Article

Homepage Article Batik 8 Fakta Unik dan Menarik…

8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Tanaman Indigofera

Dikenal sebagai salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan warna biru dari ahsil ekstraksi daun, tanaman indigofera ternyata  juga memiliki sejumlah fakta unik yang menarik untuk ditelusuri lho. Buat anda yang penasaran langsung simak pembahasan berikut yuk.

Beberapa point penting yang akan dibahas dalam artikel ini diantaranya:

Sekilas Tentang Indigofera

Tanaman indigofera termasuk ke dalam jenis tanaman dari golongan polong-polongan yang berbentuk semak-semak dan banyak ditemukan pada daerah tropis. Secara morfologis tanaman indigofera ini memiliki daun berwarna hijau dan berbentuk oval serta bunga yang berwarna merah muda keunguan.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://www.tokopedia.com/

Fakta Menarik Indigofera

Tidak jauh beda dengan berbagai jenis tanaman lainnya yang biasa digunakan untuk pewarna tekstil maupun bahan dasar kain, tanaman indigofera pada prinsipnya juga memiliki sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang.

1. Punya Banyak Nama Lain

Tanaman indigofera memiliki nama lain yang berbeda-beda di tiap daerah dan negara, khususnya di Asia Tenggara.

  • Tanaman indigofera biasa disebut tagung-tagung di Filipina.
  • Tanaman indigofera biasa disebut khraam di Thailand.
  • Tanaman indigofera biasa disebut nhuom di Vietnam.
  • Di daerah Sunda tanaman indigofera lebih dikenal dengan nama tarum.
  • Orang Jawa menyebut tanaman indogofera sebagai tom.
  • Sementara orang di daerah Samosir menyebut tanaman indigofera sebagai saloan.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://www.pinterest.com.au/

2. Jenisnya Ada Banyak

Tanaman indigofera memiliki jenis yang sangat banyak sekali. Tapi yang paling mudah ditemui adalah Indigofera spicata, Indigofera stragalina, Indigofera tinctoria, Indigofera natalensis, Indigofera arrecta, Indigofera zollingeriana dan Indigofera australis.

Dari segi kualitasnya tanaman indigofera inipun juga dapat dibedakan dalam tiga kelas.

  • Kualitas Pertama : Tanaman indigofera yang bisa dipanen usia satu bulan dan diambil bagian daunnya saja.
  • Kualitas Kedua : Bagian pohon Indigofera yang diambil daun dan batangnya yang berukuran kecil.
  • Kualitas Ketiga : Tanaman indigofera yang bisa dipanen setiap dua bulan dan diambil daun serta batangnya.

3. Menghasilkan Zat Warna Indigo

Tanaman indigofera termasuk ke dalam salah satu tanaman penghasil warna biru alami. Penggunaan zat pewarna ini terutama dilakukan dalam pembuatan Kain Denim, Kain Batik, kain jumputan, kain shibori, kain ulos serta kain tenun ikat tradisional dari Nusantara.

  • Tanaman indigofera dikenal dengan kemampuannya menghasilkan zat warna indigo yang disebut indigotin.
  • Indigotin bisa didapat dengan cara merendam daun indigofera di dalam bak selama beberapa waktu hingga daun menjadi layu.
  • Selanjutnya dilakukan proses penguraian zat warna glukosa indikan sampai proses oksidasi selama sekitar 12 jam di dalam bak.
  • Dari proses tersebut akan dihasilkan endapan pewarna biru yang khas.
  • Untuk mengubahnya menjadi serbuk, endapan tersebut selanjutnya harus dipanaskan hingga kering, baru setelah itu difermentasi hingga menjadi serbuk zat pewarna.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://www.anyrgb.com/

Zat pewarna ini lebih aman digunakan dan tidak menghasilkan limbah yang berbahaya untuk lingkungan karena terbuat dari bahan alami. Warna biru yang dihasilkan dari tanaman indgofera sangat indah dan cocok dipadupadankan oleh warna lainnya.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://botanicalinks.bigcartel.com/

Simak juga Pemanfaatan Tanaman Indigofera Sebagai Sumber Pewarna Alami.

4. Mudah Untuk Beradaptasi

Tanaman indigofera mudah untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah bahkan di tanah yang kering sekalipun.

  • Indigofera termasuk pohon leguminosa yang memiliki karakteristik tangguh dan adaptif khususnya pada kondisi kekeringan.
  • Indigofera juga mampu tumbuh dalam kondisi tanah yang tergenang air, mengandung garam (saline) ataupun tanah yang bersifat masam.

5. Cocok Dijadikan Pakan Ternak

Tanaman indigofera sangat cocok dijadikan pakan (alternatif pakan saat musim kemarau) untuk berbagai jenis ternak seperti halnya sapi maupun unggas.

