Artikel

Jenis-jenis Saku

Saku adalah bagian penting dari sebuah pakaian. Keberadaannya memberikan kemudahan bagi si pemakai, untuk menyimpan atau meletakkan sesuatu sementara. Saat bepergian, kita tak selalu membawa tas atau dompet. Dalam konteks ini saku menunjukkan kegunaannya, untuk menaruh atau membawa sesuatu yang berukuran kecil dan ringan. Contoh lain, ketika terburu-buru, kita tidak bisa serta merta membuka tas untuk segera memasukkan barang, nah, saku dapat memainkan perannya sebagai tempat menyimpan sementara.

Dalam sebuah pakaian, saku memiliki fungsi sebagai pelengkap, artinya dia bisa ada bisa juga tidak. Namun begitu, terdapat beberapa jenis pakaian (walaupun tanpa kesepakatan) yang dibuat dengan penambahan saku. Misalnya jas, celana panjang, ataupun kemeja.

Fungsi lain dari saku adalah sebagai pemanis. Dia didesain untuk mempercantik sebuah pakaian. Tak jarang saku pemanis tidak memiliki fungsi sebagai penyimpanan. Hal ini terlihat misalnya dari ukurannya yang kecil. Contoh lain misalnya pembuatan detail menyerupai saku.

Saat ini kita banyak menemukan saku yang didesain mewakili keduanya, sebagai penyimpanan sekaligus untuk mempermanis pakaian. Bentuknya pun beragam, terkadang diberi detail-detail tertentu.


Berdasarkan letak dan cara pembuatannya, terdapat dua macam saku. Pertama saku tempel atau saku luar. Saku ini dijahit pada sisi luar pakaian, sehingga bentuknya terlihat, dan seolah-olah menempel pada pakaian. Saku luar biasanya diterapkan pada kemeja dengan bentuk persegi empat atau persegi lima.

Saku Tempel


Jenis saku yang kedua adalah saku dalam. Saku ini dijahit dari sisi dalam pakaian sehingga tidak tampak dari luar. Biasanya yang terlihat adalah lajur atau garis yang merupakan tempat untuk memasukkan tangan. Terdapat tiga macam saku dalam. Pertama, saku dalam tanpa lajur. Saku ini biasanya tidak terlihat, dia dibuat pada garis jahit rok atau celana, juga bisa pada bagian-bagian lain. Selain lurus, bisa juga berbentuk “L”.

Saku Dalam Tanpa Lajur


Kedua adalah saku passe poille. Saku ini memiliki belahan dua lajur (atas dan bawah), bagian tengahnya adalah tempat memasukkan tangan. Saku model ini bisa menggunakan tutup, bisa juga tidak. Biasanya diterapkan pada blus, kemeja, atau celana.

Saku Passe Poille Tanpa Tutup


Ketiga adalah saku vest. Saku ini memiliki belahan satu lajur pada bagian mulut, dan dapat ditambahkan tutup. Model ini biasanya diterapkan pada jas, kemeja, jaket, ataupun celana.

Saku Vest Tanpa Tutup

Tags: model baju batik, model baju lurik, model baju batik wanita dan pria, model baju kerja batik, model baju batik modern, model batik, model baju wanita, model busana wanita, model baju terkini


Artikel Yang Berhubungan

Tidak ada artikel yang berhubungan.

0 Komentar

Tidak ada komentar.

Kirim Komentar

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar.

Contact

Stay Connected

Fitinline

Copyright © 2011-2012 - All right reserved

Support Payment

  • BCA
  • Mandiri
Money Back Guaranteed