Article

Homepage Article Pakaian Adat 5 Perlengkapan Pakaian Adat…

5 Perlengkapan Pakaian Adat Pria Bali

Tidak bisa dipungkiri bila pakaian adat Bali memiliki keanggunan dan pesona yang tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan pakaian adat Indonesia lainnya. Seperti halnya pakaian adat tradisional di daerah lain, pakaian adat Bali juga memiliki arti tersendiri yaitu sebagai simbol kepatuhan terhadap Sang Hyang Widhi. Bahkan penggunaan pakaian adat dengan bentuk dan corak tertentu seringkali digunakan untuk membedakan kasta atau status sosial seseorang didalam masyarakat. Namun secara umum, pakaian adat tradisional yang dikenakan oleh pria Bali terdiri atas udeng (ikat kepala), baju, kamen, saput (kampuh), serta umpal (selendang pengikat).

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : http://www.wikimedia.org/

Udeng (Ikat Kepala)

Udeng merupakan ikat kepala dari kain yang digunakan sebagai kelengkapan sehari-hari oleh kaum pria di pulau Jawa dan Bali. Umumnya udeng dikenakan oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Bali, baik itu dari kalangan bangsawan maupun orang biasa. Udeng dengan motif batik atau warna polos umumnya digunakan oleh masyarakat biasa, sementara udeng berwarna putih hanya digunakan untuk beribadah atau upacara keagamaan hingga ritual peribadahan. Penggunaan udeng dengan simpul di tengah ini bertujuan sebagai lambang pemusatan pikiran.

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : http://balibengongsouvenir.blogspot.com/

Baju

Baju yang dikenakan oleh pria Bali memiliki bentuk menyerupai baju safari. Pada prinsipnya baju yang digunakan hendaknya bersih, rapi dan sopan sesuai dengan perkembangan jaman sehingga pantas dikenakan pada berbagai acara formal maupun casual.

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : https://anisavitri.wordpress.com/

Kamen

Kamen merupakan kain penutup tubuh bagian bawah berukuran sekitar 2 meter dengan lebar sekitar 1 meter yang diikatkan di bagian pinggang melingkar dari kiri ke kanan sebagai lambang dharma. Dalam penggunaan kamen tingginya kurang lebih sejengkal dari telapak kaki dengan ujung lancip menghadap kebawah dan harus menyentuh tanah, hal ini mengandung makna sebagai simbol penghormatan terhadap ibu pertiwi. 

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : http://wiwiksuci.blogspot.com/

Saput (Kampuh)

Saput atau kampuh merupakan kain penutup tubuh bagian bawah yang diikatkan di bagian pinggang melingkar berlawanan dengan jarum jam dan dipakai setelah menggunakan kamen. Penggunaan saput bertujuan untuk menutup aurat. Berbagai saput dengan design klasik sangat sesuai dikenakan untuk acara adat seperti acara ritual keagamaan maupun upacara sembahyang di pura. 

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : http://www.busanabali.com/

Umpal (Selendang Pengikat)

Umpal merupakan selendang kecil yang mengikat kampuh. Penggunaan umpal yang diikat menggunakan simpul hidup disebelah kanan mengandung makna untuk mengendalikan segala hal yang bersifat buruk.

Pakaain Adat Pria Bali

Sumber : http://dhikavista.wordpress.com/

Penggunaan udeng sebagai ikat kepala serta umpal sebagai pengikat bagian pinggang adalah untuk menjaga manusia dari segala pemikiran dan niatan jahat yang menurut ajaran hindu bersumber dari kepala dan perut manusia, sehingga perlu diikat agar tidak berbuat jahat. Sebagai pelengkapnya sering pula dikenakan keris, baju kemeja, jas serta alas kaki. Semoga bermanfaat.

Tags: jual bajujual baju batikjual baju onlinejual pakaian wanitajual pakaian onlinetoko baju batiktoko baju batik onlinetoko baju batik wanita dan priatoko baju onlinetoko baju wanitatoko busana onlinebeli baju batikbeli baju batik wanita dan priabeli baju onlinegambar baju batikdesain baju batikfashion batikfashion wanitafashion baju terbarufashion designfashion designerdesigner indonesia

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.