Article

Homepage Article Batik Pemanfaatan Limbah Kertas…

Pemanfaatan Limbah Kertas Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Canting Cap Yang Bernilai Tinggi

Tahukah anda jika limbah kertas yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat dikreasikan menjadi sebuah canting cap yang unik lho. Selain lebih menghemat pengeluaran, pemanfaatan bahan limbah kertas sebagai bahan dasar canting cap sebenarnya juga terbukti efektif untuk mengurangi penumpukan sampah.

Pengertian Canting Cap Kertas

Canting cap kertas merupakan sebuah canting yang biasa dibuat dari bahan kertas. Sepintas alat cap batik ini memang tampak seperti halnya canting cap logam yang biasa digunakan oleh perajin kain batik cap, namun jika dicermati dengan seksama maka akan terlihat bahwa bahan sebenarnya adalah limbah kertas.

Canting Cap Kertas

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Kreasi dan inovasi alat batik cap menggunakan limbah kertas sendiri konon pertama kali diperkenalkan oleh Nurrohmad alumni Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang mengambil konsentrasi kriya kayu. Beliau awalnya membuat canting cap berbahan limbah kertas berdasarkan kreativitas yang dimilikinya.

Canting Cap Kertas

Sumber : https://www.instagram.com/

Pemilihan jenis-jenis limbah yang digunaakan pun sangat tergantung pada kebutuhan motif canting cap yang akan dibuat. Penggolongan tersebut didasarkan pada tingkat ketebalan limbah kertas kemasan karena pemilihan kertas biasanya akan sangat berpengatuh pada besar kecilnya ukuran dari motif yang akan dibuat.

Canting Cap Kertas

Sumber : https://www.instagram.com/

Berawal hasil temuannya tersebut, ternyata didapatkan bahwa canting cap kertas berbahan limbah dapat digunakan hingga ratusan kali. Sejak saat itulah canting cap kertas kemudian dipakai menjadi alternatif alat batik untuk menekan biaya produksi sekaligus memudahkan banyak orang ketika membuat batik.

Canting Cap Kertas

Sumber : https://www.instagram.com/

Bahan Canting Cap Kertas

Terkait dengan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuatnya, dalam pembuatan canting cap  kertas pun pastinya terdapat banyak sekali bahan yaitu sesuatu yang dibutuhkan untuk diolah menjadi benda baru dan alat yaitu perlengkapan untuk membantu pengolahan bahan agar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Beberapa jenis bahan yang diperlukan untuk membuat canting cap kertas antara lain terdiri dari: 

1. Limbah Kertas

Sebagai bahan dasar pembuatan canting cap, kertas yang digunakan bisa berupa kertas pembungkus (wrapping paper), karton dupleks bersalut (coated duplex board), kertas kantong semen (sack kraft paper), kardus nasi box dan snack, bungkus rokok serta kardus susu bubuk.

2. Lem Perekat

Lem digunakan sebagai perekat ketika membuat motif diatas kertas dengan posisi bilah kertas berdiri dan juga sebagai perekat antara kertas kemasan dasaran dengan kayu atau triplek untuk badan canting cap.

3. Kertas Karton

Kertas karton diperlukan sebagai dasaran canting cap atau tempat melekatkan bilah-bilah kertas sesuai desain atau corak motif batik yang diinginkan.

4. Triplek atau Kayu

Triplek atau kayu diperlukan sebagai penguat dasaran canting serta untuk pegangan pada canting cap kertas.

5. Paku

Paku diperlukan untuk menyatukan pegangan dengan dasaran atau badan canting cap kertas.

Sementara alat yang diperlukan untuk membuat canting cap berbahan limbah kertas yaitu:

1. Cutter atau Pemotong

Cutter diperlukan untuk memudahkan proses pemotongan limbah kertas kemasan menjadi bilah-bilah persegi panjang.

2. Gunting

Gunting diperlukan untuk memotong bilah kertas setelah diukur sesuai dengan kebutuhan pola.

3. Pinset

Pinset diperlukan untuk membantu atau mempermudah pengrajin ketika memegang bilah kertas pada saat melakukan pengeleman, terutama ketika membuat isen-isen motif canting yang berukuran sangat kecil.

