Article

Homepage Article Cara Menjahit Tutorial Membuat Bisban…

Tutorial Membuat Bisban dan Teknik Menjahitnya Yang Mudah Untuk Anda Praktekkan

Sahabat Fitinline pasti tahu yang namanya bisban bukan?. Selain difungsikan untuk penyelesaian jahitan pakaian bisban tersebut ternyata juga memiliki fungsi lain yang tidak kalah penting lho. Buat anda yang mau tahu lebih banyak tentang fungsi dan cara pembuatan bisban langsung saja simak pembahasan berikut.

Definisi Bisban

Bisban atau bias tape dapat didefinisikan sebagai sepotong kain kecil atau pita panjang yang berfungsi untuk penutup pinggiran kain supaya tampilannya menjadi tampak makin manis dan rapi. Jadi selain digunakan untuk melengkapi suatu penyelesaian jahitan bisban ini sebenarnya juga memiliki fungsi dekoratif.

Bisban

Sumber : https://makeit-loveit.com/

Catatan sejarah menyebutkan bisban yang kita kenal hingga saat ini konon mulai digunakan sejak tahun 1800-an tapi baru dikomersilkan untuk pertama kali pada tahun 1917 oleh Wm. E. Wright & Sons. Penggunaan bisban pada busana umumnya dipasangkan sebagai penghias maupun penyelesaian tepi busana.

Bisban

Sumber : https://id.pinterest.com/

Berdasarkan desain dan kegunaannya bisaban sendiri secara umum dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni berupa bisban tunggal, bisban dobel, bisban komersial (siap pasang).

1. Bisban Tunggal

Bisban tunggal merupakan bisban yang salah satu sisinya biasa juga dijahitkan dulu pada bagian tiras pakaian, kemudian dijahit soom atau dijahit tindas.

2. Bisban Dobel

Bisban dobel merupakan bisban yang sering dipergunakan untuk penyelesaian tepi pakaian atau produk jahit lainnya yang menggunakan bagan-bahan tipis.

3. Bisban Komersial

Bisban komersial merupakan jenis bisban  siap pasang yang biasa dijual dalam bentuk jadi dan pemasangannya paling mudah dikerjakan.

Selain dibedakan berdasarkan tiga kategori tersebut sebenarnya ada juga jenis bisban lain yang sering dipakai untuk penyelesaian pakaian atau produk kerajinan jahit yang lainnya. Jenis bisban yang dimaksud yakni berupa bisban isi yang memiliki isian berupa tali kecil di dalamnya.

Bisban

Sumber : https://blog.colettehq.com/

Bisban tali ini biasanya banyak diaplikasikan pada piyama, pada kerung leher pakaian wanita, ujung kerah shanghai, ujung manset tangan dan lain lain sebagainya tergantung dari model baju yang sedang di jahit.

Pentingnya Bisban Pada Pakaian dan Produk Fashion Lainnya

Seperti yang sudah disinggung di awal bahwa bisban pada prinsipnya mampu memainkan peran ganda yaitu sebagai penyelesaian tepi kain agar nampak lebih rapi dan juga sebagai aplikasi detail yang menghias sisi-sisi busana.

  1. Sebagai penyelesaian jahitan pakaian, bisban biasanya terdapat pada lengan, leher, tepi bawah baju dan lain sebagainya.
  2. Namun untuk aplikasi busana bisban bisa dipasangkan dimanapun karena bisban disini hanya sekedar sebagai pemanis atau penghias busana.
  3. Bisban biasanya banyak digunakan pada busana anak-anak dengan tujuan untuk memberikan sentuhan sederhana namun tetap terlihat cantik.
  4. Aplikasi bisban tidak terpatok pada ukuran dan warna tertentu, semua tergantung pada selera individu masing-masing.

Selain dipasangkan pada bagian pakaian yang bisa terlihat atau nampak dari luar, bisban juga digunakan sebagai penutup tepi pada busana bagian dalam untuk pengganti kampuh. Hasil akhir dari kampuh ini biasanya akan menjadi lebih rapi dan lebih awet dari pada kampuh obras.

  1. Penggunaan bisban sebagai kampuh memberikan kenyamanan tersendiri ketika busana dikenakan.
  2. Bisban juga memberikan hasil yang lebih rapi san awet dibandingkan penggunaan kampuh jenis lain.
  3. Kampuh bisban biasanya hanya diaplikasikan pada busana tertentu yang terbuat dari kain tipis serta busana-busana yang memiliki kualitas yang baik.
  4. Pada busana anak-anak juga sering menggunakan kampuh bisban.

