.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.123rf.com/

10. Tusuk Balut

Tusuk balut merupakan jenis tusuk jahit yang biasa dipakai untuk menyambung dua bagian bahan yang letaknya harus tepat menurut coraknya. Tusuk balut ini bisa juga difungsikan untuk menyelesaikan tiras pada kampuh klim rol, menyelesaikan tepi kampuh terutama pada bahan yang tebal, serta penyelesaian pada pinggiran jahitan.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Persiapan Menjahit

Tertarik untuk mempelajari bagaimana cara membuat tusuk dasar menjahit yang berguna dalam proses pembuatan pakaian maupun produk kerajinan jahit lainnya?. Sebelum mulai menjahit ada baiknya lakukan dulu beberapa tahap awal sebagai berikut:

  • Siapkan benang jahit dengan warna tertentu sesuai kebutuhan.     
  • Siapkan jarum jahit tangan yang akan anda gunakan untuk menjahit.   
  • Masukkan benang yang akan digunakan ke dalam lubang jarum.
  • Ikat mati pada ujung benang.
  • Mulailah menjahit dari ujung kiri atau kanan kain.
  • Supaya jahitan yang didapat lebih lurus dan rapi, anda bisa menggaris jalur jahitan dengan kapur atau menandai dengan jarum pentul.

Cara Membuat Tusuk Jelujur

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pembuatan tusuk jelujur untuk menggabungkan dua lapis kain atau lebih diantaranya:

  1. Tusukkan jarum yang telah diberi benang kebagian buruk kain yang ingin dijahit. Tarik jarum sampai benang habis.
  2. Tusukkan jarum dari bagian baik kain lalu tarik jarum sampai benang habis dari bagian buruk kain. Sesuaikan jarak jahitan sesuai kebutujan tapi usahakan jangan terlalu jauh.
  3. Tusukan kembali jarum dari bagian buruk kain, usahakan beri jarak yang sama dengan jarak tusuk jelujur yang telah dibuat, agar terlihat rapi. Tarik jarum sampai benang habis.
  4. Tusukkan kembali jarum dari bagian depan kain, dan lanjutkan seterusnya sampai jarak yang diinginkan.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.epidastudio.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.epidastudio.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.epidastudio.com/

Cara Membuat Tusuk Feston

Tusuk feston sangat sesuai jika digunakan untuk menggabungkan dua lembar kain karena hasil jahitannya relatif kuat. Proses pembuatan tusuk feston ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Mula-mula tusukan jarum pada lembaran kain dengan arah tusukan dari bawah ke atas.
    • Bila anda menjahit satu lapis kain, simpul seharusnya di sisi belakang kain.
    • Bila anda menjahit dua lapis kain, simpul seharusnya berada di antara kedua kain hingga tidak terlihat dan setelah selesai menjahit simpulnya akan berada di dalam sehingga jahitan akan terlihat lebih rapih.
    • Bila anda menjahit dari tepi (dua lembar kain dengan kain yang di atas lebih kecil dari yang di bawah) jahitan pertama harus keluar dari pinggiran tepi bawah kain yang di atas.
  2. Selanjutnya tarik benang secara perlahan, posisikan bagian panjang benang berada disebelah kanan. Fungsi dari tusukan ini adalah untuk menyembunyikan simpul benang.
  3. Berikutnya ulangi lagi dengan membuat jahitan serupa dari bawah keatas dengan arah dari kiri ke kanan atau berlawanan dengan arah jarum jam.
  4. Jika perlu menyambung benang anda bisa membuat simpul dari benang pendek dan benang sambungan. Selanjutnya masukkan ujung-ujung simpul benang tersebut di antara kain flanel dan lanjutkan menjahit seperti biasa.
  5. Untuk penyelesaian akhir jahitan buat tusuk feston seperti biasa. Tarik bagian benangnya namun jangan sampai habis kemudian masukkan jarum kedalam lubang benang yang tersisa.
  6. Tarik benang dengan kuat sehingga jahitan yang dihasilkan berdekatan dengan bagian kain. Tusukkan jarum sekali lagi pada bagian dimana simpul terakhir dibuat untuk menyembunyikan benang agar tidak terlihat dari bagian luar.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://www.scooplocal.co/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.trillfarm.co.uk/