4. Penggaris, Pensil dan Penghapus

Penggaris diperlukan untuk membantu mengukur limbah kertas sebelum dipotong menjadi bilah-bilah dan mengukur besarnya kertas sebagai dasaran canting cap. Pensil dan penghapus diperlukan untuk menggambar sketsa motif yang diinginkan pada kertas karton.

5. Gergaji

Gergaji diperlukan untuk memotong kayu atau triplek sesuai besarnya motif batik yang dijadikan dasaran dan pegangan pada canting cap berbahan limbah kertas.

6. Palu

Palu diperlukan untuk memukul paku pada kayu atau triplek sebagai pegangan canting cap agar canting cap lebih kuat.

7. Amplas

Amplas diperlukan untuk meratakan permukaan canting cap berbahan limbah kertas agar motifnya dapat tertransfer secara sempurna ketika dicapkan ke bahan kain.

8. Korek

Korek diperlukan untuk membakar dan mengembalikan ketebalan kertas limbah seperti semula setelah diamplas hingga permukaannya kembali menciut.

Pembuatan Canting Cap Kertas

Berlanjut ke pembahasan berikutnya yakni tentang proses pembuatan canting cap. Dilihat dari segi pembuatannya canting cap kertas mungkin terlihat sulit untuk dilakukan. Padahal kalau anda tahu rahasianya ternyata cara pembuatan canting cap kertas ini sebenarnya cukup mudah untuk dipraktekkan di rumah lho.

  1. Tahap awal pembuatan canting cap dimulai dengan membuat sketsa motif batik di atas kertas karton dengan menggunakan pensil.  Ukuran kertas karton sebaiknya disesuaikan dengan besarnya motif batik.
  2. Setelah desain motif batik selesai dibuat selanjutnya limbah kertas dipotong-potong kecil menggunakan cutter kemudian dipilih bagian atau sisi yang baik untuk mentransfer motif ke kain.
    • Pilih bahan kertas yang sesuai dengan desain motif batik terutama dari segi ketebalan bahannya.
    • Ukur kertas dengan mengunakan bantuan penggaris kemudian tandai dengan pensil,
    • Bahan kertas yang telah diukur, kemudian dipotong sesuai ukuran dengan cutter dan bantuan penggaris agar rapi.
    • Dari hasil pemotongan bahan tersebut akan diperoleh bilah-bilah kertas yang dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan canting cap berbahan limbah kertas.
  3. Sebelum digunakan gulung bilah-bilah kertas dengan menggunakan pensil. Tujuannya agar saat digunakan kertas lebih luwes atau mudah dibentuk sesuai desain canting cap yang akan dibuat.
    • Bilah-bilah kertas yang sudah luwes, selanjutnya bisa digunakan untuk mengukur panjang kontur motif sesuai dengan kebutuhan.
    • Utamakan kontur motif bagian dalam dahulu, supaya tidak mengalami kesulitan ketika menempelkan bilah-bilah limbah kertas.
    • Setelah kontur motif terukur, gunting bilah kertas sesuai ukuran yang dibutuhkan.  
  4. Bilah kertas yang telah digunting sesuai ukuran, selanjutnya tinggal ditempelkan pada dasaran kertas karton dengan menggunakan lem. Usahakan agar posisi bilah kertas berada dalam posisi berdiri. Bila anda merasa kesulitan memegang potongan bilah-bilah kertas gunakan bantuan pinset.
  5. Ulangi langkah diatas untuk membentuk kontur sisi motif lainnya hingga selesai. Setelah semua motif telah terbentuk selanjutnya rapikan permukaan canting cap berbahan limbah dengan cutter, terutama pada sambungan kontur motif agar terlihat lebih bagus dan luwes.
  6. Potong kayu atau triplek menggunakan gergaji yang sebelumnya telah diukur sesuai dengan luas dasaran kertas karton. Kayu atau triplek inilah yang nantinya akan digunakan untuk memperkuat dasaran kertas karton.
  7. Kayu untuk dasaran canting cap sudah didapatkan, selanjutnya anda tinggal membuat pegangan canting cap dari bahan kayu. Supaya lebih mudah gunakan gergaji untuk memotong kayu yang sebelumnya telah diukur sesuai panjang canting cap.
  8. Satukan kayu dasaran canting cap dan pegangan kayu dengan cara dipaku agar lebih kuat. Jika sudah maka anda tinggal merekatkannya pada dasaran kertas karton canting cap dengan menggunakan lem.  
  9. Sampai di sini canting cap berbahan limbah kertas sebenarnya sudah jadi, tapi supaya lebih rapi maka seluruh permukan canting perlu diamplas agar motifnya dapat terlihat semua ketika dicapkan di kain.
  10. Bila setelah diamplas permukaan canting tampak sedikit peyok mungkin anda perlu membakar permukaan canting selama beberapa saat dengan korek api untuk mengembalikan canting ke bentuk semula.  Dari seluruh proses tersebut hampir semuanya membutuhkan proses cukup lama agar hasilnya lebih maksimal.