Selain pada busana pengaplikasian bisban juga terdapat pada produk fashion lainnya sebut saja pada hijab, mukena, sepatu, topi, tas, dompet celemek dan lain sebagainya. Anda bisa juga mengaplikasikan bisban untuk mempercantik tampilan sepatu anda dengan cara merekatkannya menggunakan lem khusus.

Bisban

Sumber  : https://makeit-loveit.com/

Cara Mudah Membuat Bisban

Ingin membuat pakaian atau produk kerajinan jahit lainnya tapi anda tidak menemukan bisban yang warnanya sesuai dengan keinginan anda?. Bila anda menghendaki bisban yang warnanya atau motifnya sama dengan pakaian yang dijahit, anda bisa membuat bisban sendiri dengan cara yang cukup sederhana lho. 

Bisban

Sumber : https://indiesew.com/

Untuk membuat bisban sendiri pada prinsipnya terdapat dua cara yang bisa dilakukan. Pertama yakni dengan cara manual dan yang kedua dengan menggunakan alat bantu yang bernama bias tape maker. 

  • Dalam proses pembuatan bisban secara manual prinsip kerja yang dapat diterapkan yaitu memotong bahan kain, melipat bahan kain dengan tangan, kemudian menyetrika kain agar lipatan yang terbentuk menjadi permanen.
  • Sedangkan dalam proses pembuatan bisban dengan bias tape maker prinsip kerja yang dapat diterapkan yaitu memotong bahan kain, melipat bahan kain dengan bias tape maker kemudian menyetrika kain agar lipatan yang terbentuk menjadi permanen.

Bias tape maker sendiri merupakan alat pembuat bisban yang dapat digunakan untuk memudahkan seorang penjahit dalam membuat bisban dengan ukuran tertentu. Dimana ukuran yang ada pada bias tape maker sebenarnya merupakan hasil akhir bias tape atau bisban setelah di lipat satu kali (single fold).

Bisban

Sumber : https://makeit-loveit.com/

Bisban

Sumber : https://makeit-loveit.com/

Ukuran bisban yang dapat dibuat dengan bias tape maker cukup bervariasi mulai 6 mm, 12 mm, 18 mm dan 25 mm tergantung ukuran bias tape maker yang digunakan. Jenis bahan kain yang bisa dipakai untuk membuat bisban dengan alat inipun sangat beragam yakni berupa kain cotton, cotton linen, linen, polyester ataupun satin.

Bisban

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Membuat Bisban Secara Manual

Untuk membuat bisban dengan cara manual yakni dengan menggunakan tangan siapkan terlebih dahulu beberapa alat dan bahan sebagai berikut.

  • Kain sebagai bahan utama bisban (bisa memakai kain motif apa saja atau kain polos).
  • Kapur jahir dan penggaris untuk menandai kain.
  • Gunting yang tajam untuk memotong bahan kain.
  • Setrika untuk mengepress kain.

Selesai menyiapkan sejumlah alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat bisban anda bisa mengikuti instruksi di bawah ini.

1. Memotong Bahan Kain

Ambil bahan kain yang telah anda siapkan untuk membuat bisban kemudian tandai dan potong-potong kain tersebut sesuai dengan kebutuhan.

  • Bentangkan kain di atas tempat yang datar selanjutnya lipat kain secara diagonal.
  • Buat garis-garis bantu pada bahan kain dengan menggunakan penggaris dan kapur kain untuk memudahkan anda saat melakukan pemotongan.
  • Pastikan anda memotong bahan kain tersebut sesuai ukuran dengan kebutuhan.

Misal anda ingin membuat bisban singgle fold dengan ukuran 12 mm maka bahan kain yang anda potong paling tidak harus memiliki lebar 24 mm. Kalau anda ingin mendapatkan bisban yang panjang anda bisa menyambung potongan-potongan kain tersebut. 

Bisban

Sumber : https://makeit-loveit.com/

2. Melipat dan Mengepress Bahan Kain

Selesai melakukan pemotongan dan penyambungan kain anda bisa mulai melipat kain dan melakukan pengepresan.

  • Lipat kain secara memanjang menjadi dua bagian tanpa perlu dipress.
  • Lipat sisi kanan dan sisi kiri kain ke bagian tengah agar berada dalam satu garis yang sama.
  • Untuk menahan bentuknya agar tidak berubah anda bisa menyetrika kain tersebut dengan suhu tertentu sesuai bahan kain yang anda gunakan.
  • Sampai disini bisban telah selesai dibuat.

Bisban

Sumber : https://makeit-loveit.com/

Membuat Bisban Dengan Bias Tape Maker

Untuk membuat bisban dengan bias tape maker siapkan terlebih dahulu beberapa alat dan bahan sebagai berikut.

