Article

Homepage Article Batik 4 Ciri Khas Motif Geometris…

4 Ciri Khas Motif Geometris dan Cara Untuk Membuatnya

Motif geometris menjadi salah satu motif tertua yang sampai saat ini masih eksis di dunia fashion dan banyak diandalkan untuk memperindah tampilan bahan kain. Buat anda yang mau tahu lebih detail lagi tentang ciri-ciri motif geometris dan aplikasinya pada kain batik langsung simak pembahasan berikut yuk.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Pengertian Motif Geometris

Motif geometris merupakan salah satu jenis ragam hias yang ornamennya tersusun atas bentuk-bentuk geometris ke dalam satu motif. Ragam ini kerap memanfaatkan berbagai unsur garis seperti garis lengkung, lurus dan zigzag serta berbagai bidang lainnya seperti segi empat, persegi panjang, lingkaran dan layang-layang.

  • Motif geometris termasuk ke dalam salah satu jenis ragam hias paling tua yang ada dalam kehidupan manusia.
  • Beberapa sumber menyebutkan motif geometris ini bahkan sudah dikenal sejak zaman prasejarah.

Motif geometris sendiri awalnya tercipta dari bentuk kecil seperti titik atau garis kemudian meluas menjadi bidang yang sederhana. Dari bentuknya yang sederhana motif tersebut selanjutnya dikembangkan ke dalam pola yang lebih rumit.

Motif Batik

Sumber : https://shopee.co.id/

Karya seni yang dihasilkan dari motif geometris ini biasanya berupa barang dua dimensi dan 3 dimensi. Salah satu contoh yang bisa anda lihat dalam kehidupan sehari-hari yakni seperti pada kain batik yang dapat ditemukan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi hingga Papua.

Ciri Khas Motif Geometris

Sebagai salah satu ragam hias yang cukup populer dalam pembuatan batik motif geometris sendiri secara umum memiliki ciri khas yang berbeda dengan motif batik lainnya. Beberapa ciri khas yang dimiliki motif batik geometris diantaranya:

1. Memuat Unsur Garis

Motif geometris umumnya banyak tersusun atas berbagai macam unsur garis, baik garis lurus, zigzag, spiral dan lain sebagainya.

  • Meskipun motifnya berupa garis, namun tampilan yang dihasilkan tidak kaku.
  • Penggunaan unsur garis membuat karya seni terlihat lebih rapi dan indah.

Motif Batik

Sumber : https://blog.elevenia.co.id/

2. Memuat Bidang Geometris

Selain memuat unsur garis, ragam hias ini juga tersusun atas bentuk-bentuk lain seperti segi empat, persegi panjang, lingkaran dan layang-layang. Bahkan ada pula yang terdiri dari stilasi bunga dan daun.

Motif Batik

Sumber : https://www.blibli.com/

3. Disusun Secara Memanjang

Motif batik geometris disusun memanjang dan sambung menyambung hingga membentuk gambar yang tampak berulang atau seperti diulang-ulang.

Motif Batik

Sumber : https://www.lazada.co.id/

4. Tersusun Atas Beberapa Motif

Dalam suatu karya batik yang menerapkan ragam hias geometri biasanya terdapat beberapa bentuk geometri di dalamnya. Hal ini dimaksudkan agar kain batik yang dihasilkan memiliki tampilan yang lebih variatif dan menarik.

Motif Batik

Sumber : https://shopee.co.id/

Terkait dengan aplikasinya pada kain batik, motif geometris sendiri dapat dijumpai pada berbagai jenis kain batik modern dan beberapa batik lama yang sederhana.

1. Kain Batik Modern

Pada kain batik modern motif-motif yang banyak dipakai kebanyakan terdiri dari bentuk bunga maupun daun yang sudah disederhanakan.

  • Motif Bunga

Motif bunga menjadi salah satu motif andalan pada kain batik karena memiliki kesan elegan.

  • Motif Daun

Motif daun merupakan salah satu motif paling sederhana yang biasa digunakan untuk memperindah penampilan dan menunjukkan sisi sederhana.

Motif Batik

Sumber : https://www.bukalapak.com/

2. Kain Batik Lama

Sementara motif-motif yang banyak dipakai pada kain batik lama antara lain berupa motif swastika, motif banji, motif pilin, motif meander, motif kawung, motif tumpal dan motif ceplok.