Penggunaan Canting Cap Kertas

Tidak jauh berbeda dengan canting cap yang dibuat dari bahan tembaga maupun logam yang lainnya, penggunaan canting cap kertas pada proses pembuatan kain batik sendiri pada prinsipnya juga memiliki tujuan yang sama yakni untuk mempercepat proses pembatikan dan mengejar waktu pengerjaan kain batik.

Hanya saja bila dibandingkan dengan teknik membatik menggunakan canting tembaga, teknik pembatikan dengan canting cap kertas terdapat beberapa prosedur tersendiri yang harus diperhatikan.

  1. Untuk membuat malam cair yang siap dicetak pada kain mori, panaskan malam terlebih dahulu dengan menggunakan loyang yang diletakkan di atas kompor dalam keadaan api menyala. Suhu yang direkomendasikan yaitu antara 60 sampai dengan 70 derajat celcius.
  2. Setelah malam mencair, masukkan kurang lebih 1 cm bagian bawah canting cap ke dalam cairan malam yang sudah direbus sebelumnya.
  3. Untuk mengetahui canting cap sudah siap digunakan untuk membatik atau belum anda bisa mengujinya dengan cara mengangkat canting cap. Bila malamnya mengalir dari canting berarti canting cap kertas sudah siap digunakan.
  4. Supaya cairan malam yang terangkat pada permukaan canting cap tidak terlalu banyak dan hasil pengecapan yang dihasilkan jadi makin sempurna maka canting cap perlu dikibaskan ke atas loyang.
  5. Siapkan selembar kertas kosong atau kain mori untuk percobaan. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa permukaan canting cap tidak mblobor ketika digunakan mengecap.
  6. Setelah hasil cetakan malam tampak sempurna canting cap kini siap digunakan, namun sebelum mulai mengecap ke kain moori pastikan kainnya benar-benar rata. Mulai mengecap sesuai lampah canting cap yang diinginkan hingga selesai.

Bergantung pada motif dan bentuk capnya terdapat beberapa cara menyusun canting pada permukaan kain mori, prosedur ini biasa disebut dengan skema jalan canting cap. Beberapa lampah (jalannya pencapan) yang dimaksud antara lain berupa:

  1. Tubruk, jalannya cap bergeser satu langkah ke kanan dan satu langkah ke depan.
  2. Ondo ende, jalannya cap bergeser setengah langkah ke kanan kemudian bergeser satu langkah ke depan atau bergeser satu langkah ke kanan kemudian setengah langkah ke depan.
  3. Parang (miring), jalannya cap menurut arah garis miring satu langkah ke kiri depan (miring) dan satu langkah ke kanan (horizontal).
  4. Mubeng (berputar), jalannya cap berputar seperempat lingkaran dengan salah satu sudut sebagai titik pusat.
  5. Jalan sama, dua canting cap dijalankan secara bersamaan hingga membentuk satu raport motif. Sistem ini biasa disebut juga dengan sistem “mlampah sareng” atau jalan bersama.

Satu hal yang harus diingat, perasaan dan emosi seseorang dalam membuat batik sangat mempengaruhi tampilan batik yang dihasilkan. Karena alasan itulah untuk membuat kain batik yang berkualitas bukan hanya keterampilan saja yang diperlukan, tapi ketenangan dari pembatik juga menjadi prioritas penting yang tidak boleh dilupakan.

