Article

Homepage Article Fashion Design 4 Mengapa Sepatu Crakows…

4 Mengapa Sepatu Crakows Begitu Populer di Eropa Pada Abad Pertengahan

Jadi salah satu model sepatu yang memiliki desain cukup unik dan berbeda dengan tipe sepatu masa kini, sepatu berujung panjang dan runcing yang dalam bahasa Inggris disebut crackow ternyata sempat populer di kalangan orang Eropa abad pertengahan lho.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Crakows

Crakows yang juga dikenal pula dengan nama lain poulaine merupakan sejenis model sepatu berdesain runcing dan memanjang pada bagian ujung jari-jari kaki yang populer di kalangan orang eropa pada abad pertengahan.

  • Crakows biasa dibuat dalam ukuran yang cukup panjang sampai empat hingga 20 inc.
  • Crakows umumnya lebih banyak digunakan oleh kamu pria, meskipun ada juga beberapa wanita yang juga menggunakan model sepatu tersebut.
  • Bagian ujung sepatu yang memanjang dari crakows biasanya diisi dengan sejenis moss dan bahan lainnya untuk menjaga bentuk sepatu agar tidak tidak mudah berubah.
  • Crakows juga sering menampilkan elemen dekoratif dan biasanya terbuat dari kulit,meski terkadang bahan lain juga digunakan dalam konstruksinya.

Keunikan Sepatu Crakows

Mau tahu alasan mengapa model sepatu yang berujung panjang dan runcing lebih disukai oleh orang Eropa abad pertengahan?. Berikut beberapa alasan utama mengapa sepatu crakows tersebut sempat menjadi barang yang populer dan dianggap  modis selama abad ke-14 dan ke-15.

1. Simbol Status Sosial

Sepatu dengan ujung panjang dan runcing dianggap sebagai simbol kemewahan dan keanggunan, karenanya orang-orang kaya Eropa abad pertengahan sering mengenakan sepatu seperti itu untuk menunjukkan status mereka.

  • Sepatu berujung runcing menjadi simbol status sosial dan digunakan oleh kalangan aristokrat dan masyarakat kelas atas.
  • Untuk menentukan status seseorang, panjang ujung sepatu bahkan juga diatur oleh hukum dan undang-undang. 

Sepatu

Sumber : https://www.prints-online.com/

Semakin panjang ujung sepatu, semakin tinggi pula status sosial dari orang yang memakainya. Tidak jarang pula sepatu berujung runcing tersebut juga dihiasi dengan detail yang rumit, bahan-bahan mewah dan warna-warna yang mencolok untuk menambah keindahan sepatu.

2. Karena Trend Mode

Sepatu dengan ujung panjang dan runcing disukai orang Eropa pada abad pertengahan karena trend mode pada masa itu memang mengarah pada penggunaan sepatu yang memiliki ujung panjang dan runcing.

Sepatu

Sumber : https://www.nssmag.com/

Tapi meskipun model sepatu tersebut sempat menjadi tren mode pada masanya, banyak juga orang yang mengaggap penggunaan sepatu berujung panjang dan runcing sebagai sebuah kontroversi.

  • Beberapa kalangan menganggap penggunaan sepatu berujung runcing sebagai suatu hal yang berlebihan.
  • Untuk mengendalikan ajang pamer kekayaan di kalangan masyarakat diterbitkan pula undang-undang yang mengatur panjang ujung sepatu.

3. Untuk Perlindungan

Sepatu dengan ujung panjang dan runcing disukai orang Eropa pada abad pertengahan karena dapat memberikan perlindungan ekstra bagi kaki dari kotoran, debu, serta hewan pengerat yang sering ada di tempat-tempat umum.

Padahal saking panjangnya ujung sepatu tersebut, banyak orang yang tersandung dan terpaksa harus mengikat ujung sepatu tersebut ke lutut menggunakan tali atau rantai emas agar tidak mengganggu langkah kaki dan menjaga agar ujungnya tetap runcing.

Sepatu

Sumber : https://algrenion.tumblr.com/

Selain risiko tersandung, terdapat pula bahaya lain yang lebih besar yakni penyakit bunion (pembengkakan pada kaki akibat penggunaan sepatu yang berujung sempit).

  • Bunion sendiri merupakan suatu kondisi medis yang terjadi ketika tulang di bagian dasar ibu jari kaki atau kelima jari kaki tergeser dari tempatnya.
  • Bunions bisa menyebabkan jari kaki menekuk atau menyilang ke arah jari kaki yang lain.
  • Bunion juga dapat menyebabkan tonjolan yang terlihat di pangkal jari kaki dan seringkali disertai dengan peradangan atau pembengkakan.

4. Simbol Kepercayaan

Dalam beberapa kasus sepatu yang didesain panjang dan runcing juga memiliki makna tersendiri bagi kepercayaan masyarakat Eropa. Bahkan tidak jarang sepatu yang memiliki ujung runcing juga sempat digunakan dalam upacara keagamaan atau ritual tertentu.

Meski keberadaan sepatu crakows menjadi sangat populer di abad pertengahan, Paris justru melarang penggunaan sepatu tersebut pada tahun 1368 bagi warga setempat seperti yang diinstruksikan oleh Raja Charles V karena mereka yang memakainya merasa kesulitan untuk berlutut dalam doa.

Menariknya meski trend crakows sempat menghilang, tepatnya pada tahun 1950-an muncul pula trend sepatu winklepicker yang juga memiliki ujung lancip di Inggris meski tidak seruncing crakows walau isiannya tetap menyerupai sepatu yang disukai oleh bangsawan pada abad pertengahan.

Kesimpulan

Itu dia pembahasa singkat mengenai beberapa alasan mengapa sepatu yang memiliki ujung panjang dan runcing sempat menjadi sepatu yang populer di kalangan masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Kalau kamu sendiri kira-kira tertarik ga untuk mencoba sepatu tersebut?.

Simak juga 6 Cara Mengeringkan Sepatu Dengan Cepat Walau Tanpa Matahari.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.