Article

Homepage Article Desain Fesyen 20 Macam Variasi Kerah Yang…

20 Macam Variasi Kerah Yang Sesuai Untuk Berbagai Jenis Pakaian

Memilih bentuk kerah yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan menjadi salah satu hal paling penting yang harus diperhatikan dalam berpakaian. Sebab bagus tidaknya sebuah pakaian yang dihasilkan kurang lebih sangat bergantung pada macam-macam kerah yang digunakan atau diaplikasikan pada pakaian itu sendiri.

Pengertian Kerah

Kerah merupakan bagian dari suatu pakaian yang dijahitkan atau dipasangkan pada garis leher. Bentuk dan model kerah sendiri ada bermacam-macam, dimana penerapan bentuk dan model kerah pada busana tersebut pada dasarnya memiliki peran yang berbeda-beda tergantung dari model, jenis busana dan kesempatan penggunaan busana.

Ditinjau dari segi desain dan tujuan pemakaiannya keberadaan kerah baju ini secara keseluruhan mempunyai dua manfaat utama:

  1. Secara fungsional kerah dapat digunakan untuk menutupi kekurangan tubuh di bagian leher maupun bahu serta melindungi area leher dan bahu dari sengatan sinar matahari dan udara dingin.
  2. Secara dekoratif kerah memiliki fungsi sebagai pemanis. Dengan adanya kerah baju pakaian akan menjadi semakin menarik. Kerah dekoratif juga dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir penggunaan aksesoris leher seperti halnya kalung.

Kerah yang terdapat pada pakaian diyakini merupakan perkembangan dari ruff yakni semacam kerah lipit berukuran lebar yang dibuat dari bahan kain kaku menyerupai piringan besar yang melingkari leher. Ruff ini dulunya berfungsi untuk melindungi bagian tepi busana di daerah leher.

Dari yang awalnya berbentuk besar dan kaku seiring berjalannya waktu ruff tersebut kemudian mulai digantikan dengan kerah yang dikenal memiliki bentuk tegak, terlipat dan dalam perkembangannya terdapat pula kerah dengan bentuk lain.

Bentuk Dasar Kerah Baju

Menurut bentuk dasarnya kerah dapat dibagi menjadi tiga kategori yakni berupa kerah rebah, kerah setengah tegak dan kerah tegak. Masing-masing kerah tersebut umumnya memiliki ciri khas dan karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

1. Kerah Tegak atau Berdiri (Stand Collar)

Kerah tegak atau kerah berdiri merupakan jenis kerah baju yang letaknya tegak di sekeliling leher dan hampir menutupi setengah panjang leher. Bila dilihat dibagian belakang kerah tegak tampak tegak dan tinggi. Model kerah pakaian jenis ini bisa ditemukan pada pakaian model cheongsam atau sweater.

Kerah Baju

Sumber : https://m.banggood.com/

Cara Membuat Pola Dasar Kerah Tegak

  • Siapkan pola dasar badan kemudian jiplak pola dasar muka dan belakang. Ubah pola dasar tersebut sesuai dengan model busana yang akan dibuat.
  • Ukur lingkar leher muka dan belakang pada pola badan yang telah diubah, lalu buat pola kerahnya
  • Untuk menentukan besar kerah lihat tingginya letak kerah di lingkar leher.

Gambaran mengenai pola kerah tegak yang lebih jelas dapat dilihat pada ilustrasi berikut. 

Kerah Baju

Sumber : http://www.academia.edu/

2. Kerah Rebah (Flat Collar)

Kerah rebah merupakan jenis kerah pakaian yang letaknya merebah sekeliling badan dan bahu tanpa penegak. Ciri-ciri paling khas yang membedakan kerah rebah dengan jenis kerah lainnya adalah bentuk dan model kerah rebah di bagian belakangnya tidak dilengkapi dengan penegak.

Kerah rebah seperti ini biasanya bisa dengan mudah dijumpai pada dress atau blouse yang dibuat untuk anak-anak maupun wanita dewasa. Karena desain kerah rebah cenderung memberi kesan feminim, kerah ini jarang dipakai pada pakaian pria.

Kerah Baju

Sumber : http://surefitdesigns.blogspot.com/

Cara Membuat Pola Dasar Kerah Rebah

  • Jiplak pola muka dan pola belakang badan, pola belakang diletakan diatas pola muka bertumpuk di ujung bahu kurang lebih 1 cm.
  • Kemudian gambar pola kerahnya pada pola badan sesuai dengan bentuk dan model kerah.
  • Untuk menentukan besar kerah lihat perbandingan besar kerah dengan lebar bahu, jika letak kerah 1/3 dari bahu berarti besar kerah 5-6 cm.