Butuh kain mori berkualitas dengan harga murah untuk membuat kain batik?. Sebagai bahan pertimbangan mungkin anda bisa melihat-lihat dulu koleksi mori dari kami. Bergantung pada jenis benang tenun yang digunakan dan kerapatan anyamannya, kain mori ini tersedia dalam berbagai pilihan, sebut saja:

  1. Kain mori primissima yang termasuk ke dalam jenis kain mori batik berkualitas tinggi. Kain ini dapat ditemukan dengan merek dagang Kereta Kencana, Crown, Bendera.
  2. Kain mori prima dengan kualitas sedang yang banyak dimanfaatkan untuk batik cap. Kain mori batik ini dapat dijumpai dengan merek dagang Bendera, Gong, Kupu, Ayam Mas, Menjangan.
  3. Kain mori biru yang memiliki kualitas rendah dan pegangan kain yang lebih kasar. Kain ini dapat dijumpai dengan merek dagang Cendrawasih, Nanas, Garuda Dunia.
  4. Kain mori berkolissima yang diproses melalui finishing Mercerized-Sanforized. Kain ini umumnya bisa dipakai untuk membuat batik tulis, batik cap maupun jenis batik yang lain.
  5. Kain mori voilissima yang kualitasnya kurang lebih sama bagus dengan mori primissima namun cenderung bertekstur tipis. Seperti halnya kain berkolissima kain ini juga dibuat melalui proses finishing Mercerized-Sanforized.

Kelebihan Canting Cap Kertas

Layaknya canting cap yang dibuat dari bahan tembaga, cating cap berbahan limbah kertas sebenarnya juga menawarkan keistimewaan tersendiri baik dari segi proses pembuatan dan produk yang dihasilkan, beberapa diantaranya:

  1. Dilihat dari segi proses pembuatannya canting cap berbahan limbah kertas tergolong cepat. Hal tersebut dikarenakan canting cap berbahan limbah kertas kemasan hanya memerlukan bahan serta peralatan yang sederhana.
  2. Bahan utama dan bahan pelengkap yang diperlukan untuk membuat canting cap kertas pun harganya cukup terjangkau dan mudah dijumpai di lingkungan sekitar sehingga dapat menekan biaya produksi dan menghemat pengeluaran.
  3. Terkait dengan hal tersebut pemanfaatan limbah kertas untuk membuat canting cap juga dapat dikatakan efektif untuk mengurangi penumpukan sampah.
  4. Dari segi produk, canting cap berbahan limbah kertas tidak kalah dengan canting cap berbahan tembaga dalam hal detail isen-isen yang terdapat pada motif batik.
  5. Hasil batik capnya pun tidak kalah bagus dengan menggunakan canting cap berbahan tembaga.

Kekurangan Canting Cap Kertas

Dibalik sejumlah kelebihan yang ditawarkan canting cap berbahan limbah kertas sebenarnya juga memiliki kekurangan, beberapa diantaranya: 

  1. Dari segi proses pembuatannya bilah-bilah yang terdapat pada canting cap kertas mungkin memiliki ukuran yang kurang stabil atau teratur karena pemotongannya masih dikerjakan dengan cara manual.
  2. Bahannya yang terbuat dari kertas menjadikan canting ini sangat rentan dengan gesekan yang kasar. Supaya lebih awet canting cap kertas sebaiknya dijauhkan dari tempat yang lembab atau tempat-tempat yang rentan terkena air.
  3. Dari segi produk, canting cap tersebut tidak seawet canting cap berbahan tembaga.
  4. Meskipun canting cap berbahan kertas kemasan tahan digunakan hingga berulang kali, namun pasti kualitas dari canting cap kertas tersebut semakin menurun.
  5. Bahannya yang terbuat dari kertas menjadikan canting cap ini tidak tahan panas layaknya tembaga. 

Demikian pembahasan singkat mengenai pengenalan canting cap kertas, alat dan bahan untuk membuat canting kertas lengkap dengan cara penggunaannya yang dapat kami bagikan untuk anda. Kalau sahabat Fitinline mau tahu lebih banyak lagi informasi penting terkait dengan kain batik simak terus artikel dari kami ya.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa canting cap berbahan limbah kertas secara umum telah termasuk ke dalam salah satu teknologi tepat guna, namun apabila berbicara mengenai teknik pembuatannya maka dapat dikatakan sebagai suatu langkah upcycle yakni membuat suatu benda lebih berfungsi dari fungsi awal.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.