Cara Membuat Tusuk Flanel

Tusuk flanel bisa dikatakan sebagai bentuk jahitan kain yang lebarnya tidak lebih dari 1 cm. Pada proses pembuatan busana tusuk flanel ini berguna untuk menyembunyikan jahitan agar tidak nampak jelas dari luar. Cara pembuatannya yaitu:

  1. Jelujur kain yang sudah diobras 3-4 cm langkah tusukannya mundur 0,75 cm turun kebawah.
  2. Tusuk jarum ke kanan selanjutnya mundur lagi 0,5 cm tusuk lagi ke atas seperti tusukan pertama demikian seterusnya sampai selesai.
  3. Untuk mendapatkan hasil tusukan yang halus saat menusukkan jarum ke bahan kain lakukan dengan halus dan tipis. Dengan begitu hasil jahitan tangan yang didapatkan juga tampak halus dan tipis bila dilihat dari bagian balik (bagian buruk busana).

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://www.ia470.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.threadsmagazine.com/

Cara Membuat Tusuk Batang

Seperti yang telah disebutkan di awal, tusuk batang ini sebenarnya termasuk ke dalam jenis tusuk dasar menjahit yang bisa dibuat untuk hiasan. Cara pembuatannya yaitu:

  1. Terapkan teknik menjahit dengan langkah mundur ± 0,5 cm dan mengaitkan 5 atau 6 benang pada bahan.
  2. Jika sudah jarum ditarik keluar dan menghasilkan tusuk batang dan lakukan terus menerus tusuk mundur lagi seperti sebelumnya sampai selesai.

Untuk membuat tangkai yang lebih besar maka jarak tusukan dirapatkan dan mengaitkan kain lebih banyak (besar).

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://sublimestitching.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://malamare.net/

Cara Membuat Tusuk Pipih

Memiliki fungsi yang cukup penting yaitu untuk melekatkan benang pada kain dan membuat ornamen hias, tusuk pipih kadang disebut juga sebagai tusuk satin karena permukaannya sangat lembut seperti layaknya bahan satin.

Proses pembuatan tusuk pipih pada kain dapat dilakukan dengan membuat tusuk lurus dari atas ke bawah atau sebaliknya dengan memberi kesan sedikit miring. Untuk pengerjaan yang lebih cepat tusuk pipih dapat dibuat dari dua benang sekaligus.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.thesprucecrafts.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.thesprucecrafts.com/

Cara Membuat Tusuk Rantai

Tusuk rantai merupakan teknik yang paling banyak digunakan dalam dunia menjahit. Prinsip yang diterapkan dalam membuat tusuk rantai adalah dengan langkah maju dalam menjahit.

  1. Pertama-tama tusukkan jarum dari bagian bawah ke atas kain.
  2. Setelah itu jarum akan ditusukkan kembali pada lubang tempat jarum membentuk lingkaran akibat tusukkan sebelumnya.
  3. Tarik jarum dan ulangi pola tersebut hingga terbentuk pola yang diinginkan.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.threadsmagazine.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://www.littleloveliesbyallison.com/

Cara Membuat Tusuk Silang

Memiliki tampilan yang tampak menyilang dibagian depan sementara bagian belakangnya tampak seperti susunan tangga bambu, berikut langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk membuat tusuk silang.