Gambaran mengenai pola kerah rebah yang lebih jelas dapat dilihat pada ilustrasi berikut. 

Kerah Baju

Sumber : http://www.academia.edu/

3. Kerah Setengah Tegak (Roll Collar)

Kerah setengah tegak atau setengah berdiri merupakan jenis kerah pakaian yang memiliki penegak di bagian belakang sehingga bentuknya tegak di belakang dan merebah di muka, cirinya bagian belakang nampak lebih tinggi karena ada penegaknya. 

Kerah Baju

Sumber : https://www.dx.com/

Cara Membuat Pola Dasar Kerah Setengah Tegak

Siapkan pola dasar badan kemudian jiplak pola dasar muka dan belakang lalu ubah pola dasar tersebut sesuai model busana yang akan dibuat.

  • Ukur lingkar leher muka dan belakang pada pola yang telah diubah lalu buat pola kerahnya.
  • Untuk menentukan besar kerah, lihat perbandingan letak kerah dengan lebar bahu.

Gambaran mengenai pola kerah setengah tegak yang lebih jelas dapat dilihat pada ilustrasi berikut. 

Kerah Baju

Sumber : http://www.academia.edu/

Macam-Macam Variasi Kerah Baju

Dari bentuk dasar kerah yang telah disebutkan di atas, saat ini model kerah baju terus mengalami perkembangan sehingga terciptalah berbagai variasi bentuk kerah yang lebih menarik. Berikut beberapa bentuk variasi kerah baju yang diperoleh dari perkembangan kerah berdiri, kerah setengah berdiri dan kerah rebah.

1. Variasi Dari Bentuk Kerah Berdiri

Beberapa jenis kerah baju yang didapat dari pengembangan kerah berdiri diantaranya berupa kerah shanghai, kerah turtle, kerah tegak biasa, kerah funnel, kerah stand away dan kerah frills.

a. Kerah shanghai merupakan jenis kerah baju yang polos dan memiliki bentuk tegak sejajar tepat pada bagian leher dengan lebar antara 2 sampai 4 cm. Jenis kerah ini memiliki ciri khas berbentuk bulat dan tidak dan tidak dapat diturunkan.
Meski awalnya hanya diaplikasikan pada shanghai dress dari negara China tetapi kerah shanghai ini sekarang banyak di adopsi untuk berbagai macam jenis pakaian baik pria maupun wanita. Pakain pria yang dilengkapi dengan model kerah shanghai dapat dipadukan dengan blazer atau jas.

Kerah Baju

Sumber : https://www.blibli.com/

b. Kerah turtle merupakan jenis kerah baju yang berbentuk tinggi sehingga kerah ini biasanya dapat dilipat atau dipanjangkan menutupi leher. Kerah turtle yang berbentuk tinggi kebanyakan lebih sering digunakan untuk jaket, sweater, kaos maupun pakaian penghangat tubuh lainnya.

Kerah Baju

Sumber : https://www.uniqlo.com/

Sejarah turtleneck sebenarnya bisa ditelusuri hingga abad ke-15. Dimana pada waktu itu turtleneck merupakan jenis pakaian yang biasa digunakan para pelaut untuk melindungi tubuh mereka ketika bekerja di tengah terpaan angin laut.

Memasuki tahun 60-an para pecinta fashion semakin tergila-gila pada turtleneck, ketika banyak musisi rock mulai memakai item fashion tersebut saat perform. Sejak saat itulah turtleneck mulai banyak digemari dan digunakan sebagai pelengkap gaya penampilan di berbagai belahan dunia.

c. Kerah tegak merupakan jenis kerah baju yang berdiri tegak di sekitar leher atau mengikuti bentuk leher, tetapi tidak menggulung atau membalik.

Kerah Baju

Sumber : https://grayestudio.com/

d.    Kerah funnel merupakan jenis kerah baju yang bentuknya tampak menyerupai cerobong. Kerah jenis ini biasanya menggunakan bukaan depan dengan tutup tarik atau ritsleting. Fungsi utama ritsleting adalah untuk memudahkan dalam memasang dan membuka pakaian.

Kerah Baju

Sumber : https://www.oaknyc.com/

e. Kerah stand away merupakan jenis kerah baju yang meluas keluar dari ujung garis leher.