  • Kain sebagai bahan utama bisban (bisa memakai kain motif apa saja atau kain polos.
  • Bias tape maker untuk membantu melipat kain (pilih yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan anda).
  • Rotary cutter, cutting mat, dan penggaris quilting sebagai alat bantu untuk memotong kain.
  • Bila tidak memiliki cutting mat dan rotary cutter anda bisa memotong kain dengan menggunakan gunting yang tajam.
  • Setrika untuk mengepress kain.

Selesai menyiapkan sejumlah alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat bisban anda bisa mengikuti instruksi di bawah ini.

1. Memotong Bahan Kain

Ambil bahan kain yang telah anda siapkan untuk membuat bisban kemudian potong-potong kain tersebut sesuai dengan kebutuhan.

  • Bentangkan kain di atas tempat yang datar selanjutnya lipat kain secara diagonal.
  • Garis yang terbentuk pada lipatan kain tersebut selanjutnya bisa anda pakai sebagai acuan dalam memotong bahan kain.
  • Untuk memudahkan anda dalam memotong bahan kain gunakan bantuan rotary cutter, cutting mat dan penggaris quilting. Kalau tidak ada bisa juga menggunakan gunting tapi sebelumnya kain harus di garis terlebih dulu agar ukurannya sama.
  • Pastikan anda memotong bahan kain tersebut sesuai ukuran dengan kebutuhan.

Untuk menentukan seberapa lebar kain yang harus dipotong anda bisa menggunakan cara sederhana yakni ukuran alat bias tape maker di kalikan dua.

  • Bisban dengan ukuran 6 mm lebar kain yang dibutuhkan adalah 12 mm.
  • Bisban dengan ukuran 12 mm lebar kain yang dibutuhkan adalah 24 mm.
  • Bisban dengan ukuran 18 mm lebar kain yang dibutuhkan adalah 36 mm.
  • Bisban  dengan ukuran 25 mm lebar kain yang dibutuhkan adalah 50 mm.

Bisban

Sumber : https://sew4home.com/

Sebenarnya tanpa harus dipotong menyerong pun tidak masalah. Hanya saja kalau untuk membuat project jahit yang melengkung atau berbentuk bulat bisban serong ini akan lebih memudahkan anda untuk menjahit bisban mengikuti bentuk lekukan.

2. Menyambung Kain

Bila anda ingin mendapatkan bisban yang berukuran cukup panjang sambung potongan-potongan bahan kain tersebut dengan cara sebagai berikut:

  • Potong serong setiap ujung kain dengan menggunakan gunting (untuk menghemat waktu kamu bisa potong langsung beberapa layer).
  • Ambil satu potongan kain lalu tumpuk dengan kain yang lainnya dengan posisi bagian baik keduanya saling berhadapan.
  • Jahit kain dengan menggunakan mesin jahit.

Bisban

Sumber : https://sew4home.com/

 

Sumber : https://www.sailrite.com/

3. Melipat Kain Dengan Bias Tape Maker

Untuk melipat dan membantuk kain anda tinggal memasukkan bahan kain pada bias tape maker dan menariknya secara perlahan.

  • Masukkan salah satu ujung bahan kain pada lubang yang terdapat pada Bias Tape Maker.
  • Tarik pelan-pelan kain tersebut kemudian disetrika sehingga terbentuk seperti lipatan kain yang permanen.

Bisban

Sumber : https://oliverands.com/

Bisban

Sumber : https://oliverands.com/

Bisban

Sumber : https://oliverands.com/

Membuat Bisban Dengan Cutter

Selain  menggunakan kedua cara di atas, sebenarnya ada lagi cara lain yang bisa diterapkan untuk membuat bisban yakni dengan menggunakan cutter. Untuk membuat bisban dengan menggunakan cutter siapkan terlebih dahulu beberapa alat dan bahan sebagai berikut.

  • Kain sebagai bahan utama bisban (bisa memakai kain motif apa saja atau kain polos).
  • Kapur jahir dan penggaris untuk menandai kain.
  • Gunting yang tajam untuk memotong bahan kain.
  • Cutter untuk alat bantu melipat bisban.
  • Setrika untuk mengepress kain.

Selesai menyiapkan sejumlah alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat bisban anda bisa mengikuti instruksi di bawah ini.

1. Memotong Bahan Kain

Tandai bahan kain dengan menggunakan kapur kain dan penggaris kemudian potong-potong kain tersebut dengan menggunakan gunting yang tajam.