  1. Mulailah dari salah satu pinggiran kain dan tarik jarum menembus bidang depan, dengan jarak kira-kira 6 mm dari tepi kain.
  2. Tusukkan jarum ke belakang, secara melintang, menjauhi jahitan sebelumnya dengan jarak kira-kira 6 mm, kemudian tarik kembali jarum ke bidang depan, tarik, kemudian tusukkan kembali menjauhi titik sebelumnya dengan cara yang sama.
  3. Setelah sampai pada pinggiran kain yang lain, bawa jarum kembali ke arah yang berlawanan (berbalik ke tempat asal mula jahitan), kemudian mulai menjahit dengan cara yang sama secara melintang.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.dmc.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.needlework-tips-and-techniques.com/

Cara Membuat Tusuk Balik atau Tusuk Tikam Jejak

Tusuk tikam jejak atau tusuk balik dapat dikategorikan ke dalam salah satu jenis tusuk dasar menjahit yang memiliki banyak kegunaan salah satunya untuk menjahit lipatan maupun menyambung kain. Cara pembuatan tusuk tikam jejak yang paling mudah yaitu:

  1. Tusukkan jarum jahit pada bahan kain melalui bagian buruknya kemudian tarik benangnya secara perlahan agar ikatan simpul bersandar pada bahan kain.
  2. Melalui bagian baik kain tusukkan jarum jahit dengan jarak kurang lebih 5 mm ke arah kiri dari posisi tusukan jarum sebelumnya. Tusukkan kembali jarum jahit melalui bagian buruk kain dengan jarak kurang lebih 10 mm ke arah kanan dari jahitan yang baru saja dibuat kemudian tarik benangnya secara perlahan.
  3. Tusukkan kembali jarum jahit menuju bagian bawah kain sejauh 5 mm ke arah kiri (tepat pada tusukan jarum yang pertama kali dibuat), kemudian tusukkan jarum jahit melalui bagian buruk kain dengan jarak kurang lebih 10 mm ke arah kanan dari jahitan yang baru saja dibuat.   
  4. Melalui bagian baik kain tusukkan jarum jahit dengan jarak kurang lebih 5 mm ke arah kiri dari posisi tusukan jarum sebelumnya,  kemudian tusukkan jarum jahit melalui bagian buruk kain dengan jarak kurang lebih 10 mm ke arah kanan dari jahitan yang baru saja dibuat.
  5. Ulangi langkah-langkah diatas untuk mendapatkan hasil jahitan yang lebih panjang. Pastikan setiap jahitan mempunyai ukuran yang kurang lebih sama. Jika proses pembuatannya dilakukan dengan benar maka jahitan akan terlihat sedikit menindas satu sama lain pada titik ruas jahit sebelumnya.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.thesprucecrafts.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.thesprucecrafts.com/

Cara Membuat Tusuk Piquar

Tusuk piquar biasanya banyak dipakai oleh penjahit yang melibatkan kain rambut kuda dan bahan pelapis pada mantel. Tusuk jahit ini umumnya dikerjakan dari bagian atas ke bawah dan kebalikannya.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://princekevin019.blogspot.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : http://www.greyfoxblog.com/

Cara Membuat Tusuk Balut

Proses pembuatan tusuk balut yang biasa digunakan untuk menyambung dua bagian bahan ataupun menyelesaikan tiras pada kampuh klim rol sebenarnya sangat mudah. Teknik menjahitnya bisa dimulai dari kiri ke kanan atau sebaliknya kanan ke kiri dengan letak tusuk sedikit miring atau justru miring sekali dan mengambil bahan dari tiras 1 mm.

  1. Tusukan jarum pada lembaran kain dengan arah tusukan dari bawah ke atas.
  2. Selanjutnya tarik benang secara perlahan.
  3. Tusukkan lagi jarum jahit anda pada bahan kain dari bawah ke atas. Atur jaraknya jangan sampai terlalu dekat ataupun terlalu jauh dari tusukan pertama kemudian tarik benang secara perlahan.
  4. Ulangi langkah-langkah di atas untuk menjahit bahan kain sampai batas tertentu sesuai kebutuhan anda.

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Teknik Dasar Menjahit

Sumber : https://www.craftsy.com/

Demikian pembahasan mengenai pengertian tusuk dasar menjahit, jenis-jenis tusuk menjahit, serta cara lengkap pembuatan masing-masing tusuk dasar menjahit yang menjadi teknik dasar dalam teknik menjahit pakaian.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.