Article

Homepage Article Cara Menjahit Membuat Efek 3D Pada Kain…

Membuat Efek 3D Pada Kain Dengan Teknik Canadian Smock

Canadian smock termasuk ke dalam salah satu teknik manipulating fabric yang tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan smock Inggris, smock Belanda maupun smock Jepang. Buat anda yang mau tahu seperti apa aplikasinya pada bahan kain langsung simak pembahasan berikut yuk.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Canadian Smock

Canadian smock yang kadang juga disebut North American smock merupakan salah satu teknik manipulating fabric atau teknik jahitan tangan yang dilakukan dengan cara membuat kerutan dan menjahit bahan kain untuk menciptakan banyak volume dengan efek tiga dimensi sesuai pola tertentu.

Tidak jauh beda dengan smock Inggris, smock Belanda maupun smock Jepang, hampir semua pola canadian smock perlu dibuat dengan tangan dan teknik ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuatnya. Meski demikian tetap saja ada perbedaan diantara keduanya.

Smock

Canadian Smock
Digunakan untuk menambah elastisitas bahan kain, sebelum ditemukannya elastane dan serat elastis buatan lainnya. Tidak menciptakan efek elastis pada bahan kain.
Kain dilipat dan dijahit membentuk pola tertentu, benang yang digunakan seringkali merupakan benang berwarna untuk memperindah tampilan kain. Jahitan tidak terlihat di bagian depan.
Lipatan menciptakan volume, jahitan menciptakan dekorasi. Jahitan menciptakan volume.

Cara Membuat Canadian Smock

Mau tahu lebih detail lagi tentang cara pembuatan canadian smock?. Buat anda yang penasaran langsung simak pembaasan berikut yuk.

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Untuk membuat canadian smock pertama-tama siapkan terlebih dahulu sejumlah alat dan bahan yang terdiri dari:

  • Bahan kain sesuai kebutuhan.
  • Benang dan jarum jahit tangan untuk menjahit bahan kain.  
  • Gunting untuk memotong bahan kain dan benang jahit.
  • Kapur kain dan penggaris untuk menandai bahan kain.

Khusus untuk pembuatan kreasi canadian smock atau smock gaya Amerika Utara sendiri sebaiknya gunakan kain yang bertekstur lembut seperti halnya kain sifon, kain satin, kain katun, kain organza dan kain lame supaya hasilnya terlihat lebih bagus dan bentuk lengkungan yang dihasilkan nampak lebih halus / tidak kaku.

Selain menggunakan sejumlah kain yang sudah disebutkan di atas, anda bisa juga memilih kain bermotif bintik atau bermotif kotak-kotak untuk memudahkan pembuatan polanya. Yang pasti beda jenis bahan beda pula hasil yang didapatkan.

2. Cuci Bahan Kain

Cuci bahan kain untuk menghindari kemungkinan penyusutan ukuran setelah kain dismock. Dalam hal ini anda cukup merendam kain dalam air bersih tanpa perlu dikucek atau dicuci dengan sabun setelah itu keringkan.

3. Memilih Pola Smock

Tentukan seperti apa pola smock yang ingin anda buat. Beberapa contoh pola yang bisa anda pilih diantaranya:

  • Flower Pattern

Flower pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti bunga.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://shanniemakes.com/, https://id.pinterest.com/

  • Wave Pattern

Wave pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti ombak.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://id.pinterest.com/

  • Lattice Pattern

Lattice pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti kisi-kisi.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://www.thesewingdirectory.co.uk/

  • Leaves Pattern

Leaves pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti daun.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://shanniemakes.com/

  • Heart Pattern

Heart pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti hati.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://id.pinterest.com/

  • Bricks Pattern

Brick pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti susunan batu bata.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://id.pinterest.com/

Pola bata ini dapat diubah menjadi pola pita dengan menambahkan manik-manik ditengahnya.

Canadian Smock

Sumber : https://s3.amazonaws.com/

  • Lozenge Pattern

Lozenge pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki pola memanjang karena dijahit kendur secara bergantian.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://id.pinterest.com/

  • Bones Pattern

Bones pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti susunan tulang.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://florianeschmitt.com/, https://s3.amazonaws.com/

  • Arrow Pattern

Arrow pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti mata anak panah.

Canadian Smock Canadian Smock

Sumber : https://fitinline.com/, https://shanniemakes.com/

 

  • Box Pattern

Box pattern merupakan pola canadian smock yang memiliki bentuk / tampilan akhir seperti kotak-kotak yang teratur.

Canadian Smock

Sumber : https://www.thesewingdirectory.co.uk/

4. Menandai Bahan Kain

Tandai bahan kain yang akan anda jahit dengan menggunakan bantuan kapur kain dan penggaris.

  • Caranya buat pola kotak-kotak persegi pada bahan kain dengan ukuran 2x2 cm, lalu beri tanda serong.
  • Untuk garis serongnya jangan lupa beri jeda kosong setiap pingiran kainnya.

5. Menjahit Bahan Kain

Siapkan jarum jahit dan benangnya, untuk percobaan awal anda bisa memakai benang yang berrwarna kontras. Tapi kalau anda ingin membuat project smock yang sesungguhnnya pastikan warna benang yang anda pakai senada dengan kainnya agar terlihat rapi.

  • Untuk menjahitnya tusukkan benang dari ujung ke ujung garis serong, serut benang hingga kainnya terlipat, lalu tusuk kembali pada tempat tusukan sebelumnya untuk mengunci jahitannya.
  • Dalam hal ini anda bisa mulai membuat tusukan dari atas atau bawah kain senyamannya anda saja.
  • Yang paling penting sesuaikan dengan pola serongnya.

Setelah tusukan jahitan dikunci lalu gunting benang dan lanjutkan ke pola selanjutnya. Lakukan cara yang sama pada setiap pola serong yang lain.

6. Penyelesaian Akhir

Sebagai penyelesaian akhir periksa kembali hasil jahitan yang anda buat untuk memastikan bahwa tidak ada benang yang terlepas. Supaya lebih rapi jangan lupa untuk menyetrika kreasi smock yang anda buat.

Contoh Produk Yang Dihasilkan

Dari pola dasar yang sangat sederhana teknik smock pada dasarnya dapat dibuat menjadi berbagai macam produk yang menarik, mulai dari pakaian, tas, sepatu dan juga lenan rumah tangga.

  • Pada produk pakaian misalnya, canadian smock biasa dipakai untuk menghias bagian dada, lengan maupun pinggang busana wanita dan anak-anak.
  • Sementara pada lenan rumah, canadian smock umumnya banyak dipakai untuk mempercantik tampilan cushion sofa, sprei, taplak meja, tempat tissu dan produk pelengkap rumah tangga lainnya.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai prinsip sederhana yang dapat diterapkan dalam proses manipulating fabric dengan teknik canadian smock. Hal terpenting yang harus diingat yaitu dalam membuat canadian smock jangan lupa untuk selalu mengunci jahitan tiap satu garis ya.

Kalau anda yang mau tahu lebih banyak lagi tentang teknik menjahit dan teknik mendesain yang dapat diaplikasikan pada berbagai produk jahit, anda bisa mendownload E-Book Menjahit dan E-Book Mendesain yang kami miliki.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.