  • Motif Swastika

Swastika merupakan motif hias berbentuk dasar huruf Z yang saling berlawanan.

Motif Batik

Sumber : https://senibudayasia.blogspot.com/

  • Meander

Motif Meander merupakan ragam hias yang memiliki bentuk dasar huruf T. Dalam perkembangannya, ragam hias ini juga memunculkan ragam hias swastika.

Motif Batik

Sumber : https://alunalun.info/

  • Motif Pilin

Motif pilin merupakan ragam hias yang memiliki bentuk dasar huruf S. Dalam variasinya juga berbentuk SS (pilin ganda).

Motif Batik

Sumber : http://www.tjokrosuharto.com/

  • Motif Kawung

Kawung di dalam bahasa Sunda berarti aren atau kolang-kaling. Karenanya ragam hias ini memiliki bentuk menyerupai buah aren yang dipotong melintang.

Motif Batik

Sumber : https://shopee.co.id/

  • Motif Tumpal

Motif tumpal merupakan ragam hias tradisional Nusantara yang memiliki bentuk dasar segitiga sama kaki.

Motif Batik

Sumber : https://senibudayasia.blogspot.com/

  • Motif Ceplok

Motif ceplok merupakan ragam hias yang yang memiliki unsur simetris dan membentuk sudut empat arah. Motif ini biasanya terdiri atas satu pola yang disusun berulang-ulang.

Motif Batik

Sumber : https://sintesakonveksi.com/

Simak juga pembahasan mengenai 6 Variasi Motif Batik Ceplok Khas Yogyakarta dan Filosofinya kalau anda mau tahu lebih banyak tentang jenis-jenis motif batik yang masih satu keluarga dengan motif batik ceplokan.

Membuat Motif Geometris

Tertarik untuk membuat kreasi motif geometris sendiri tapi masih bingung harus memulainya dari mana?. Khusus untuk anda yang ingin membuatnya ada beberapa tahapan yang bisa dilakukan.

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Pertama-tama siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang anda btuhkan untuk menggambar. Misalnya saja kertas gambar, cat air, kuas, mistar dan palet.

2. Menentukan Teknik Gambar

Tentukan teknik gambar yang paling sesuai dengan selera anda, dalam hal ini anda bisa menggunakan teknik mistar atau manual.

3. Tentukan Bidang Ragam Hias

Pilih seperti apa elemen yang hendak anda pakai untuk ragam hiasnya, misal bentuk segitiga, persegi, segi lima, segi enam, lingkaran, elips atau bidang lain.

4. Buat Sketsa Ragam Hias

Buat sketsa yang hendak digambar menggunakan pensil. Dalam hal ini anda bisa menerapkan beberapa prinsip berikut.

  • Ciptakan ornamen dengan menyusun motifnya melalui pengulangan secara penuh dan konsisten.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Susun motifnya melalui pengulangan yang digeser/diturunkan kurang dari setengahnya.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Susun motifnya melalui pengulangan yang digeser/diturunkan setengahnya.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Susun motifnya secara berulang, memutar bertumpu pada satu titik pusat.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Susun motif pada ornamen dengan cara berhadap-hadapan atau berlawanan arah sejajar satu dengan yang lain.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Tempatkan motifnya secara selang seling menggunakan dua motif berbeda.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

  • Susun motif secara acak tanpa ada ikatan pola tertentu. Beberapa pola ditempatkan secara menyebar bebas.

Motif Batik

Sumber : http://pustakamateri.web.id/

5. Warnai Ragam Hias

Selesai membuat sketsa selanjutnya warnai ragam hias dengan pewarna yang diinginkan.

6. Penyelesaian Akhir

Untuk penyelesaian akhir lihat keseluruhan gambar dengan cermat dan teliti kemudian koreksi apakah masih ada bagian yang perlu diperbaiki atau tidak.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai ciri-ciri motif batik geometris dan aplikasinya pada kain batik. Semoga informasi yang kami bagikan bisa menambah wawasan anda mengenai batik dan motif-motif yang banyak terdapat pada kain batik itu sendiri.

Butuh bahan kain batik berkualitas dengan harga murah untuk membuat kemeja, baju blus wanita, rok dan berbagai model pakaian lainnya?. Sebagai bahan pertimbangan anda bisa melihat-lihat dulu koleksi bahan Kain Batik yang kami miliki.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.