Kerah Baju

Sumber : https://www.pinterest.com

f. Kerah Frills merupakan jenis kerah baju yang terbuat dari sepotong bahan yang dikerut dan dijahitkan pada pinggiran garis leher membentuk sebuah kerah yang tegak sesuai model garis leher pakaian.

Kerah Baju

Sumber : http://education26ika.blogspot.com/

2. Variasi Dari Bentuk Kerah Rebah

Beberapa jenis kerah baju yang didapat dari pengembangan kerah berdiri diantaranya berupa kerah rebah biasa, kerah shawl, kerah kelasi, kerah bertha, kerah cape, kerah reverse, kerah shiller, kerah pita, kerah jabot, kerah collaret.

a. Kerah peterpan merupakan jenis kerah baju yang terletak datar pada bagian leher dan sejajar dengan garis bahu tanpa menggunakan penegak. Kerah rebah berbentuk bulat ini merupakan tipe spesifik dari sebuah kerah yang biasanya ditemukan pada baju wanita maupun model pakaian anak. Peterpan collar juga sangat menonjolkan sisi feminin, elegan dan chic.

Kerah Baju

Sumber : https://www.zara.com/

b. Kerah selendang atau shawl merupakan jenis kerah baju yang lebar dan memanjang membentuk siluet huruf V. Kerah jenis ini umumnya dibentuk mulai dari potongan tengah belakang sampai dengan bagian tengah badan muka dan banyak digunakan untuk busana wanita, seragam, blazer dan jas.

Kerah Baju

Sumber : https://jalie.com/

c. Kerah kelasi merupakan jenis kerah baju yang berbentuk segiampat pada bagian belakang, mengecil ke titik dasar V di depan dan ditalikan dengan sebuah pita. Ciri paling khas dari kerah kelasi yaitu memakai ban kecil pada pinggiran kerah. Kerah ini disebut juga dengan kerah sailor karena aslinya memang dipakai untuk seragam kelasi (pelaut). 

Kerah Baju

Sumber : https://perfectworld.storenvy.com/

d. Kerah bertha merupakan jenis kerah baju yang memiliki bentuk seperti layaknya kerah cape, namun biasanya kerah bertha ini lebarnya menutupi bahu dan model kerahnya agak pendek. Kerah bertha banyak yang terbuat dari bahan renda atau bahan lainnya sehingga lebih cocok jika diaplikasikan pada busana wanita. 

Kerah Baju

Sumber : http://en.chlodmanon.com/

e. Kerah cape merupakan jenis kerah baju yang pada dasarnya bagian yang terpisah dari pakaian, kemudian digunting lingkaran atau setengah lingkaran. Dengan bentuknya yang sedemikian unik, kerah cape dapat digunakan pada busana santai atau gaun.

Kerah Baju

Sumber : https://pt.dhgate.com/

f. Kerah reverse merupakan jenis kerah baju yang berbentuk kelepak dan berfungsi sebagai bukaan depan.

Kerah Baju

Sumber : http://selected-bg.com/

g. Kerah shiller merupakan jenis kerah baju yang termasuk dalam kerah rebah yang dapat berdiri tanpa penegak dan apabila ditutup menjadi kerah tegak. Bagian atas dan kerah bagian bawah dari kerah shiller terdiri dari satu potongan. Garis luar kerah pada lipatan kain tidak ada kampuh, tetapi mempunyai rever dan garis patahan kerah.

Kerah Baju

Sumber : https://id.carousell.com/

h. Kerah pita atau bow merupakan jenis kerah baju yang memberi aksen pita pada blus yang terbuat dari kain panjang yang dijahit pada bagian leher.

Kerah Baju

Sumber : https://www.cantikmenawan.com/

i. Kerah jabot merupakan jenis kerah baju yang terdiri dari satu bagian atau kain yang disusun berlapis-lapis dengan model dikerut. Jabot ini biasanya didesain dalam berbagai variasi pola dan ukuran yang disesuaikan dengan bahan yang digunakan untuk pakaian dan dibuat menyatu maupun terpisah dari pakaian.

Kerah Baju

Sumber : http://medievalroutes.com/

j. Kerah collaret merupakan jenis kerah baju yang memiliki desain kain lipit yang melingkar pada leher. Kerah pakaian jenis ini bisa diaplikasikan pada model busana wanita. 