  • Tanaman indigo dapat diberikan pada sapi dalam masa laktasi karena memiliki kandungan protein, nitrogen, fosfor dan kalsium yang tinggi.
  • Penggunaan indigofera juga bisa menekan biaya pemberian pakan serta memperkaya vitamin untuk unggas.

Terkait dengan pemanfaatannya untuk pakan ternak sendiri, bagian tumbuhan indogofera yang digunakan yakni berupa pucuk yang masih muda.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://id.pinterest.com/

6. Memiliki Produktivitas Yang Baik

Selain memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, produktivitas indigofera pun terbilang bagus. Namun untuk memperoleh produktivitas yang optimal diperlukan pula cara menanam atau budidaya yang baik.

7. Dapat Mencegah Erosi Tanah

Selain digunakan sebagai penghasil zat warna dan makanan ternak, tanaman indigofera juga memiliki manfaat yang sangat besat terhadap lingkungan.

  • Tanaman indigofera diketahui dapat mencegah erosi pada tanah karena memiliki akar yang kuat.
  • Tanaman indigofera dapat menyuburkan tanah dan bisa memperbaiki struktur tanah.

8. Budidaya Tanaman Indigofera

Terdapat dua metode yang dapat dilakukan dalam budidaya indigofera yaitu dengan mencangkok potongan batang indigofera dan menanam bijinya. Dari kedua metode yang ada penanaman dari biji lebih disukai karena akan menghasilkan tumbuhan dengan akar yang kuat dan ukurannya juga lebih besar.

Proses budidaya tanaman indigofera dengan cara stek, secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut.

  • Pertama siapkan lahan yang akan dipakai untuk menanam tumbuhan indigofera.
  • Potong cabang tanaman indigofera (pilih cabang yang paling kuat pertumbuhannya) sepanjang 30 cm dengan pisau yang tajam.
  • Setelah dipotong simpan cabang tersebut di tempat yang dingin dengan ujung stek ditempatkan di bidang atas.
  • Biarkan cabang selama 1-3 hari sampai permukaan potongan stek kering, setelah itu barulah taman 2-3 potongan cabang tanaman indogofera dalam satu lubang.
  • Tunas baru biasanya akan mulai tampak setelah dua minggu.

Sementara jika yang ditanam adalah bijinya maka biji tanaman indigofera tersebut perlu disemai terlebih dulu kemudian dipindahkan ke tanah.

  • Untuk pembibitan mulai dari biji pertama siapkan poly bag yang ukuran diameternya paling sedikit 8 hingga 10 cm, kemudian isi dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kandang.
  • Pilih biji tanaman indigofera yang sudah tua kemudian rendam dalam air dingin selama 12 jam.
  • Setelah direndam barulah biji tanaman indigofera bisa ditanam pada plastik poly bag (masing-masing 4 atau 5 butir setiap polybag).
  • Tanam biji sedalam kurang lebih 2 cm dan biarkan hingga tumbuh.
  • Setelah tumbuh lakukan penyiraman secara rutin hingga tanaman siap dipindahkan ke lahan.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Tanaman indigofera yang sudah siap dipindahkan di lahan selanjutnya bisa mulai dipindah ke lahan permanen. Ciri-ciri lahan yang bagus dan sesuai untuk pertumbuhan indigofera antara lain:

  • Terletak dekat dengan sumber air.
  • Struktur tanahnya gembur.
  • Terpapar sinar matahari secara optimal.
  • Memiliki unsur hara yang cukup.

Tanaman Indigofera

Sumber : https://www.bukalapak.com/

Penyiraman bisa dilakukan setiap hari namun tidak perlu menggunakan air yang terlalu banyak dan harus dijaga agar tidak muncul genangan. Untuk pemupukan sebaiknya menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang.

Ketika tanaman sudah memiliki banyak cabang daun dari tanaman indigofera baru bisa dipanen dengan cara dipangkas. Pemangkasan tanaman indigofera dapat dilakukan pada ketinggian 1 meter dari tanah.

Kesimpulan

Demikian pembahasan singkat mengenai sejumlah fakta unik dan menarik dari tanaman indigofera yang dapat kami bagikan untuk anda. Setelah menyimak pembahasan di atas sekarang sahabat Fitinline jadi makin tahukan bahwa tanaman ndigofera itu manfaatnya sangatlah luas.

Butuh bahan pewarna berkualitas untuk membuat kain batik, kain jumputan maupun kain shibori?. Sebagai bahan petimbangan anda bisa melihat-lihat dulu katalog Bahan Pewarna yang kami miliki.

Semoga bermanfaat.

Comments 0

Leave a Comment
Belum ada komentar untuk saat ini.

Send Comment

Anda harus terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.