  • Bentangkan kain di atas tempat yang datar selanjutnya lipat kain secara diagonal.
  • Buat garis-garis bantu pada bahan kain dengan menggunakan penggaris dan kapur kain untuk memudahkan anda saat melakukan pemotongan.
  • Pastikan anda memotong bahan kain tersebut sesuai ukuran dengan kebutuhan.

2. Melipat Bisban Dengan Cutter

Untuk melipat dan membentuk bisban masukannya kain ke dalam tempat pisau cutter lalu tarik kain dari ujung cutter.

  • Keluarkan pisau cutter.
  • Masukkan kain yang akan dibuat menjadi bisban ke dalam rumah cutter.
  • Arahkan kain ke mulut cutter dengan bantuan lidi atau jarum pentul sampai muncul ke bagian ujung cutter.
  • Tarik bahan kain melalui ujung cutter sambil rapikan kainnya.
  • Ketika kain sudah tertarik jangan lupa untuk mengepressnya dengan menggunakan setrika agar lipatan yang terbentuk menjadi permanen.

Bisban

Sumber : https://meijosjoy.blogspot.com/

Bisban

Sumber : https://meijosjoy.blogspot.com/

Bisban

Sumber : https://meijosjoy.blogspot.com/

Membuat Bisban Isi

Bentuk lain dari bisban yang bisa anda pakai untuk pemanis projects DIY ada juga yang namanya bias piping atau bias isi yang diberi tambahan tali cord di dalamnya. Sekilas bisban ini memang tampak berbeda dengan bisban biasanya padahal cara pemotongannya sebenarnya sama saja dengan dengan bisban datar.

1. Memotong Bahan Kain

Untuk membuat bisban isi mula-mula potong bahan kain secara menyerong dengan lebar tertentu sesuai kebutuhan. Dengan memotong kain secara menyerong maka potongan kain yang dihasilkan akan menjadi lebih rapi dan tidak muadh terurai.

2. Melipat dan Mengisi Kain Dengan Tali

Selesai memotong bahan kain anda bisa memilih satu diantara empat teknik menjahit bisban berikut. 

Letakkan tali cord di tengah kain kemudian lipat kain menjadi dua bagian sama besar. Tahan kain dengan menggunakan jari atau jarum pentul lalu jahit kain mendekati tali yang terdapat pada kain. 

Bisban

Sumber : http://www.sew4home.com

Untuk membuat bisban dengan sepatu mesin jahit zipper foot caranya kurang lebih sama seperti teknik menjahit bisban dengan sepatu mesin jahit piping foot. Point pentingnya pastikan anda membuat jahitan yang mepet dengan tali cord.

Bisban

Sumber : https://blog.bernina.com/

  • Dengan Temporary Glue Fabric Stick

Cukup letakkan tali cord di tengah kain lalu oleskan lem tipis-tipis di salah satu pinggir kain bisban. Tanpa perlu menggunakan teknik menjahit apapun lipat kain dan langsung di setrika.

  • Dengan Hemming Tape Adhesive

Terakhir kalau anda ingin membuat bisban isi dengan menggunakan hemming tape adhesive maka anda hanya perlu melakukan cara yang sama seperti cara pembuatan bisban isi dengan temporary glue fabric stick.

Cara Menjahit Bisban Pada Kain

Teknik menjahit bisban pada prinsipnya bisa dilakukan dengan menggunakan sepatu mesin jahit biasa ataupun dengan binder foot yang dilengkapi dengan besi berbentuk kerucut pada bagian atasnya. Fungsi bagian ini adalah untuk menyelipkan bisban, menjaganya agar tetap terlipat dua dan tidak bergeser ketika dijahit.

Khusus untuk anda yang  ingin menjahit bisban dengan sepatu binding/menyatukan bisban (binder foot) maka anda bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.

  • Masukkan potongan bisban kedalam besi berbentuk kerucut yang terdapat dibagian atas sepatu jahit.
  • Tarik ujung bisban secara perlahan melalui lubang kecil yang terdapat pada bagian ujung kerucut.
  • Tempatkan bahan utama yang akan diberi bisban seperti gambar di bawah ini.

Bisban

Sumber : http://seekatesew.com/

  • Pasangkan binder foot beserta bisban dan kain yang telah dipasang sebelumnya, pada dudukan sepatu mesin jahit.
  • Pilih pola jahitan berbentuk lurus dan mulailah menjahit seperti biasanya. Dengan cara ini maka secara otomatis bisban akan dijahit menyatu dengan bahan utama. 

Bisban

Sumber : http://seekatesew.com/

Selamat mencoba tips dari kami sahabat Fitinline.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.