Kerah Baju

Sumber : http://www.mexfashion.com/

3. Variasi Dari Bentuk Kerah Setengah Berdiri

Beberapa jenis kerah baju yang didapat dari pengembangan kerah berdiri diantaranya berupa kerah eton, kerah milano, kerah kemeja, dan kerah tailor.

a. Kerah eton merupakan jenis kerah baju yang jatuhnya sebagian menempel pada garis leher dan sebagian lagi menempel pada garis bahu. Sepintas kerah eton ini tampak seperti kerah kemeja tetapi sebenarnya dibuat tanpa memakai penegak/ stand dengan ujung membulat. Kegunaan dari kerah eton yaitu untuk blus, busana pria, kaos atau jaket.

Kerah Baju

Sumber : http://www.liquorstoreclothing.com/

b. Kerah milano merupakan jenis kerah baju dengan bentuk kerah kelepak segitiga (triagle) atau bentuk berlian (diamond shape). Nama lain model kerah ini adalah Italian collar.

Kerah Baju

Sumber : http://education26ika.blogspot.com/

c. Kerah kemeja merupakan jenis kerah baju yang terdiri dari dua bagian lalu disambung menjadi satu, bagian pertama disebut kaki kerah dan bagian kedua disebut daun kerah sebagai kelepak kerah. Kerah kemeja banyak digunakan untuk busana kemeja, blus atau seragam.

Kerah Baju

Sumber : https://garmenesia.co.id/

Khusus untuk kerah pada kemeja pria variasinya sendiri dapat dibedakan lagi menjadi beberapa kategori, yakni berupa regular point collar, button down collar, spread collar, pinned collar, rounded collar, serta tab collar.

  • Regular point collar merupakan jenis kerah baju dengan ujung runcing yang semakin menegaskan sisi maskulin pemakaianya dan menjadi ciri khas dari gaya pekerja kantoran.
  • Button down collar pada dasarnya memiliki bentuk yang sama dengan kerah jenis regular point pollar namun memiliki terdapat tambahan aplikasi berupa kancing pada kedua ujung kerahnya.
  • Spread colllar merupakan jenis kerah yang biasa digunakan untuk acara formal dan memiliki bentuk lebih lebar jika di bandingkan dengan kerah regular.
  • Pinned collar merupakan jenis kancing yang memiliki lubang kecil pada masing-masing sisinya sebagai tempat untuk menyisipkan pin yang berguna untuk merapatkan kerah ketika memakai dasi. Pemakaian kemeja ini hendaknya disertai dengan dasi.
  • Rounded collar merupakan jenis kerah berbentuk bulat yang dapat dikenakan dengan atau tanpa dasi. Bentuk kerah ini sangat cocok dikenakan oleh orang yang memiliki bentuk wajah tirus karena mampu membuat wajah anda tampak lebih berisi.
  • Tab collar merupakan model kerah dengan bentuk meruncing dibagian ujungnya hampir menyerupai regular point collar namun memiliki penahan pada titik tengahnya yang berguna untuk merapatkan kerah ketika memakai dasi. Kerah ini sangat cocok dikenakan oleh orang yang berleher panjang.
  • Untuk menjamin kenyamanan pemakainya kerah kemeja yang ideal pada prinsipnya harus dibuaat sesuai dengan ukuran yang tepat. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat kerah kemeja diantaranya:
  • Buat kerah kemeja sesuai ukuran leher pemakainya. Jangan sampai kerah kemeja tersebut membuat pemakainya merasa tercekik.
  • Berikan sedikit kelonggaran pada bagian kerah dan leher supaya tidak terkesan terlalu ketat.

Bila anda ingin memastikan bahwa kerah yang dibuat sudah tepat anda bisa menyelipkan 2 jari anda ke dalam kerah tersebut.

d. Kerah tailor merupakan jenis kerah baju yang didesain memanjang ke bawah dengan model yang menyilang, sehingga kerahnya membentuk siluet huruf V. Kerah tailor ini biasa diaplikasikan untuk mantel atau jas.

Kerah Baju

Sumber : https://www.tinkerlust.com/

Pada setiap kerah tailor umumnya terdapat bagian yang namanya lapel. Bagian ini merupakan lanjutan dari kerah (leher baju) yang dibuat menyambung hingga bagian kancing. Beberapa jenis lapel yang dapat dijumpai pada blazer maupun jas untuk para pria yaitu:

  • Notch Lapel yang paling umum dan paling banyak digunakan pada model blazer casual.
  • Peak lapel yang bagian lapel-nya lebih lebar dari pada jenis notch lapel.
  • Shawl Lapel yang bentuknya cenderung melengkung (curved).

Itu dia pembahasan singkat mengenai pengertian kerah, macam-macam kerah dan variasi kerah baju yang dapat anda pilih untuk pelengkap pakaian anda.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.