Article

Homepage Article Pakaian Adat 6 Perlengkapan Pakaian Adat…

6 Perlengkapan Pakaian Adat Wanita Suku Sasak

Seperti halnya pakaian adat di daerah lain, masyarakat suku sasak yang mendiami wilayah lombok Nusa Tenggara Barat juga memiliki berbagai tradisi dan kebudayaan yang disesuikan dengan aturan agama dan tata cara adat yang dianut oleh masyarakat suku sasak. Salah satunya terdapat pada pakaian adat tradisional suku sasak yang dibuat, dipakai serta didukung dan dikembangkan oleh masyarakat sasak. Jenis pakaian adat yang dikenakan oleh kaum wanita suku sasak yaitu berupa baju tanpa lengan dengan model kerah berbentuk huruf V yang dberi hiasan pada bagian gigir baju. Berbagai kelengkapan yang terdapat pada pakaian adat kaum wanita suku sasak diantaranya pangkak, tangkong, tongkak, lempot, kereng, serta aksesoris. 

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://www.wacananusantara.org/

Pangkak

Pangkak merupakan mahkota emas berbentuk bunga cempaka dan bunga mawar yang diselipkan disela-sela konde atau sanggul. 

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://bizmi69.blogspot.com/

Tangkong

Sebagai lambang keanggunan jenis pakaian ini umumnya dibuat dari bahan beludru atau brokat dan dapat berupa pakaian kebaya dari bahan berwarna cerah atau gelap. 

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://lombok-inges.blogspot.com/

Tongkak

Tongkak adalah kain sabuk panjang dengan bagian ujung berumbai yang dililitkan pada bagian pingang sebelah kiri dan digunakan sebagai lambang kesuburan dan pengabdian.

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://sinonakurus.blogspot.com/

Lempot

Lempot merupakan kain tenun panjang bercorak khas yang disampirkan pada pundak bagian kiri. Penggunaan selendang ini memiliki makna sebagai perlambang kasih sayang.

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://rujak06.wordpress.com/

Kereng

Penggunaan kain tenun songket (kain kereng) sebagai lambang kesopanan, dan kesuburan yaitu dililitkan dibagian pingang sampai sebatas mata kaki.

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://mpismeker.blogspot.com/

Asesoris

Selain perlengkapan yang telah disebutkan diatas ditambahkan pula penggunaan endit atau pending yaitu berupa rantai perak yang difungsikan sebagai ikat pinggang, onggar-onggar atau hiasan berupa bunga emas yang diselipkan dibagian konde, giwang atau anting-anting, serta suku atau ketip yang terbuat dari uang emas dan perak yang dibentuk bros, serta kalung. 

Pakaian Adat Wanita Sasak

Sumber : http://ubermoon.blogspot.com/

Walau pada kenyataannya jilbab dan alas kaki tidak digunakan sebagai kelengkapan pakaian adat suku sasak namun pada perkembangannya penggunaan keduanya tetap dibenarkan. Meski hanya alas kaki berupa selop yang terbuat dari bahan karet maupun kulit dan jilbab yang dimodifikasi dengan tambahan mahkota seperti halnya penggunaan konde atau sanggul. Semoga bermanfaat.

Tags: jual bajujual baju batikjual baju onlinejual pakaian wanitajual pakaian onlinetoko baju batiktoko baju batik onlinetoko baju batik wanita dan priatoko baju onlinetoko baju wanitatoko busana onlinebeli baju batikbeli baju batik wanita dan priabeli baju onlinegambar baju batikdesain baju batikfashion batikfashion wanitafashion baju terbarufashion designfashion designerdesigner indonesia

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.