Article

Homepage Article Pakaian Adat Ketahui Fakta Pakaian Tradisional…

Ketahui Fakta Pakaian Tradisional yang Digunakan pada Perayaan Diwali 2022!

Perayaan Diwali

Sumber : Pinterest.com

Perayaan Diwali atau Deepavali ramai diperbincangkan akhir-akhir ini, bahkan sebelum hari perayaan festival tersebut dimulai. Perayaan yang menjadi simbol kebaikan untuk beberapa umat itu jatuh pada Hari Senin, 24 Oktober 2022.

Dikutip dari Kompas.com, Diwali adalah festival cahaya yang dirayakan oleh umat Hindu, Sikh, Jain, dan beberapa umat Buddha sebagai simbol menangnya kebaikan atas keburukan. Biasanya, para perempuan di India mengenakan kain Sari atau busana tradisionalnya dengan warna yang meriah dan penuh dengan warna.

Perayaan Diwali

Sumber : Pinterest.com

Pakaian tradisional yang biasa digunakan pada acara-acara perayaan di Negeri Bollywood itu nyatanya merupakan pakaian tradisional yang dikenakan di Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh dan Nepal. Sari atau yang biasanya dieja dengan ‘Saree’ merupakan pakaian yang diwariskan dari generasi ke generasi dan sering sekali digunakan pada acara-acara perayaan, salah satunya yaitu perayaan Diwali 2022.

Kain Sari memiliki berbagai warna yang mengandung arti tersendiri. Warna tersebut secara tradisional penting di masa lalu. Contohnya, Sari berwarna putih biasanya dikenakan oleh seorang janda Hindu. Sari berwarna putih juga melambangkan duka atau keadaan berkabung. Sari berwarna kuning digunakan untuk melakukan praktik pertapaan selama periode setelah melahirkan. Lalu, Sari berwarna Merah digunakan ketika pernikahan dan berhubungan dengan kesuburan. Sedangkan Sari berwarna hitam mewakili keadaan sedih.

Perayaan Diwali

Sumber : Pinterest.com

Dikutip dari Parapuan.co, berikut beberapa Fakta mengenai Sari yang belum banyak diketahui oleh banyak orang, di antaranya adalah:

  • Sari merupakan lembaran kain yang tidak dijahit.

Sari awalnya terbuat kain tunggal yang tidak jahit dengan batas kepadatan yang lebih berat dan desain yang rumit. Sari memang didefinisikan sebagai kain yang tidak dijahit dan lebih berat dari kain lainnya agar memungkinkan dapat menggantung dengan benar di tubuh. Namun kali ini, definisi dari Sari mencakup kain yang ditenun dengan mesin atau tangan, umumnya dengan satu kerapatan yang konsisten.

Istilah ‘Sari kini telah berkembang menjadi bahan kontemporer, seperti sutra, serat sintetis, kapas, dan lain sebagainya.

  • Ada lebih dari 100 cara untuk menggunakan Sari.

Cara penggunaan Sari berbeda-beda di tiap daerah, tergantung pada konteks hingga fungsi dari penggunaan Sari itu sendiri. Salah satu cara memakai Sari paling banyak digunakan yaitu salah satu cara untuk memakai Sari yang biasa disebut dengan Tirai Nivi.

  • Sari memiliki panjang kain sekitar 3,2 hingga 8,2 meter.

Adanya berbagai gaya untuk memakai Sari membuat panjang kain yang dibutuhkan berbeda-beda, tergantung kebutuhan. Biasanya Sari memiliki panjang kain hingga 9 yard atau 8,2 meter.

  • Tidak membutuhkan peniti untuk menggunakan Sari.

Fakta menariknya, Sari tidak menggunakan peniti ketika digunakan. Peniti biasanya digunakan pada beberapa jenis kain yang dijadikan pakaian agar lebih aman dan tidak cepat lepas, namun dalam penggunaan Sari tidak menggunakan peniti. 

  • Sari tidak memiliki batasan sosial/ekonomi bagi penggunanya.

Sari merupakan pakaian tradisional yang banyak digunakan secara rutin atau hampir setiap hari oleh perempuan di India. Dalam penggunaannya, Sari tidak memiliki batasan sosial atau ekonomi bagi penggunanya dan dipandang sebagai pakaian egaliter.

  • Sari bisa dikenakan tanpa menggunakan rok.

Pada era Victoria, tidak menggunakan blus dianggap tidak pantas. Kemudian Raj mempromosikan pemakaian blus dan rok dengan keliman yang acak-acakan. Lalu kebiasaan ini pun masih terjadi hingga kini, ketika banyak orang yang memakai Sari dengan blus dan rok, meskipun sebenarnya Sari bisa digunakan tanpa menggunakan rok atau blus.

Perayaan Diwali

Sumber : Pinterest.com

Dikutip dari Fitinline.com, berikut langkah-langkah memakai Sari dengan salah satu cara pemakaian Sari yang biasa disebut dengan Gaya Nivi.

  • Selipkan sudut kain Sari ke sebelah kiri rok, lilitkan secara melingkar di belakang tubuh melewati pinggul sebelah kanan, pusar dan berputar lagi sampai melewati pusar sekali lagi.
  • Teruskan selipan kain sari ke dalam rok tempat untuk melingkarkan kain sari pada bagian tubuh.
  • Selanjutnya, gunakan jengkal jari untuk membuat lipatan pada ujung sari lainnya yang lebih penuh dengan dekorasi, kemudian tarik bagian yang dilipat melewati pinggul sebelah kanan ke arah bahu sebelah kiri.
  • Sesuaikan panjang kain sesuai keinginan anda kemudian jepitan pada tali pengikat bahu choli atau busana penutup tubuh bagian atas yang dikenakan.
  • Kemudian tarik kain dari bagian kiri atas rok sampai ketat di bagian belakang lalu gantungkan dengan arah diagonal sehingga menutupi gumpalan lemak yang terlihat di pinggang.
  • Terakhir, selipkan kain ke dalam rok, kemudian lipat sisanya sampai terasa pas di pinggang. Setelahnya jepit rok bagian depan lalu selipkan ke dalam ikat pinggang.

Selamat mencoba ya, Liners!

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.